Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab43~Rencana Jahat~


__ADS_3

Haaiii 🖐️🖐️🖐️


Untuk kamu yang selalu setia dan baik hati 🥰 tolong tinggalkan jejak nya ❤️❤️❤️ .


🌷🌷🌷🌷🌷 Happy Reading 🌷🌷🌷🌷🌷


Keesokan harinya.


Seperti biasa Ica sudah rapi dengan balutan busana muslim untuk pergi mengajar. Ica kemudian berjalan menuju ruang makan untuk menikmati sarapan pagi yang telah Ia siapkan tadi subuh."Selamat pagi Bu,Ifan mana Bu?,kok belum kelihatan." Mata Ica melihat ke arah kamar adiknya itu."Pagi Nak,tadi Adikmu sudah siap tapi katanya ada yang ketinggalan." tutur Ratna. Ica hanya ber "Oh" .


Selang beberapa menit Ifan pun berjalan menuju ruang makan."Apa yang ketinggalan Dek?." Ica langsung melayangkan pertanyaan."Buku tugas Kak, gimana Kak hari pertama mengajar?." Ifan balik bertanya. "Alhamdulillah Dek,semua murid nya baik." ucapan Ica membuat Ratna dan Ifan merasa bersyukur.mereka pun kembali menikmati sarapan pagi nya .


Kini Ica sudah sampai di depan gedung sekolah,namun sebelum Ica melangkah tiba-tiba seseorang menghampiri Dirinya."Assalamu'alaikum Bu Anisa selamat pagi." sapa Opik menampakkan senyum manis yang menawan."Wa'alaikum salam, selamat pagi juga."Ica menjawab salam tersebut."Maaf Bu Anisa ,Aku mau tanya apa Bu Anisa sudah menikah?." tanya Opik tanpa ragu.


Ica sempat merasa sedikit heran karena hanya Opik yang mau bertanya hal pribadi nya." Belum, In Sya Alloh bulan depan Saya akan melangsungkan pernikahan." jawaban Ica membuat hati Opik terasa sakit."Selamat ya Bu semoga lancar sampai hari H, kalau begitu Aku permisi, terimakasih atas waktunya Bu." Opik mencoba untuk tetap tersenyum.


"Aamiin, terimakasih atas doanya." Ica pun tersenyum manis kearah muridnya itu. Ica melihat Opik berjalan menuju ruang kelas."Kenapa Opik tampak tidak semangat ya?." gumam Ica. Dirinya pun kemudian berjalan menuju ruang guru.


Setelah tau kalau Bu Anisa akan menikah,Opik mencoba untuk membuang jauh-jauh rasa suka terhadap gurunya itu."Aku harus bisa melupakan Bu Anisa." monolog Opik dalam hati.


🌷🌷🌷🌷🌷


Di kampus.


Zidan dikejutkan dengan bingkisan dari Bela,dan yang lebih mengejutkan di dalam nya terdapat sebuah Poto mesra mereka saat bersama dulu."Damn it." Zidan kemudian merobek Poto tersebut lalu membakar bingkisan tersebut. setelah itu Zidan mengambil ponsel nya, Dirinya lalu menghubungi orang kepercayaan nya.


"Halo Tuan ada yang bisa Saya bantu?." panggilan pun terhubung."Rudi tolong Kamu urus wanita yang bernama Bela dia selalu saja mengganggu ku,Aku tidak ingin pernikahan ku gagal hanya karena wanita itu." ucap Zidan."Baik Tuan." Zidan pun mematikan panggilan nya.


💋💋💋💋💋

__ADS_1


"Ternyata Bu Anisa sudah milik orang." batin Revan. jujur di dalam hatinya semenjak Ica menabrak Dirinya ada rasa yang aneh muncul di dalam hatinya.dan ketika Revan ingin menyampaikan perasaannya, Dirinya tidak sengaja mendengar pembicaraan Anisa dan Opik sewaktu tadi pagi.kenyataan yang membuat patah hati .


"Aku harus berusaha membuang jauh-jauh rasa cinta ini." gumam Revan. Dirinya kembali melanjutkan yaitu menjadi guru operator.


*****


Kini waktunya untuk semua murid-murid SMA pulang.beserta guru-gurunya. Ica kemudian berjalan menuju parkiran untuk mengendarai sepeda motor matic nya.hari ini adalah hari yang sangat melelahkan, betapa tidak, setelah seharian mengajar kini Ica harus melakukan Poto Pre wedding.begitu pun dengan Zidan meskipun sangat lelah tapi Ia harus bersemangat .


