
Saat ini di dalam sebuah kamar, seorang pria sedang menunggu istrinya yang sedang berada didalam kamar mandi. Tidak berapa lama pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah seorang wanita yang sudah memakai pakaian untuk tidur.
"Kau tidurlah dulu, jangan menungguku karena ada hal yang harus aku kerjakan malam ini." kata pria itu yang tidak bukan adalah Egon
"Kau mau kemana" kata Huanran
"Tidak usah banyak tanya, tidurlah." kata Egon dan langsung keluar dari kamar mereka.
"Dasar pria kulkas" kata Huanran
Sedangkan Elle dan anggotanya sudah bersiap untuk membasmi tikus yang mencoba memasuki kawasannya.
"Apa semua sudah dipersiapkan" kata Elle kepada anggotanya
"Hemmm, dimana Egon mengapa dia lama sekali." kata Elle bertanya pada Kayo
"Itu dia nona" kata Kayo menunjuk kearah Egon yang baru saja datang.
"Lama sekali sih, apa kau baru selesai mencetak gol." kata Elle sambil memandang Egon
"T....tidak nona." kata Egon terbata.
"Ayo cepat kita pergi, agar cepat selesai dan kau bisa mencetak gol malam ini bersama istrimu." kata Elle sambil berjalan beriringan dengan Arc yang hanya mendengarkan saja ocehan dari mulut istrinya itu.
"Apa Zion dan Zia ikut juga." kata Arc yang melihat mereka akan menggunakan mobil yang khusus untuk membawa hewan kesayangan Elle.
"Iya, mereka sudah lama tidak berlatih. Aku ingin memberi mereka latihan malam ini." kata Elle "Lihat saja lemak yang ada di tubuh mereka yang mengelembir kemana-mana." kata Elle kembali
Zion dan Zia mendengar Elle berkata seperti itu kepada mereka langsung mengaum yang artinya mereka tidak suka dibilang seperti itu.
"Maka dari itu jangan malas, latihan." kata Elle membalas auman zion dan Zia
Setelah perdebatan kecil dengan hewan kesayangannya, Elle dan rombongan langsung menuju tempat target mereka berada. Mereka menuju hutan bagian barat yang ada di negara L perbatasan dengan negara N.
"Bagaimana situasi disana? kata Elle
"Anggota kita mengatakan jika mereka sedang mengadakan pesta, karena keberhasilan mereka dalam pengiriman barang terlarang ke negara A." kata Egon setelah mendapat informasi dari anggotanya
"Wah ini berita yang sangat bagus, kita akan mendapatkan tangkapan yang sangat bagus kalau begitu. Katakan pada anggota kita di sana untuk melumpuhkan penjagaan yang ada diluar markas mereka." kata Elle
"Baik nona." kata Egon.
"Apa yang akan kau lakukan kepada mereka Sweety" kata Arc yang ada di samping Elle sambil mengelus kepala Zia.
"Tentunya melakukan permainan yang akan menyenangkan." kata Elle sambil tersenyum memandang Arc
__ADS_1
"Terserah apa yang ingin kau lakukan kepada mereka Sweety, tapi ingat dengan kandungan mu." kata Arc
"Iya, tenang saja aku akan berhati-hati ini juga kemauan Baby yang ada di perutku. Dia ingin melihat pertunjukan yang sangat menegangkan." kata Elle
Sedangkan di kawasan markas musuh, anggota Elle sedang melakukan apa yang diinginkan oleh nonanya. Mereka sedang menghabisi para penjaga yang berada diluar markas. Setiap penjaga yang mereka lihat dihabisi tanpa suara dan juga memasang beberapa bom di setiap sudut bangunan.
Para musuh yang berada didalam markas sedang mengadakan pesta minum dan ditemani oleh beberapa wanita yang telah mereka pesan sebelumnya.
Seorang pria tua berumur sekitar lima puluh tahun sedang berada diantara wanita-wanita cantik yang berebut menyenangkannya agar mendapatkan bonus dari sang pria yang sudah tua itu.
"Ha ha ha buatlah aku senang" kata pria tua itu yang tak lain adalah Marlon ketua dari mafia Fox.
Para wanita yang ada di dekatnya menggerayangi tubuh Marlon , membuat sang Marlon semakin menggerang menikmati sentuhan wanita-wanita cantik.
"Tuan" kata salah satu ank buahnya
"Ada apa, jangan mengganggu kesenanganku." kata Marlon membuka matanya
"Saya hanya memberikan kabar jika anggota kita yang sedang memantau markas dari mafia The Devils baru saja memberi kabar jika ketua mereka baru saja datang dari negara C." kata kaki tangan Marlon
"Bagus, terus awasi pergerakan mereka. Dan katakan pada wanita itu untuk terus mengabari apa yang terjadi di sana." kata Marlon sambil meremas gunung kembar wanita yang ada di dekatnya yang membuat wanita yang di perlakukan ya itu mendesah ditelinga ya.
