Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Hadiah


__ADS_3

Beberapa saat kemudian seorang pria tua datang menemui Elle dan duduk di sebuah sofa tunggal yang ada diruangan tersebut.


"Apa kau bos di markas ini." kata Elle saat pria tua itu duduk.


"Iya, perkenalkan aku bos disini Marlon. Ada apa nona-nona yang cantik ini menemui ku." kata pria tua yang tidak lain adalah Marlon.


"O...jadi kau yang mengusik ketenangan ku." kata elle


"Apa maksudmu nona, aku tidak pernah berurusan dengan wanita yang sedang hamil sepertimu." kata Marlon sambil menghisap cerutunya.


"Cih....dasar tua Bangka." kata Elle


"Hei kau jangan kurang ajar terhadap bos kami." kata salah seorang anak buah Marlon


"Benarkah, seharusnya kalianlah yang tidak boleh kurang ajar terhadap kami." kata Elle


"Apa yang kau inginkan, apa kau ingin menjual tubuhmu itu." kata Marlon melihat Kayo dan Elle dengan tatapan laparnya. " Sepertinya sangat mengasyikkan bermain bersama wanita hamil." kata Marlon kembali.


"Jangan sembarangan mengatakan nona ku seperti itu, sekali lagi kau mengatakan itu kau akan mati ditangan singa." kata Kayo memperingati.


"Ha ha ha aku tidak takut dengan apa pun, jadi kemarilah nona kita bersenang-senang. Aku ingin sekali merasakan bermain bersama orang yang sedang hamil." kata Marlon.


Sedangkan di dalam sebuah mobil seorang pria sudah mengeluarkan taringnya saat mendengar perkataan Marlon saat berbicara dengan istrinya.


Prang


Kaca mobil pecah saat Arc meninjunya dengan amarah.


"Tenanglah, jangan emosi." kata Boy saat melihat kemarahan arc


"Apa kau bilang, tenang tenang. Aku akan merobek mulut pria tua itu karena telah mengatakan hal seperti itu pada istriku." kata Arc yang sudah memegang pintu mobil untuk keluar tapi di hentikan ol keeh Boy.


"Hei ingat apa yang dikatakan oleh istrimu jangan mengganggu kesenangannya." kata Boy


"Tapi dia-" perkataan Arc langsung dipotong oleh Boy


"Tenanglah, kita lihat dulu apa yang akan terjadi." kata Boy.


Sedangkan di dalam markas terjadi perdebatan antara Kayo dan Marlon.


"Sudah aku katakan jangan mengatakan hal yang akan membuatmu menyesal nantinya." kata Kayo


"Ha ha ha ha, apa kau iri. Apa kau mau juga ikut bermain dengan kami, aku akan mengikutkan mu saat sedang bermain. Aku akan membuatmu puas dengan adik kecilku." kata Marlon membanggakan aset miliknya.


"Ha ha ha ha, aku tak tertarik dengan milikmu yang hanya berukuran kecil itu. Milik suamiku lebih menggiurkan dari pada milik mu itu." kata Elle


"Kurang ajar" kata Marlon dan melempar belati kearah Elle, namun langsung ditepis Kayo sehingga tangan Kayo tergores belati tersebut.


"Ha ha ha Rasakan itu wanita ja*ang" kata Marlon.


"Apa kau sudah puas tertawanya, tua Bangka." kata Elle


"Sialan kau, aku akan menghabisi mu tapi sebelum itu aku akan membuatmu menjadi mainan anak buah ku. Kalian tangkap dua wanita ja*ang itu." kata Marlon kepada anggotanya.


Saat anak buah Marlon berjalan kearah Elle dan Kayo langsung terdengar auman binatang buas yang membuat anak buah Marlon terdiam.


"Apa kau mendengar suara auman." kata anak buah Marlon


"I....iya aku mendengarnya." kata anak buah Marlon yang lainnya.


Tidak berapa lama, muncullah binatang buas yang baru saja mengeluarkan auman ya, membuat anak buah Marlon sangat terkejut karena kedatangan Zion dan Zia.


"Kenapa kalian diam, ayo tangkap kami." kata Elle "Sepertinya kalian ketakutan, apa yang membuat kalian takut." kata Elle kembali.