Ica dan Zidan pun telah sampai di tempat dimana mereka akan melakukan Poto Prewedding.





Setelah selesai pengambilan Poto Prewedding mereka,Zidan mengajak Ica untuk makan di sebuah restoran kali ini restoran rayyan yang akan mereka datangi.


"Mas rasanya Aku kangen Sindi,sudah tiga hari Dia nggak ada kabar Aku coba telpon malah nggak aktif." tutur Ica."Sekarang Kita kan mau ke restoran Rian,Kita tanyakan langsung siapa tau Rian kasih kabar tentang Sindi." usul Zidan . Ica pun mengangguk tanda mengerti.


💋💋💋💋💋


Ica dan Zidan pun telah sampai di Restoran rayyan.kedatangan mereka langsung di sambut oleh Rian."Hai bro apa kabar." Rian merangkul sahabat nya itu."Alhamdulilah baik,Lo sendiri gimana?." Zidan pun membalas pelukan Sahabat nya itu."Alhamdulilah kabar gue baik,ayo silahkan." Rian mempersilahkan Ica dan Zidan."Ca, gimana kabarnya Ibu." tanya Rian."Alhamdulilah Mas ,Ibu sehat." jawab Ica."Syukurlah." ucap Rian.


Rian hanya bertanya seperlunya terhadap Ica karena Dirinya tau Zidan sangat posesif terhadap Ica. Rian pun memberikan buku menu yang ada di restoran nya.menu yang Ica dan Zidan pesan adalah menu andalan di restoran nya.


Beberapa menit kemudian pesanan pun tersaji di atas meja."Selamat menikmati." ucap Rian. "Lu nggak mau gabung?." tawar Zidan. "Tidak Terimakasih,tadi gue baru selesai makan, kalau begitu gue pamit kebelakang." tolak Rian sambil berlalu pergi.


Setelah selesai makan dan melakukan pembayaran,Zidan dan Ica menghampiri Rian."Mas Rian,apa Mas tau kabar Sindi soalnya sudah tiga hari nggak ada kabar ,mana di telpon nggak aktif." keluh Ica. "Sebenarnya tiga hari yang lalu ponsel Sindi rusak, kemudian semua kontaknya hilang,jadi Sindi coba memperbaiki ponselnya kembali dan katanya hari ini ponselnya bisa dijemput." tutur Rian .

__ADS_1


Ica merasa lega karena Sindi baik-baik saja."Kenapa pacar Lo nggak mau langsung ganti gitu." tanya Zidan."Katanya ponsel tersebut hadiah dari almarhum Ayahnya, makanya Sindi tidak mau ganti." jelas Rian.


"Ok Bro Kami pulang dulu, thank ya." ucap Zidan."Terimakasih juga udah mau mampir, hati-hati." Rian menepuk pundak Zidan. kini Ica dan Zidan pun pulang.


💋💋💋💋💋


Dua Minggu telah berlalu,kini hari pernikahan Ica dan Zidan tinggal dua Minggu lagi.namun Bela tetap saja selalu mengganggu hubungan mereka.


"Berbagai cara sudah Aku lakukan,Zidan benar-benar sudah menghapus namaku,ini semua gara-gara Tante Diana sialan,kalau saja waktu dulu Tante Diana tidak terlalu banyak menuntut Aku sekarang pasti bahagia bersama Zidan, sekarang terimalah balasan ku Tante Diana yang malang." Bela menyeringai.


💋💋💋💋💋


Dikediaman Johan.


"Yah, Ibu mau pergi arisan." ucap Diana. "Ini kuncinya Bu." Johan memberikan kunci mobil nya."Tidak usah Yah,lagian Deket kok." tolak Diana."Oh ya sudah kalau begitu Ayah pergi dulu ada hal yang harus di urus." Johan pun berlalu pergi.


Diana tengah bersiap untuk pergi arisan, Dirinya akan berjalan kaki menuju tempat yang dituju.


Setelah selesai acara arisan,Diana pun pamit.ketika Diana hendak menyeberang tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan sangat kencang."Tidaaak."


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Apa yang terjadi?


Ikuti terus kisahnya ya


Mohon dukungannya ya 🥰🥰🥰


See You 🖐️🖐️🖐️

__ADS_1


__ADS_2