"Baik tuan" kata kaki tangan Marlon.
Sedangkan Elle dan rombongannya sudah memberhentikan kendaraan mereka tidak jauh dari markas buruannya.
"Bruno retas cctv yang ada di markas mereka, aku ingin melihat apa yang terjadi didalam dan langsung sambungkan pada ponselku." kata Elle sambil menghubungi Bruno yang ada di markas mereka.
Tidak berapa lama, apa yang di perintahkan oleh Elle, sudah tersaji di ponselnya.
"Waw pertunjukan yang sangat menjijikkan." kata Elle setelah melihat apa yang terjadi di salah satu ruangan ditempat itu.
"Ada apa Sweety" kata Arc
"Lihatlah honey, pria tua ini sangat menjijikan. Apa dia tidak puas hanya bermain dengan satu wanita saja, mengapa dia bermain dengan banyak wanita muda." kata Elle sambil memperlihatkan ponselnya pada Arc
"Jangan dilihat sweety, itu sangat menjijikkan." kata Arc setelah melihat apa yang ada di dalam ponsel istrinya
"Iya honey." kata Elle
"Apa bagian diluar aman Egon." kata Elle kepada Egon
"Bagian luar sudah aman nona." kata Egon
"Bagus, saat ya kita memulai perburuan." kata Elle "Apa kau tidak apa menunggu disini" kata Elle kepada Arc
__ADS_1
"Tidak apa Sweety, aku akan tinggal di mobil saja nanti saat membutuhkan sesuatu hubungi saja aku dengan secepat kilat aku akan datang di hadapanmu." kata Arc sambil mengelus rambut istrinya.
Elle dan Kayo langsung masuk kedalam markas tersebut dengan mudah karena, para anak buah Marlon sudah terlebih dahulu di basmi oleh anggotanya. Di dalam Elle dan juga Kayo dapat mendengar suara tawa dan ******* yang sangat menggelikan ditelinga mereka berdua.
"Hallo" kata Elle berteriak setelah sampai di ruangan diadakannya pesta.
Para anak buah Marlon langsung mengarahkan pandangannya ke arah suara, mereka semua melihat dua orang wanita cantik yang sedang berdiri memandang kearah mereka.
"Wah ternyata wanita cantik, apa kalian berdua adalah wanita yang dipanggil bos kami." kata salah satu anggota Marlon
"Tapi mengapa perutnya besar, apa bos ingin bermain dengan wanita hamil." kata yang lainnya.
"Mungkin saja, tapi walaupun sedang hamil dia masih terlihat sangat sexy." kata yang lainnya menimpali.
"Panggilan bos kalian" kata Elle berjalan dan duduk di sofa yang ada diruangan tersebut dan Kayo yang berdiri di belakangnya.
Sedangkan Arc dan Boy yang sedang berada di dalam mobil yang mendengar apa yang dibicarakan oleh para anak buah Marlon mengepalkan tangannya karena mengatai istrinya sebagai wanita panggilan.
"Awas saja, aku akan robek mulut mereka yang mengatakan istriku wanita seperti itu." kata Boy
"Iya, aku ingin sekali melakukannya, tapi aku tidak ingin mengganggu kesenangan istriku." kata Arc.
Apa yang dikatakan oleh Arc ada benarnya, karena mereka berdua sudah diperingati untuk tidak mengganggu kesenangan istri mereka masing-masing. Jika sampai mereka mengganggu kesenangan Elle dan Kayo mereka akan menerima akibat yang tak bisa mereka bayangkan.
Sedangkan di dalam markas musuh, anak buah Marlon langsung menemui bosnya yang sedang berada di dalam ruangannya yang saat ini saling bersahutan mengeluarkan *******.
"Tuan" kata anak buah Marlon.
"Cih...kau mengganggu kesenanganku." kata Marlon sambil membuka matanya
"Maaf Tuan, saya hanya memberi kabar jika di luar ada yang mencari Anda." kata anak buahnya
"Siapa" kata Marlon saat mendengar ada yang mencari ya.
"Dua orang wanita tuan" kata anak buahnya
"Wanita" kata Marlon
"Iya tuan, dua wanita yang sangat cantik." kata anak buah Marlon.
"Benarkah, aku harus menemui mereka. Apalagi kau mengatakan jika mereka cantik." kata Marlon sambil bangun dari baringnya.
"Kalian keluarlah, dan berikan layanan kepada anak buah ku diluar." kata Marlon sambil memakai pakaiannya untuk menemui tamu yang mencari ya.
Bersambung.....
__ADS_1