"O...itu di belakang mu." kata anak buah Marlon


"Emang apa yang ada di belakang" kata Elle sambil menghadap arah belakang. "O....mereka hanya anak-anak ku, mereka anak baik." kata Elle


Zion dan Zia langsung berjalan kearah Elle, dan setelah di dekat Elle mereka langsung duduk di sisi kiri dan kanan Elle.


"Berengsek, siapa wanita ini mengapa dia datang mencari ku." batin Marlon sambil menenangkan rasa terkejutnya saat melihat dua binatang buas yang ada di depannya.


"Kenapa diam, bukannya kalian ingin menangkap ku. Silahkan tangkap aku." kata Elle

__ADS_1


"Apa dia gila, aku tidak ingin mati saat menangkapnya jika ada hewan buas di sisinya." batin para anak buah Marlon.


"Cepat tangkap mereka." kata Marlon kepada anak buahnya.


"T...tapi t-" perkataan anak buah Marlon


"Persetan dengan hewan itu, tembak saja mereka." kata Marlon.


Baru saja anak buah Marlon mengarahkan pistol yang mereka pegang, suara tembakan sudah terdengar dari arah lain yang membuat beberapa anak buah Marlon tumbang seketika karena ditembak oleh anggota Elle.


Dor


Dor


Dor


"Aaahkkkkk" teriak dari beberapa anak buah Marlon.


"A...ada apa ini, siapa kau sebenarnya." teriak Marlon sambil menunjuk kearah Elle


"Ha ha ha ha, aku. Yang jelas aku adalah malaikat maut yang akan mencabut nyawamu." kata Elle


"Dasar ja*ang sialan." kata Marlon yang langsung mengeluarkan pisiknya dan mengarahkan kepada Elle.


"Tembak saja jika kau berani." kata Elle


"Aku akan membunuhmu." teriak Marlon dan melepaskan tembakannya.


Dor


"Ha ha ha ha apa kau bisa menggunakan pistol." kata Elle setelah Marlon telah menembaknya tapi tidak mengenainya.


K...kurang ajar" teriak Marlon


"Zion beri pelajaran padanya." kata Elle sambil mengelus kepala Zion


Zion yang mendapat perintah dari Elle langsung bangun dari duduknya dan berjalan mendekat kearah Marlon. Saking takutnya Marlon sampai melepaskan pistol yang ada ditangannya saat melihat Zion mendekatinya.


"S....singkirkan hewan sialan ini dariku." kata Marlon


"Egon, singkirkan para anak buahnya yang tidak berguna yang ada disini. Zia ikutlah bersama dengan Egon untuk menghabisi mereka "kata Elle kepada Egon yang bersembunyi di kegelapan dan juga Zia sambil menunjuk anak buah Marlon dan dibalas auman Zia.


"Baik nona." kata Egon keluar dari tempatnya dan memerintahkan langsung kepada anggotanya untuk menghabisi anak buah Marlon.


"Aaaahhhkkk" teriak anak buah Marlon.


Teriakan mereka seperti nyanyian yang sangat merdu di telinga Elle. Kini tinggallah Marlon seorang diri, yang tubuhnya mendapat banyak cakaran karena ulah dari Zion.


"Apa kau puas bermain Zion" kata Elle dan dibalas auman oleh Zion yang menandakan dia sangat senang dapat bermain.


"Ikat manusia tidak berguna itu." kata Elle


Setelah Marlon di ikat disebuah kursi, Elle langsung menghampirinya.


"Apa kau tau kesalahanmu." kata Elle


"Lepaskan aku, dasar wanita murahan." kata Marlon yang masih menghina Elle


Plak


"Jaga mulutmu tua Bangka." kata Kayo setelah menampar Marlon.


"Cih...Kau sama saja seperti ya, dasar ja*ang." kata Marlon sambil meludah kearah Kayo.


"Wah mulutmu sungguh sangat berbisa, aku suka itu. Akan aku beri hadiah karena memiliki mulut seperti ini." kata Elle sambil menunjuk mulut Marlon dengan belati kecilnya.


