
Setelah puas melihat Zion dan Zia memberikan sedikit pelajaran kepada Tuan Kenzo dan Grace, Elle memberi perintah kepada Zion dan Zia untuk berhenti karena ini saatnya untuk dia yang bermain bersama dengan mainan barunya.
"Zia, Zion berhentilah sebaiknya kalian pergi ketempat kalian dan istirahatlah." teriak Zia dan Zion.
Aummmm
Setelah para binatang kesayangan Elle pergi, anggota Elle langsung memakaikan rantai kembali pada tangan dan kaki Tuan Kenzo dan Grace.
"Lepaskan aku, aku mohon nona." kata Tuan Kenzo
"lebih baik kau bunuh saja aku sekarang." kata Grace.
"No no no kalian belum bermain bersama denganku." kata Elle menyeringai
"Tidak nona ampuni aku, aku tidak mau disiksa lagi. Tolong bebaskan aku nona." kata Tuan Kenzo sambil berlutut dibawah kaki Elle.
"Aku tidak akan melepaskan orang yang berniat menyakiti keluargaku. Terutama kau! akan aku buat kau menyesal karena telah memikirkan suamiku didalam otakmu." kata Elle menunjuk Grace.
Melihat Elle yang menunjuknya membuat Grace ketakutan, karena telah memilih lawan yang salah. Ternyata wanita yang dianggapnya lemah nyatanya sangat berbahaya dan menakutkan.
"Jangan, tolong lepaskan aku. Aku berjanji tidak akan mengusik kalian lagi." kata Grace.
"Sudah terlambat untuk menyesalinya, terima saja apa yang telah kalian tanam hahaha aku akan membuatmu hidup segan mati tak mau." kata Elle sambil menuju ruang yang didalamnya terdapat alat-alat penyiksaan yang sangat menggerika.
""Kayo baringkan dia di atas tempat penyiksaan." kata Elle menunjuk kepada Tuan Kenzo
"Baik nona." kata Kayo sedangkan Tuan Kenzo yang mendengar ya langsung bersujud di kaki Elle.
"Nona aku mohon ampuni aku, aku tidak pernah menyinggung mu." kata tuan Kenzo
"Kau memang tidak menyinggung aku, tapi kau telah membantu nya untuk mengganggu suamiku dan juga aku akan memberikan hukuman padamu karena telah menyakiti seorang istri yang sudah setia padamu." kata Elle dengan datar. "Kayo cepat lakukan apa yang aku katakan." kata Elle sambil mencari alat penyiksaan yang sesuai untuk Tuan Kenzo.
"Sepertinya ini sangat sesuai untuk manusia seperti mu, orang yang tidak pernah puas dengan satu wanita. " kata Elle sambil menunjukkan alat yang dipegangnya.
"ja...jangan lepaskan aku, aku mohon." teriak Tuan Kenzo, sedangkan Grace menangis di pinggir melihat Elle yang tersenyum mengerikan.
"Tenang saja, ini tidak sakit. Aku hanya mencabut satu persatu gigimu itu. aku tidak suka dengan orang yang tidak menepati janjinya." kata Elle " Jadi kita mulai." kata Elle sambil menghampiri Tuan Kenzo yang sudah dibaringkan di atas meja penyiksaan.
"Tidak...jangan... jangan..."teriak Tuan Kenzo, dan pada saat Elle mencabut giginya.
plok
sebuah gigi palsu yang dicabut oleh Elle.
"Ya kok palsu sih, kan gak seru" kata Elle dengan wajah sedihnya. Sedangkan para anggota Elle menahan tawa saat nona mereka yang sedih karena mencabut gigi palsu dan memperlihatkan wajah sedihnya. Sedangkan Tuan Kenzo menahan malu karena orang mengetahui kalau dia memakai gigi palsu.
__ADS_1
"Coba nona cabut bagian atasnya" kata Kayo memberi saran
"Ah iya juga kita cabut yang bagian atasnya hihihi." kata Elle tertawa cekikikan.
Plok
Lagi lagi gigi palsu yang dicabut oleh Elle, membuat yang disana menahan tawa sekuat tenaga karena tuannya yang sedang kesal tidak mendapatkan kesenangannya.
"Ih menyebalkan" kata Elle sambil melempar alat untuk mencabut gigi tersebut.
"Kalian saja yang bermain dengannya, dia itu mainan yang sudah tidak bagus." kata Elle "Dan cincang tubuhnya dan lempar kelaut lepas." kata Elle karena malas bermain dengan barang yang sudah rusak.
"Baik nona." kata mereka serempak
"Jangan aku mohon ampuni aku, aku tidak bersalah ini semua salah wanita sialan itu." kata tuan Kenzo
"Apa tidak bersalah, kau membantu wanita itu ingin mendapatkan suamiku dan kau juga telah melakukan kecurangan terhadap banyak orang di luaran sana. Aku mengetahui apa yang telah kau lakukan selama ini bukan hanya menyakiti istrimu kau juga menyakiti banyak orang." kata Elle. "Cepat lakukan aku ingin bermain dengan mainan satu ya lagi." kata Elle.
"Jangan akhhkkk tidak" teriak tuan Kenzo ketika kakinya di potong oleh anggota Elle.
