Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Jalan-Jalan


__ADS_3

Pagi harinya disebuah kamar, seorang pria sedang melihat keindahan yang ada di depan matanya. Tiba-tiba saja wajahnya memerah saat mengingat apa yang terjadi tadi malam padanya.


"Ya ampun, mengapa aku tidak bisa menahannya sehingga hal itu terjadi." batin pria tersebut yang tidak lain adalah Egon yang sedang memandang wajah Huanran yang ada di depannya.


"Wajahnya sangat cantik" kata Egon yang memandang wajah Huanran yang masih memejamkan matanya.


"Apalagi bibirnya ini, sangat menggoda." batin Egon sambil mengelus bibir Huanran


Saat melihat pergerakan dari Huanran, Egon langsung memejamkan matanya untuk berpura-pura masih tidur.


"Aaaaa-" Huanran langsung membekap mulutnya sendiri saat melihat Egon tepat berada didepan wajahnya, dia tidak ingin Egon terbangun saat mendengar teriakannya.


"Ya ampun, hampir saja jantungku mau copot." kata Huanran dengan pelan.


"Badanku remuk seperti diterjang truk." kata Huanran dengan pelan.


"Ini semua gara-gara manusia kulkas ini" kata Huanran sambil memandang Egon yang masih tertidur "Ini pasti dia minum obat kuat," kata Huanran kembali.


"Dasar manusia kul-" perkataan Huanran terhenti karena tiba-tiba saja Egon langsung menindihnya.


"A...apa yang kau lakukan." kata Huanran


"Kau bertanya apa yang aku lakukan" kata Egon mengulang perkataan Huanran


"I...ya" kata Huanran


"Aku akan membuktikan jika aku tidak meminum obat kuat, enak sekali mulutmu ini mengatakan aku meminum hal seperti itu. Aku akan menghabisi mu." kata Egon dan langsung mencium bibir Huanran yang sedari tadi menggodanya, dan memberi pelajaran yang akan membuat Huanran akan meminta terus.


Sedangkan diruang makan Elle dan yang lainnya sedang sarapan bersama.


"Kenapa kau tersenyum terus Sweety" kata Arc


"Aku berhasil menjalankan misi." kata Elle


"Misi?" kata Arc


"Iya, apa kau mau tau apa misi itu honey" kata Elle


"Apa" kata Arc


"Misi memasukkan kapal selam ke dasar lautan yang dalam." kata Elle


"Maksudnya." kata Arc


"Maksudnya, membiarkan Egon bermain kapal selam didasar lautan milik Huanran." kata Elle sambil tersenyum


"Hah." kata Arc sambil melongo dengan perkataan istrinya "Terserah apa yang kau katakan Sweety, mau kalap selam atau apalah." kata Arc yang sudah pusing dengan perkataan istrinya yang kadang sangat aneh didengar.


"Mama berhasilkan memberi Huanran minuman itu" kata Elle kepada Mama Amanda


"Tenang saja, Mama berhasil memberikannya." kata Mama Amanda


"Myh" kata Carl yang ada disamping Elle


"Ada apa sayang ya Mommy" kata Elle sambil mengelus kepala Carl


"Cal ingin jalan-jalan" kata Carl

__ADS_1


"Baiklah, nanti kita jalan-jalan kita tunggu aunty Ran dan nanti Mommy akan mengajak yang lainnya." kata Elle sambil mengelus rambut Carl


"Oce, my." kata Carl


"Apa Carl tidak mau mengajak Daddy" kata Arc


"Tidak, Edy halus belkelja untuk mencali uang untuk kami." kata Carl


Mendengar itu Arc hanya tersenyum.


"Baiklah, Carl harus menjaga Mommy dan adik baby saat jalan-jalan nanti." kata Arc


"Oce Edy, cal akan menjaga Mommy dan adik baby." kata carl


Dari arah pintu ruang makan Kayo datang bersama dengan Boy yang wajah yang cemberut.


"Ada apa denganmu?" kata Arc saat melihat wajah Boy yang kusut.


"Tidak ada." kata Boy


"Cih....palingan dia tidak mendapat jatah dari Kayo." kata Elle dengan santai


"Sweety, ada Carl di sini." kata Arc


"He he he aku lupa honey." kata Elle.


"Aunty Kayo kita akan pelgi jalan-jalan." kata Carl


"Benarkah, kapan kita akan pergi." kata Kayo kepada Carl sambil mengelus rambut Carl.


"Tunggu aunty lan tulun." kata Carl


"Apa" kata Kayo


"Daddy akan pergi, apa Mommy tidak mau memberi Daddy vitamin." kata Boy


"Tidak, pergilah ke perusahaan untuk mencari uang yang banyak." kata Kayo


"Tapi Mom, dad-" perkataan Boy langsung di potong oleh Kayo.


"Itu hukuman, karena telah membuat mood ku buruk pagi ini." kata Kayo "Cepatlah pergi, jangan sampai hukuman yang aku berikan bertambah " kata Kayo


"Baiklah, Daddy pergi dulu mom." kata Boy yang langsung menarik Arc agar ikut dengannya.


"Hei mengapa kau menarik ku, aku belum meminta vitamin dari istriku." kata Arc


"Tidak usah, karena aku tidak mendapatkan vitamin kau juga harus merasakan apa yang aku rasa." kata Boy


Boy langsung menarik Arc dengan kuat sampai didepan pintu mansion, Jhon yang melihat Tuannya sudah datang langsung membukakan pintu mobil.


"Cepat masuk" kata Boy sambil mendorong Arc kedalam mobil dan dia juga ikut masuk kedalam mobil arc.


"Jhon cepat jalankan mobilnya." teriak Boy


Mendengar teriakan Boy Jhon langsung masuk kedalam mobil dan menjalankannya.


"Jhon yang tuan mu itu aku apa dia, mengapa kau mengikuti perkataannya hah, gara-gara kau aku tidak mendapatkan vitamin. Gaji mu aku potong 99%." kata Arc

__ADS_1


"Hah." kata Jhon


"Tenang saja Jhon, aku yang akan memberimu gaji bulan ini. Sebaiknya kau percepat saja jalan mobil ini sebelum dia mengamuk ingin pulang kembali ke mansion." kata Boy.


"Dasar sialan kau Boy." kata Arc


Sedangkan di mansion Elle dan Kayo sedang berada di taman belakang, mereka akan pergi nanti siang karena Huanran yang belum juga keluar dari kamarnya.


Saat sedang asyik mengobrol dengan Kayo, Bianca menghampiri mereka.


"Nona." kata Bianca


"Ada apa Bian." kata Elle


"Ada yang harus nona lihat." kata Bianca sambil menyerahkan ponselnya kepada Elle.


Elle langsung melihat apa yang ada di dalam ponsel Bianca.


"Wah ternyata Kelinci yang ingin aku tangkap datang untuk menyerahkan dirinya secara suka rela." kata Elle saat melihat video yang ada didalam ponsel tersebut.


"Iya nona, apa perlu saya retas cctv yang ada di kediaman mereka." kata Bianca.


"Lakukanlah, kita juga harus mulai membuat rencana." kata Elle


"Baik nona." kata Bianca.


"Apa kau Bersenang-senang malam tadi Ran" kata Elle sambil mengarahkan kepalanya kebelakang saat merasakan kehadiran Huanran dan juga Egon.


"A...aku--" perkataan Huanran langsung dipotong Elle.


"Sudahlah, aku tau pasti kau Bersenang-senang malam tadi." kata Elle saat melihat cara berjalan Huanran.


Kayo dan juga Bianca tertawa saat melihat Huanran yang menundukkan kepalanya karena malu atas perkataan Elle.


Menyadari jika Elle memperhatikan cara berjalannya, Huanran langsung membetulkan cara berjalannya. Sedangkan Egon hanya diam dan berwajah datar saja, berbanding terbalik dengan pikirannya yang sangat malu saat mendengar perkataan nonanya.


"Apa kau mau ikut bersama kami untuk jalan-jalan." kata Elle


"Aku mau Elle, aku juga ingin melihat keadaan di negara ini. Dan juga ingin melihat Pria-pria tampan di negara ini." kata Huanran bersemangat.


"Hemmmm." kata Egon disamping Huanran


"Mati aku, aku lupa ada manusia kulkas di sampingku." kata Huanran yang langsung menampilkan senyum canggungnya di hadapan Egon.


"Sudah jangan cemburu, aku akan menjaga istrimu dari pria-pria yang ingin berkenalan dengan istrimu. Salahkan istrimu itu yang memiliki wajah yang imut dan juga menggemaskan sehingga membuat banyak pria yang menyukainya." kata Elle


"Kau lakukanlah tugasmu, kami bisa pergi bersama para bodyguard." kata Elle


"Baik nona." kata Egon dan langsung mengeluarkan dompetnya dan memberikan kartu kepada Huanran.


"Ini ambil." kata Egon menyodorkannya kepada Huanran.


"Aku sudah memilikinya." kata Huanran.


"Ambil, aku tidak menerima penolakan." kata Egon, langsung meletakkannya ditangan Huanran dan langsung pergi dari hadapan para wanita.


"Ayo kita pergi." kata Elle "Carl kemarilah, kita akan pergi jalan-jalan." teriak Elle kepada Carl yang sedang bermain bersama Boy sang buaya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2