Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Kedatangan Kakek Jiazhen


__ADS_3

Setelah selesai berbicara dengan Egon Elle dan juga Kayo langsung pergi dari markas mereka menuju mansion.


"Darimana saja kalian berdua?" sebuah suara mengejutkan Elle dan Kayo saat baru masuk ke mansion.


"Dari markas honey." kata Elle


"Kenapa tidak meminta izin dulu pada ku." kata Arc


"Kami tidak mau mengganggu kalian yang sedang membuat apa yang kami inginkan." kata Elle sambil memeluk Arc


"Ya sudah, ayo kita ke meja makan. Makanan yang kalian inginkan sudah siap." kata Arc


"Ayo" kata Elle dengan semangat menggandeng Arc menuju meja makan.


Sedangkan Boy masih memandang istrinya yang hanya diam mematung didepannya.


"Ayo Mommy." kata Boy kepada Kayo, tapi yang di ajak malah diam saja.


"Ada apa, hem." kata Kayo


"Mengapa kau melepas pakaianmu." kata Kayo dengan wajah datarnya.


"Mati aku, aku lupa memakainya lagi tadi setelah melepasnya." batin Boy


"Tadi pakaiannya terkena noda Mommy jadi Daddy lepas." kata Boy berbohong.


"Jangan bohong." kata Kayo "Tunjukkan dimana pakaianmu." kata Kayo kembali


"Nanti saja ya, ayo kita makan rujak yang Mommy mau." kata Boy yang ingin merangkul pundak Kayo tapi Kayo langsung menghindar dan pergi dari hadapan Boy.


"Mommy" kata Boy mengikuti Kayo yang tidak menuju arah meja makan malah kearah luar mansion.


"Mommy, mau kemana. Ayo kita makan yang Mommy inginkan tadi." kata Boy


Tapi Kayo tidak peduli, saat keluar Kayo berpapasan dengan kakek Jiazhen yang baru tiba. Kayo langsung menghampiri kakek Jiazhen dan memeluknya.


"Apa kabar kakek." kata Kayo sambil melepas pelukan dari kakek Jiazhen.

__ADS_1


"Baik, ada apa dengan wajahmu." kata kakek Jiazhen yang melihat wajah Kayo yang seperti ingin menangis.


"Tidak apa-apa kakek." kata Kayo


"Benarkah tap-" perkataan kakek terhenti ketika dia melihat seorang pria mendatangi mereka.


"Mommy jangan memeluk sembarangan pria lain " kata Boy yang sudah ada di depan Kayo dan juga kakek Jiazhen.


"Siapa dia Kayo." kata kakek Jiazhen


"Aku tidak kenal kakek, ayo masuk nona Elle pasti menunggu mu." kata Kayo membawa kakek Jiazhen masuk kedalam mansion untuk menemui Elle dan meninggalkan Boy.


"Mommy, mengapa mengatakan hal seperti itu." kata Boy yang mengikuti mereka.


"Kayo sepertinya dia mengenalmu." bisik kakek Jiazhen ditelinga Kayo, membuat Boy semakin geram dengan kakek yang sedang Kayo gandeng.


"Yakkkkk kakek tua mengapa kau merebut istriku." teriak Boy dengan nyaring membuat Kayo dan kakek Jiazhen berhenti berjalan dan berbalik memandang Boy.


"Dia marah, siapa yang disebutnya istri." kata kakek Jian kembali kepada Kayo


Teriakan Boy membuat Elle dan juga Arc langsung ketempat kejadian.


"Lihat, kakek tua Bangka itu merebut istriku. Apa kau kenal dengannya." kata Boy kepada Elle


"Apa maksudmu mengatai kakek ku tua Bangka." kata Elle marah.


"Sudah Sweety jangan marah." kata Arc


"Apa, kau membelanya. Bagus malam ini kau tidur sendiri." kata Elle kepada Arc


"Kenapa aku yang dimarahi dan mendapat hukuman, seharusnya dia." kata Arc menunjuk Boy


"Dia juga akan mendapatkan hukuman." kata Elle "Kayo beri dia hukuman malam ini tidur diluar." kata Elle melihat arah Kayo


"Iya nona" kata Kayo


"Dengar itu kau dihukum oleh istrimu." kata Elle menunjuk Boy

__ADS_1


"Mana bisa seperti itu." kata Boy


"Dua malam" kata Kayo


"Mommy" kata Boy


"Tiga malam" kata Kayo kembali


"Baiklah satu malam." kata Boy mengurangi hukumannya sendiri.


"Apa dia suamimu Kayo." kata kakek Jiazhen


"Iya kek, dia suamiku." kata Kayo, membuat Boy tersenyum.


"Sayang sekali padahal aku ingin mengenalkan mu dengan anak asistenku, itu dia. Tampan bukan." kata kakek menunjuk


Mendengar perkataan pria tua yang ada disamping Kayo, Boy langsung menarik Kayo dalam pelukannya.


"Ayo Mommy, kita pergi dari sini." kata Boy membawa pulang Kayo dari mansion Elle.


"Tapi-" perkataan Kayo langsung dipotong Boy


"Mau pulang apa aku mau aku cium didepan mereka semua." kata Boy


"Baiklah, semuanya saya pulang dulu." kata Kayo


"Dan kau jangan coba-coba mendekati istriku, jika sampai aku melihat kau mendekatinya lebih dari lima meter mati kau ditangan ku." kata Boy saat berpapasan dengan anak asisten kakek Jiazhen.


Sedangkan Kayo hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah suaminya itu.


"Ayo Daddy, kita pulang." kata Kayo


"Ayo Mommy." kata Boy langsung memeluk pinggang Kayo dengan posesif dan pergi dari mansion Elle.


"Ada apa kakek datang kesini, jika kakek kangen biar aku yang menjenguk kakek disana." kata Elle sambil merangkul kakek Jiazhen, membuat Arc cemburu.


"Tidak ada kakek satunya datang lagi kakek lainnya, apa wajahku ini sudah kalah dari kakek-kakek yang berwajah keriput." kata Arc membuat Elle dan kakek Jiazhen hanya bisa tersenyum mendengar perkataan Arc.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2