Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Egon Cemburu


__ADS_3

Sekarang ini Elle dan yang lainnya sedang berada disebuah mall, karena Carl yang menginginkannya.


"My cal ingin membeli mainan" kata Carl menunjuk toko mainan yang ada di depan mereka.


"Baiklah, Z akan menemanimu" kata Elle "Dan Kalian berdua jaga anakku, jangan sampai terluka sedikitpun" kata Elle kembali kepada bodyguard yang mengikuti mereka.


"Baik nona" kata dua bodyguard dan langsung mengikuti Carl yang sudah pergi bersama dengan Z.


"Selagi Carl memili mainan, lebih baik kita makan disana. Perutku sudah lapar." kata Elle.


"Baiklah, ayo kita ke sana untuk makan biar aku yang traktir" kata Huanran sambil memperlihatkan kartu yang diberikan oleh Egon tadi.


"Ha ha ha aku suka yang gratis." kata Elle


Mereka bertiga pergi ke cafe yang tidak jauh dari toko mainan tersebut, sebenarnya Elle sudah mengajak Bianca untuk ikut tapi dia menolak karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan secepatnya.


Saat mereka sudah berada di dalam cafe tersebut mereka langsung duduk di kursi yang ada didekat kaca agar dapat memantau keadaan Carl yang ada di dalam toko mainan.


"Berapa ronde kau melakukannya dengan Egon." kata Elle kepada Huanran setelah mereka duduk.


"Hah, m...maksudnya." kata Huanran yang berpura-pura tidak paham apa yang dikatakan Elle.


"Jangan sok tidak tau apa maksudku Ran." kata Elle, sedangkan Kayo hanya bisa menahan tawanya saat melihat wajah Huanran yang sudah memerah karena perkataan Elle.


"I...itu el-" perkataan Huanran terpotong saat seseorang sudah memanggilnya.


"Ran" kata suara tersebut.


"Vello" kata Huanran terkejut saat melihat siapa yang memanggilnya.


"Ini benar kamu Ran, ternyata aku tidak salah menebak saat melihat wanita yang aku kira dirimu dari kejauhan." kata pria tersebut yang bernama Vello


Huanran langsung memeluk Vello dan mengajaknya untuk duduk bersama dengan yang lainnya.


Elle yang melihat itu hanya tersenyum tipis sambil mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan kepada seseorang.


"Perkenalkan Elle, dia adalah sepupuku." kata Huanran.


"Hai, panggil saja aku Vello." kata Vello kepada Elle dan Kayo.


"Elle" kata Elle


"Kayo" kata Kayo


"Ya ampun wanita berdua ini hanya menyebut nama mereka saja tidak ada basa-basinya." batin Vello.


"Apa yang kau lakukan di negara ini?" kata Huanran "Setahuku kau sedang berada di negara J." kata Huanran kembali.


"Aku sedang menemani pacarku jalan-jalan, dan sekarang dia sedang pergi ke toilet dan saat aku menunggunya aku melihatmu ada di dalam cafe ini." kata Vello "Aku dengar dari paman kau sudah menikah, apa kau menikah dengan pria berengsek itu." kata Vello kembali.


"Tidak, dia itu ternyata pria berengsek." kata Huanran

__ADS_1


"Baguslah, aku sudah katakan padamu jika dia itu pria berengsek tapi kau tidak mau mendengarkan." kata Vello sambil mengacak rambut Huanran.


"Jangan mengacak rambutku." kata Huanran.


"Iya, dasar manja.' kata Vello sambil mentoel hidung Huanran.


Sedangkan seorang pria yang sedang melakukan tugasnya, langsung marah setelah menerima pesan.


"Kalian kerjakan apa yang aku katakan tadi, aku tidak mau terjadi kesalahan sedikitpun, PAHAM." kata pria tersebut yang tidak lain adalah Egon yang emosi saat melihat photo yang dikirim oleh nonanya yang dimana istrinya sedang di peluk oleh pria lain, entah apa maksud dari nonanya mengirim photo tersebut.


"Aku akan pergi sebentar." kata Egon dan langsung pergi.


"Ada apa dengan bos." kata anggotanya


"Aku mana tau, kelihatan seperti orang sedang marah." kata anggota lainnya.


