Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Memulai Balas Dendam


__ADS_3

Saat keluarga Hakaku dan para bodyguard masuk kedalam rumah kosong tersebut mereka sudah disambut oleh Elle yang sedang duduk manis disebuah kursi dan dibelakangnya berdiri Kayo dengan tatapan tajamnya.


Prok


Prok


Prok


"Welcome to hell" kata Elle sambil bertepuk tangan.


"A...apa yang terjadi, dimana dua bodyguard yang disini." kata bodyguard yang berada didekat tuan Hakaku.


"Maksudmu itu" kata Elle menunjuk dua orang bodyguard yang diikat secara menggantung di atas langit-langit ruangan dalam kondisi yang menggemaskan dimana dari tubuh mereka mengeluarkan darah yang menetes dilantai.


"A...pa yang kau lakukan pada mereka." kata bodyguard tersebut terbata-bata.


"Aku hanya memberikan dia tiket untuk menemui raja neraka." kata Elle santai.


"Apa yang kalian lakukan, tangkap mereka berdua dan lakukan apa yang aku katakan." kata Hakaku


"Hei kalian cepat tangkap mereka, mereka hanya berdua saja." kata Haruko yang melihat para bodyguard tidak bergerak sama sekali.


"Apa kau yakin aku hanya berdua" kata Elle


"Tentu, tidak akan ada yang akan membantu kalian saat ini. Jadi cepat tangkap mereka." teriak Hakaku kepada para bodyguard


"B..baik tuan." kata para bodyguard dengan terbata karena masih syok melihat teman mereka yang mati dibunuh oleh dua wanita tersebut.


Duk


Belum sempat mereka menuju Elle dan Kayo sebuah suara mengagetkan mereka. Suara dari mayat bodyguard yang tiba-tiba terjatuh dari langit-langit dan disertai muncul beberapa anggota Elle yang sudah mengelilingi mereka.


"S...siapa kalian" kata Hakaku


"Mama aku takut." kata Aiko yang sudah berpelukan dengan Haruko


"Mama juga." kata Haruko sambil memeluk anaknya.


"Mereka adalah anggota ku." kata Elle


"Bagaimana ini mereka banyak sekali, aku harus menyelamatkan anak dan istriku." batin Hakaku


"Kau tidak akan bisa selamat dariku." kata Elle menyeringai


"Lepaskan kami, jika kau melepaskan kami aku akan memberikan mu uang yang banyak." kata Hakaku "Pokoknya aku dan keluargaku harus bisa keluar dari sini, setelah itu baru aku akan merencanakan membunuh mereka terutama wanita ****** itu" batin Hakaku sambil melihat Kayo dengan tatapan marah.


"Hahahaha kau ingin memberiku uang, aku tidak butuh aku hanya butuh nyawa kalian karena telah membuat kesayanganku menderita." kata Elle sambil melihat Kayo.


"Tangkap mereka semua" kata Elle kepada para anggotanya.

__ADS_1


"Jangan, lepaskan kami dasar ja*ang, dasar wanita sialan akan aku bunuh kau" teriak Haruko sambil berlari ingin mendatangi Kayo yang berada dibelakang Elle.


"Lepas, kau anak sialan. Kau itu sama dengan ibumu yang ja*ang dan murahan. Akan aku bunuh kau seperti orang tuamu." teriak Haruko saat tubuhnya sudah ditangkap oleh anggota Elle.


"Sebelum kau membunuhku, aku yang terlebih dahulu membunuhmu." kata Kayo sambil berjalan mendatangi Haruko.


"Jangan mendekat kau anak Ja*ang." kata Haruko saat Kayo berjalan kearahnya, dia ingin kabur dari sana tapi tidak bisa karena kedua tangannya sudah dipegang oleh anggota Elle.


"Apa kau takut hah." teriak Kayo "Aku akan membuat kau merasakan apa yang aku rasakan ketika melihat kedua orang tuaku mati di depan mataku, aku akan membuat kau melihat bagaimana perasaanku saat melihat adikku di perk*sa oleh para bodyguard mu." teriak Kayo membuat Aiko yang mendengar itu sangat ketakutan.


"Tidak, aku harus kabur dari tempat ini aku." batin Aiko ketika mendengar perkataan Kayo.


"Kayo, sebaiknya kau meminumkan cairan ini kepada anak gadisnya, agar permainan akan semakin mengasikkan." kata Elle kepada Kayo sambil melempar botol kearah Kayo.


"Baik nona" kata Kayo menyambut botol tersebut, dan langsung menghampiri Aiko yang memberontak ingin melepaskan diri dari pegangan para anggota Elle.


"Jangan sakiti anakku, jika kau menyakitinya akan aku bunuh kau anak sialan." teriak Haruko saat Kayo sudah mulai membuka mulut anaknya dengan paksa


"Jangan berisik nyonya, aku tidak kuat mendengar suara cempreng mu itu." kata Elle


"Kurang ajar kau, awas saja akan aku bunuh kau wanita ja*ang." teriak Haruko


"Lepaskan anakku, anak sialan. Apa yang kau masukkan kedalam mulut anakku hah. