
Saat ini Elle sedang berada di perusahaannya karena ada hal yang harus dia kerjakan karena Jimmy yang tidak bisa menghadiri rapat tersebut. Sebenarnya Arc sudah melarang sang istri untuk pergi ke perusahaan karena demamnya baru saja turun.
Tapi dengan segala rayuan maut yang Elle keluarkan membuatnya diperbolehkan juga pergi ke perusahaan, tapi dengan syarat Arc juga ikut dengannya.
"Sweety" kata Arc
"Hemmmm" kata Elle sambil melihat berkas yang ada ditangannya tanpa melihat Arc, melihat itu Arc merasa seperti diabaikan.
"Sweety" kata Arc lagi dan masih dijawab seperti itu membuat Arc menjadi jengkel.
"Kalau kamu masih menjawab seperti itu, aku akan memakanmu saat ini juga. Sepertinya mengasikkan jika kita melakukan diatas meja kerjamu." batin Arc, mendengar pikiran Arc Elle langsung melihat Arc yang sudah mengeluarkan senyuman mesumnya membuat Elle bergidik melihatnya.
"Jangan macam-macam Honey." kata Elle, dan hanya dijawab cekikikan oleh Arc.
Tiba-tiba telpon kantor berbunyi, Elle langsung mengangkatnya.
"Ada apa?" kata Elle
"Maaf nona, ada yang mencari Anda." kata sekretaris
"Siapa?" kata Elle
"Tuan Mark dari Wriston Company nona." kata sekretaris tersebut.
Mendengar itu Elle menyeringai, dia akan memulai permainan untuk menghancurkan keluarga Wriston.
"Persilahkan saja dia menemui ku." kata Elle
"Baik nona." kata sekretaris tersebut.
Setelah sambungan telpon terputus Elle langsung menghampiri suaminya.
"Sayang aku ada tamu, apa kamu bisa masuk kedalam ruangan pribadiku sebentar." kata Elle
"Siapa yang ingin bertemu denganmu?" kata Arc sambil melihat Elle dengan tatapan tajam.
"Mark Wriston" kata Elle, mendengar nama mantan suami Elle membuat Arc marah
"Usir saja dia, aku tidak mau kau menemui bajingan itu." kata Arc "Atau jangan-jangan kau masih menyukainya sehingga ingin bertemu dengannya." kata Arc kembali
"Tidak honey, aku hanya ingin bermain-main dengannya. Jadi masuklah kedalam kamar pribadiku, ya honey." kata Elle.
"Tidak mau" kata Arc sambil membuang wajahnya kearah lain.
__ADS_1
"Honey, jika kamu menurut aku akan memberi hadiah untukmu." kata Elle sambil menangkap wajah Arc agar menghadap kearahnya.
"Tapi aku ingin hadiahnya disini setelah bajingan itu pergi." kata Arc
"Baiklah, dimana pun kamu mau akan aku berikan. Kamu juga bisa melihat apa yang terjadi disini karena kaca yang ada di dalam sana adalah kaca satu arah yang dapat melihat keadaan diluar." kata Elle membuat senyuman Arc terbit di bibirnya.
Setelah Arc masuk kedalam kamar pribadi Elle menunggu kedatangan Mark. Sesaat kemudian pintu ruangan Elle diketuk.
tok tok tok
"Masuk" kata Elle, setelah diizinkan masuk seorang pria masuk dengan senyuman yang tidak lain adalah Mark Wriston.
"Silahkan duduk" kata Elle sambil menghampiri Mark yang duduk di sofa.
"Apa yang membuat Tuan Mark datang ke perusahaan saya." kata Elle datar.
"Aku hanya ingin mengunjugi mu saja." kata Mark
"O..." kata Elle
Mendengar jawaban Elle seperti itu membuat Mark menjadi canggung.
"Apa kau mau makan siang bersama denganku?" kata Mark kembali.
"Ada apa?" kata Elle
"Nona Tuan Boy dari Neon company ingin bertemu dengan Anda." kata sekretarisnya.
"Katakan padanya aku lagi ada pertemuan jika dia ingin menemui ku bilang saja padanya tunggu sebentar." kata Elle
"Baik nona." kata sekretarisnya.
Setelah memutuskan sambungan telpon tersebut, Elle menghampiri kembali Mark.
"Maaf Tuan Mark sepertinya saya tidak bisa menerima ajakan makan siang Anda karena saya sudah ada janji dengan orang lain." kata Elle
"Owh...kalau begitu apa kapan-kapan kita bisa makan siang atau makan malam." kata Mark kembali.
"Jika saya ada waktu, akan saya pertimbangkan." kata Elle
"Baiklah, kalau begitu saya permisi." kata Mark langsung berdiri dari duduknya dan pergi dari ruangan Elle.
Diluar Mark sangat geram karena Elle tidak mau makan siang bersamanya, dan hal itu bertambah lagi saat diluar ruangan Elle dia melihat pria yang waktu itu mengatakan Elle adalah calon istrinya. Mark yakin pasti pria itu ingin berjumpa dengan Elle.
__ADS_1
"Sialan, mengapa pria itu kesini. Aku tidak akan membiarkannya mengambil apa yang akan menjadi milikku. Awas saja akan aku buat dia menyesal karena ingin merebut Elle dariku." kata Mark sambil berjalan dan mendatangi pria tersebut.
"Jangan pernah berpikir untuk merebut Elle dariku, karena dia adalah milikku selamanya." kata Mark
"Apa maksudmu?" kata pria tersebut yang tidak lain adalah Boy
"Maksudku jangan pernah mencari perhatian pada Elle, karena dia adalah calon istriku milikku seorang." kata Mark
"Hei dia itu calon istriku, jangan mengada-ada." kata Boy
"Aku tidak mengada-ngada dia memang milikku." kata Mark dengan emosi.
"Cih dasar halu dia itu tidak memiliki pacar, atau kau itu gila mengaku-ngaku sebagai pacarnya." kata Boy
Mendengar perkataan Boy membuat Mark marah dan memukul wajah Boy, mendapatkan pukulan pada wajahnya membuat boy marah dan membalas perbuatan Mark.
"Berengsek mengapa kau memukul wajah berhargaku." kata Boy
"Kau yang berengsek karena merebut milikku." kata Mark
Perkelahian mereka membuat sekretaris yang berada tidak jauh dari mereka langsung melapor pada nonanya.
Beberapa saat kemudian Elle beserta sekretarisnya datang menghampiri Mark dan juga Boy. Elle melihat wajah para pria tersebut yang sudah berdarah karena perkelahian mereka.
"Ada apa ini?" kata Elle dengan suara datarnya
Mendengar suara Elle Mark langsung memberhentikan perkelahiannya antara Boy.
"Jangan membuat keributan di perusahaan ku, jika kalian ingin berkelahi diluar sana." kata Elle.
"Ini salah dia" kata Boy menunjuk Mark
"Kau yang memulainya" kata Mark
Melihat itu Elle langsung mengusir mereka berdua.
"Pergi kalian dari perusahaan ku sekarang juga jika tidak akan aku panggil petugas keamanan untuk menyeret kalian berdua secara paksa." kata Elle dan langsung masuk kedalam ruangannya.
Melihat hal tersebut, Mark langsung pergi dari sana dan diikuti Boy.
"Awas saja akan aku buat kau menyesal." kata Boy
Bersambung....
__ADS_1