"Kau tau mengapa aku datang ke markas mu yang sangat jelek ini." kata elle


"Itu karena kau telah menyinggungku." kata Elle "Apa kau tau mafia The Devils?" kata Elle


"Ada apa dengan mereka." kata Marlon


"Karena akulah ketua mereka, kau telah menyinggung wilayah kekuasaan ku. Jadi terimalah akibat yang telah kau lakukan." kata Elle

__ADS_1


"I...itu tidak mungkin, mana mungkin kau ketua dari mafia itu." kata Marlon terkejut.


"Ha ha ha ha, terserah padamu. Yang jelas kau akan mati hari ini juga. Dasar tua Bangka." kata Elle


"Berengsek kau, dasar wanita murahan, ja*ang." teriak Marlon


"Kurang ajar kau, aku akan membunuhmu." teriak sebuah suara dari arah pintu dan berjalan dengan cepat.


Marlon yang melihat seseorang masuk langsung melototkan matanya, karena dia mengenal siapa yang baru saja masuk kedalam markasnya.


"T...tuan Arcelio." kata Marlon


"Akan aku bunuh kau." kata Arc setelah berada di dekat Marlon


"A...apa salah ku." kata marlo.


"Kau telah menghina istriku, jadi terima akibatnya." kata Arc yang langsung mengambil belati dari tangan Elle dan merobek mulut Marlon sampai ke telinga membuat darah mengalir dari mulut tersebut.


"Akan aku buat kau bungkam untuk selamanya." kata Arc yang kembali menusuk kedua mata Marlon yang melihat istrinya dengan tatapan na*su saat pertama bertemu.


"Aaaahhhkkk, s..sakit." lirih Marlon saat Arc menusuk mata.


"Rasakan itu, karena mata jelek mu itu sangat mengganggu pemandangan ku." kata Arc


Sedangkan Elle dan yang lainnya hanya melihat saja, Boy yang baru datang langsung menghampiri istrinya.


"Apa kau tidak apa-apa Mom." kata Boy


"Tenanglah, aku baik-baik saja." kata Kayo.


"Berikan aku katana" kata Arc kepada anggota Elle, seorang memberikan apa yang diinginkan oleh Arc.


"Karena tubuhmu itu sangat mengganggu mata ku, aku akan menyingkirkannya." kata Arc


"T....tidak maafkan aku." kata Marlon


"Tidak ada maaf bagi orang yang telah menghina istriku dan juga merusak pemandangan mataku." kata Arc yang langsung menebas kepala Marlon.


Ctashhh


Kepala Marlon langsung lepas dari tubuhnya dan menggelinding dibawah kaki arc, melihat itu Arc langsung menendangnya ke sudut ruangan.


"Selesai." kata Arc "Ayo kita pulang Sweety." kata Arc sambil memperlihatkan senyumnya kepada Elle


"Cih...sudah aku katakan jangan mengganggu kesenanganku." kata Elle


"Aku tidak suka dia menghina istriku yang sangat aku sayangi ini." kata Arc sambil menghampiri Elle dan mencium bibir Elle sekilas.


"Cih...dasar tidak tau tempat, Mom ayo kita pulang saja." kata Boy yang sudah membawa Kayo keluar ruangan.


"Bilang saja kau iri kan " teriak Arc


"Sudah ayo kita pulang." kata Elle "Egon lakukan apa yang aku katakan tadi." kata Elle kembali.


"Baik nona." kata Egon


Mereka pun langsung keluar dari markas tersebut dan langsung menuju mobil mereka. Setelah mereka semua masuk kedalam mobil, Egon langsung menekan tombol yang telah terhubung dengan bom yang telah dipasang oleh anggotanya tadi.


Duarrr


Sebuah ledakan terjadi, yang menyebabkan bangunan yang ada didepan mereka hancur seketika.


"Bagus, ini minumlah karena sudah bekerja dengan baik." kata Elle memberikan kepada Egon sebuah minuman.


"Terimakasih nona." kata Egon yang langsung mengambil dan meminumnya karena dia merasa haus setelah melakukan tugas yang telah diberikan oleh nonanya.


"Hi hi hi, itu hadiah untukmu." batin Elle sambil melihat Egon.


"Ada apa Sweety" kata Arc saat melihat Elle menahan tawanya.


"Tidak ada honey, aku mengantuk." kata Elle sambil menyandarkan kepalanya di dada arc.


"Tidurlah Sweety." kata Arc sambil mengelus rambut Elle.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2