Elle sangat senang mendengar teriakan yang keluar dari mulut Tuan Kenzo, suaranya seperti irama musik yang menyenangkan bagi Elle tapi sangat menyiksa bagi seorang wanita yang saat ini terduduk sambil terisak menyesali perbuatannya selama ini.
"Aku harus pergi dari tempat ini, harus" kata Grace ketika melihat tubuh Tuan Kenzo yang sudah tidak bernyawa lagi dan sedang di cincang membuatnya ingin muntah melihat organ dalamnya yang berserakan.
"Wah sekarang kita mulai bermain dengan mainan yang satu ya, cepat letakkan dia diatas meja penyiksaan " kata Elle.
"Lepaskan aku" kata Grace ketika Elle menghampirinya.
"Melepas mu? apa untungnya." kata elle
"Lepaskan aku, aku berjanji tidak akan mengganggu kalian lagi." kata Grace sambil mengais.
"Sepertinya aku....ah aku tidak mau hahahaha" tawa Elle menggema membuat Grace semakin ketakutan.
"Apa ya yang harus aku gunakan untuk wanita sepertimu, wah sepertinya ini bagus." kata Elle mengambil alat tersebut dan memperlihatkan pada Grace sebuah pisau kecil yang sangat tajam.
"U...untuk apa itu, buang jangan menyakiti aku." kata Grace
"Ini untuk wajahmu, karena wajahmu kau sombong." kata Elle sambil mendekat kearah Grace. Setelah didekat Grace Elle menggores wajah Grace dengan perlahan membentuk gambar abstrak.
"Akhhkkk sakit" kata Grace sambil menahan tangis, jika dia menangis maka air matanya akan membuat lukanya terasa perih
"Wah bagus sekali, Kayo apa menurutmu bagus gambar ini?" kata Elle kepada Kayo
"Sangat bagus nona" kata Kayo
__ADS_1
"Ambilkan cermin, aku ingin menunjukkan wajahnya." kata Elle, dan Kayo langsung memberikan sebuah cermin kepada Elle.
"Bagai mana bagus bukan." kata Elle kepada Grace dan mengarahkan pada wajah Grace.
"Ah...tidak wajahku, apa yang kau lakukan dengan wajah ku. Lepaskan aku dasar mister." teriak Grace ketika melihat wajahnya yang sangat menggerika.
"Aku membuat wajahmu semakin cantik, agar kau bisa lebih percaya diri." kata Elle dengan santainya.
"Dasar monster, iblis kau." kata Grace kepada Elle, membuat Kayo marah dan akan memukul wajah Grace tapi dihalangi oleh Elle.
"Jangan macam-macam Kayo, dia adalah bagian aku Kayo." kata Elle dengan wajah datarnya karena kesenangannya ingin diganggu Kayo.
"Baik nona." kata Kayo
"Nak sekarang kita mulai kembali, aku jadi ingi tau apa isi di dalam kepala mu ini." kata Elle sambil mengetuk-ngetuk kepala Grace.
"Ja...Jangan aku mohon kasihanilah aku." kata Grace dengan lemah
"Hemmm sepertinya aku TIDAK AKAN MELEPASKAN MU hahahahah. "kata Elle sambil tertawa menggerika, sedangkan Grace hanya bisa menyesal karena telah mengganggu wanita yang dianggapnya lemah dan miskin.
Elle langsung memposisikan dirinya diatas kepala Grace, sedikit demi sedikit Elle menguliti kulit kepala Grace membuat yang diiris merasakan sakitnya diiris.
"Akhhkkk sa...sakit ampuni aku." kata Grace dengan terbata, sedangkan Elle sangat menyukai teriakan kesakitan grace.
"Ini sangat menyenangkan." kata Elle, sedang para anggota yang melihat nona mereka seperti itu sangatlah bergidik ngeri melihatnya.
"Nona sangat menggerika, aku tidak akan mau berhiyanat terhadapnya." batin salah satu anggota.
"menggerika, nona sungguh menggerika." batin anggota lainnya.
Setelah selesai menguliti kepala Grace, Elle langsung membuka tengkorak Grace dengan menggunakan gergaji mesin kecil ( lupa apa nama ya ). Elle menggergajinya sedikit demi sedikit, sedangkan Grace kesakitan dan kadang-kadang teriak kesakitan membuat Elle semakin bersemangat.
Setelah membuka tengkorak Grace, Elle berdecak sebel karena otak Grace tidak ada bagus-bagus ya.
"Otakmu itu tak bagus isinya hanya tentang keserakahan. Tak berguna lebih baik kamu mati saja." kata Elle
"Tidak ampuni aku." kata Grace berbicara pelan dan terisak.
"Tak berguna" teriak Elle dan langsung membelah perut Grace dan mengeluarkan isinya seketika itu juga Grace mati.
Semua anak anggota Elle bergidik Geri melihat kesadisan nona ya.
"Hancurkan tubuhnya menggunakan cairan pelarut sehingga dia hilang Tampa bekas." kata Elle.
"Baik nona." kata mereka serempak.
__ADS_1
"Mainan yang sangat mengecewakan, hanya bagus diluar didalam sangat jelek." kata Elle sambil berjalan keluar dari tempat itu dan diikuti oleh Kayo.
Bersambung.......