Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
kakek Jiazhen


__ADS_3

Setelah selesai makan malam, Elle dan yang lainnya mengobrol di ruang keluarga.


"Edy mana buaya ya" kata Carl kepada Arc


"Iya mana, kami sudah tidak sabar." kata Elle juga kepada Arc.


Arc yang mendengar perkataan istri dan anaknya hanya bisa memijit pelipisnya, ternyata istri dan anaknya masih saja menanyakan hal itu.


"Iya sabar, besok hewan yang kalian inginkan akan datang." kata Arc


"Awas saja kalau bohong" kata Elle melirik Arc dengan sinis.


"Benal, awas kalau Edy bohong" kata Carl sambil menunjuk matanya terus ke mata Arc, melihat perbuatan Carl Arc langsung tertawa karena perbuatan anak dan juga istrinya yang suka mengancam.


"Iya, lihat aja besok pasti hewan buaya ya akan datang." kata Arc sambil mengelus rambut Carl.


Tiba-tiba seorang bodyguard menghampiri mereka yang ada diruang keluarga. Melihat itu Mama Amanda langsung bertanya.


"Ada apa?" kata Mama Amanda


"Maaf Nyonya diluar ada yang mencari nona." kata bodyguard tersebut.


"Siapa yang ingin bertemu dengan istriku?" kata Arc yang sudah memicingkan matanya kepada Elle.


"Itu tu-"perkataan bodyguard langsung dipotong oleh Elle.


"Persilahkan dia masuk." kata Elle


"Baik nona." kata bodyguard tersebut dan pergi keluar mansion.


"Sweety, siapa yang ingin bertemu denganmu malam seperti ini?" kata Arc


"Ada, Mama ayo kita keruang tamu aku ingin mempertemukan mama dengan seseorang." kata Elle kepada Mama Annchi.


"Baiklah" kata Mama Annchi dan diikutiboleh yang lainnya.


Mereka semua langsung menuju ruang tamu, disana mereka melihat seorang pria paruh baya dan juga seorang pria yang sepertinya masih berumur sekitar kepala empat.

__ADS_1


Mama Annchi yang mengenali siapa pria paruh baya tersebut langsung berlari menuju pria tersebut dan memeluknya dengan erat.


"Papa" kata Mama Annchi


"Anakku, apa kau baik-baik saja sayang." kata Tuan Jiazhen sambil mengelus wajah Mama Annchi


"Iya Pa, Ann baik-baik saja. Maafkan Ann pa, karena Ann Chen meninggal hiks hiks maafkan aku." kata Mama Annchi dengan menangis.


Semua yang ada disana merasa terharu atas pertemuan mereka yang sudah lama terpisah.


"Itu bukan salahmu sayang, kau jangan menyalahkan dirimu." kata Tuan Jiazhen dan kembali memeluk menantunya.


"Sudah jangan berdiri saja, ayo semuanya kita duduk." kata Mama Amanda mempersilahkan para tamunya untuk duduk.


"Ah iya, ayo papa kita duduk." kata Mama Annchi sambil mengajak Tuan Jiazhen duduk disisinya.


Setelah mereka duduk, Tuan Jiazhen melihat Elle yang sedang duduk disisi Arc yang sedang menggendong seorang anak kecil.


"Maaf Tuan Arc saya tidak melihat anda disini." kata Tuan Jiazhen saat melihat Arc ada disana. Karena Tuan Jiazhen tau siapa Arc didalam dunia bisnis.


"Tidak apa, Tuan Jiazhen." kata Arc sambil mendudukkan Carl disisinya.


"Boleh sayang, pergilah kekamar Uncle Hanz. Kau bawa anakku ke kamar uncle ya." kata Arc kepada Carl.


"Baik Tuan." kata pelayan tersebut.


"My cal pelgi dulu ya." kata Carl sambil berjalan kekamar Hanz yang ada di lantai atas dan ditemani satu pelayan.


"Apa dia anakmu Ann, dan mengapa kamu tidak menemui Papa saat kau selamat." kata Tuan Jiazhen kepada Mama Annchi sambil menunjuk Elle.


"Iya pa, dia anakku cucu papa. Maafkan Ann pa, selama ini Ann mengalami koma dan saat Ann sadar, Ann tidak mengingat semuanya. Jadi Ann tidak bisa menemui Papa langsung." kata Mama Annchi.


"Ya ampun, maafkan Papa yang tidak bisa menjaga kalian." kata Tuan Jiazhen kepada Mama Annchi.


"Tidak apa-apa Papa." kata Mama Annchi.


"Siapa namamu nak?" kata Tuan Jiazhen

__ADS_1


"Tidak usah bertanya jika sudah tau siapa namaku." kata Elle santai sambil bersandar di bahu Arc.


"Elle tidak boleh seperti itu." kata Mama Amanda yang melihat kelakuan Elle.


"Iya iya, aku Elle kakek. Bolehkan aku memanggilmu kakek?" kata Elle


"Tentu, tentu saja boleh karena kau adalah cucuku." kata Tuan Jiazhen.


"Apa kakek boleh bertanya padamu Elle?" kata kakek Jiazhen


"Apa yang ingin kakek tanyakan" kata Elle


"Apa hubunganmu dengan Tuan Arc, kakek melihat kalian sangat dekat, dan tadi anak kecil itu siapa?" kata kakek Jiazhen


"Dia" tunjuk Elle pada Arc dan diangguki kakek. "Dia ini suami ku kakek dan anak kecil tadi anak angkat ku." kata Elle yang membuat kakek terkejut karena cucunya menikah dengan Arc yang merupakan anggota keluarga Alexander.


"Jangan terkejut sampai-sampai mulut kakek terbuka lebar nanti ada lalat yang masuk." kata Elle membuat kakek langsung menutup mulutnya.


"Tapi tidak ada media yang memberitakan pernikahan kalian." kata kakek Jiazhen


"Elle sengaja merahasiakannya kakek, karena ada misi yang harus aku lakukan dulu." kata Elle.


"Misi" kata kakek Jiazhen


"iya misi, setelah itu baru aku akan mengatakan pada semua ya jika dia suamiku. Kakek juga harus memberiku hadiah karena Elle sedang mengandung." kata Elle membuat kakek Jiazhen terkejut karena dia akan mempunyai cicit.


"Benarkah, ini berita yang bagus. Apa yang kau inginkan Elle, kakek akan menuruti semua yang kau inginkan." kata kakek Jiazhen dengan antusias.


"Benarkah?" kata Elle


"Iya apapun akan kakek turuti." kata kakek Jiazhen dengan antusias.


Sedangkan yang lain sudah ketar ketir mendengar itu, sedangkan kakek Jiazhen merasa bahagia, karena dia belum tau saja apa yang akan Elle minta. Setelah mengetahui apa yang Elle minta pasti kakek Jiazhen akan syok berat.


"Katakanlah apa yang kau inginkan." kata kakek Jiazhen


"Aku ingin hiu kakek, untuk melengkapi hewan peliharaan ku." kata Elle santai sedangkan kakek Jiazhen sangat syok apa yang diminta oleh cucunya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2