"Lebih baik kita mengerjakan apa yang diperintahkan, dari pada kita berbicara terus " kata anggota lainnya.


Sedangkan Elle hanya tersenyum senang, saat photo yang telah dia kirim ke pada Egon sudah dilihat olehnya.


"Hi hi hi, aku tidak sabar melihat pertunjukan " batin Elle sambil menahan ketawanya.


"Ada apa nona." kata kayo


"Tidak ada apa-apa, ayo kita makan nanti keburu dingin makanan kita." kata Elle.


"Sayang mengapa kau disini" kata sebuah suara memanggil Vello


"O...kamu yang bernama Ran, Vello sering membicarakan mu." kata pacar Vello


"Iya, aku Huanran kau bisa memanggilku Ran." kata Huanran


"Baiklah Ran." kata pacar Vello


"Aku pergi dulu ya Ran, karena sebentar lagi kami akan naik pesawat." kata Vello.


"Baiklah, jaga dirimu disana." kata Huanran sambil memeluk Vello


"Hemmmm" kata suara seorang pria.


Mendengar itu Huanran dan Vello menoleh kearah suara dan langsung melepas pelukan dari Vello.


"Ada apa kau datang kesini Egon." kata Elle


"S...saya tidak sengaja berada disini nona karena sedang mengerjakan sesuatu." kata Egon dengan gugup


"O...kalau begitu pergilah." kata Elle


Sedangkan Huanran sudah menunduk karena melihat Egon yang melototkan mata ke arahnya. Sedangkan Kayo menahan ketawanya saat melihat bagaimana wajah gugup Egon saat nonanya bertanya.


"Mengapa kau memeluknya." kata Egon bertanya pada Vello

__ADS_1


"Kenapa kau bertanya seperti itu, kau siapa Ran." kata Vello


"Aku suaminya." kata Egon


"O...aku pacarnya." kata Vello yang ingin mengerjai Egon karena dia memang jahil diantara sepupu-sepupu Huanran, sedangkan pacar Vello sudah biasa melihat tingkah sang pacar.


Huanran langsung melihat kearah Egon dan ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"Dia buka-" perkataan Huanran langsung dipotong Egon.


"Apa kau bilang pacar, lebih baik kau pergi dari sini sebelum aku menghajar mu. Dia itu sudah memiliki suami." kata Egon


"Aku tidak mau." kata Vello dan langsung memeluk Huanran


Bhuk


Sebuah pukulan dilayangkan Egon kepada Vello membuat Vello langsung meringis kesakitan. Melihat itu Elle langsung tertawa.


"Ha ha ha ha, sudah sudah aku tidak sanggup." kata Elle, sedang Kayo tersenyum melihat itu.


Egon langsung melihat kearah nonanya yang tertawa dengan kuat.


"Sudah Egon jangan berkelahi, apa kau tau dia itu sepupu Ran, kau hanya di kerjain oleh Vello." kata Elle.


"J....jadi dia sepupumu " kata ego yang sudah salah memukul orang.


"Iya." kata Huanran "Aku mau menjelaskannya tapi kau langsung memotong perkataan ku." kata Ran kembali sambil membantu Vello.


"Kamu sih, mengerjai orang lihat akibatnya." kata pacar Vello.


"Maaf sayang, aku hanya ingin mengerjainya malah dapat hal seperti ini." kata Vello kepada pacarnya.


"Dasar manusia kulkas." kata Huanran yang sudah berada di samping Egon, tapi yang di Katai seperti itu hanya diam.


"Awas saja aku akan memberi mu hukuman nanti saat di kamar " batin Egon, Elle yang mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"My" teriak Carl saat masuk kedalam cafe


"Iya sayang, apa sudah memilih mainannya." kata Elle sambil mengelus kepala Carl


"Sudah, lihat itu." kata Carl menunjuk kepada bodyguard yang membawa mainan yang Carl inginkan.


"Baiklah, sekarang kita mau pulang apa jalan-jalan lagi." kata Elle


"Pulang My, cal mau main mainan Balu." kata Carl


"Baiklah, ayo kita pulang." kata Elle dan langsung pergi keluar bersama dengan yang lainnya ditambah dengan Egon yang tadi menyusul karena ulah Elle.


Baru saja keluar dari cafe ada yang memanggil Elle.


"Elle.....

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2