
Didalam sebuah ruangan, dua orang wanita sedang terbaring dengan kondisi yang berbeda. Dimana wanita satunya masih dalam keadaan baik-baik saja tapi tangan dan kakinya diikat sedangkan wanita satunya memiliki kondisi yang sangat memperihatinkan.
Tidak begitu lama, wanita yang dalam kondisi baik itu membuka matanya.
"Aarkkkk...d...dimana ini." kata wanita itu saat melihat langit-langit ruangan tersebut yang berwarna gelap.
Wanita itu mengingat jika sebelumnya dia bersama dengan pria yang disukainya.
"Dimana Arc." kata wanita itu yang belum menyadari jika tangan dan kakinya dirantai.
"Arc...Arc...." kata wanita tersebut yang tidak lain adalah Bella
"Hah apa ini, apa yang terjadi denganku." kata Bella saat merasakan jika kaki dan tangannya seperti diikat oleh sesuatu dan langsung bangun.
Bella yang merasa ketakutan langsung berteriak memanggil Mama Sofie.
"Mama....Mama." teriak Bella sambil berjalan menuju sebuah pintu tapi tidak sampai karena rantai-rantai yang ada di kaki dan tangannya.
"T...tolong." teriak Bella "Tolong aku." teriak Bella sambil menangis.
__ADS_1
"B...berisik." sebuah suara yang sangat lirih, membuat Bella menegang karena mendengar suara tersebut.
"Mama tolong aku." teriak Bella dengan kencang.
"Hei kau wanita sialan, apa kau bisa diam hah. Suara mu itu membuat kepala ku sakit. Apalagi jika serum yang ada di tubuhku bekerja lagi." teriak wanita yang ada diruangan itu yang tidak lain adalah Olivia.
Mendengar sebuah suara yang berteriak kepadanya, Bella memandang ke segala arah. Dan saat menemukan siapa yang berbicara padanya membuat Bella terkejut dengan keadaan orang tersebut. Karena tubuhnya penuh dengan luka dan juga Bella baru menyadari jika di tempat ini memiliki bau yang sangat busuk yang ternyata bersumber dari orang yang meneriakinya.
"S...siapa kau." kata Bella sambil terbata dan menutup hidungnya.
"Cih apa peduli mu, wanita sialan " kata Olivia
"Berengsek kau." kata Olivia yang langsung bangun dan berjalan tertatih-tatih menuju Bella.
"Mau apa kau wanita jelek, jangan mendekat dengan tubuhmu yang sangat menjijikkan itu." teriak Bella
"Kau yang wanita sialan." kata Olivia yang langsung menjambak rambut Bella dan menariknya dengan kuat.
"Hei lepaskan wanita sialan, dasar jelek lepaskan tangan barumu itu dariku. Aku akan mengatakan kepada Abang ku jika kau terus menarik rambutku." kata Bella yang juga menjambak rambut Olivia namun sayang saat Bella menarik rambut Olivia rambut itu langsung terlepas dari kepala Olivia.
__ADS_1
"Aaahkkkkk apa yang kau lakukan pada rambutku, dasar wanita sialan." teriak Olivia.
"Aarkkk"teriak Bella saat tangannya tidak sengaja menjabat rambut Olivia
"Menjijikkan." kata Bella sambil membersihkan tangannya pada bajunya setelah melempar rambut-rambut Olivia.
Tiba-tiba saja Olivia berteriak dengan kencang saat efek serum itu bekerja kembali membuat Bella yang melihatnya menjadi ketakutan.
"Aarkkkk s....sakit." teriak Olivia
"Hiks...hiks...Mama, Abang tolong aku." teriak Bella
Bella dapat melihat Olivia yang berteriak-teriak kesakitan sambil membenturkan kepalanya kelantai sampai berdarah. Bella terisak-isak melihat itu sambil memanggil-manggil mama Sofie dan juga Mark.
Sedangkan seorang wanita yang melihat kejadian itu melalui cctv yang ada diruangan penyiksaan, sangat senang dan tertawa dengan bahagia saat melihat adegan perkelahian Olivia dan juga Bella. Sungguh adegan yang sangat membuat Elle terhibur.
"Sangat menghibur, ayo kita masuk kedalam ruang penyiksaan." kata Elle sambil berjalan menuju ruang penyiksaan.
"Tenanglah Baby, sebentar lagi kita akan bersenang-senang." kata Elle sambil mengelus perutnya yang semakin membuncit.
__ADS_1
Bersambung.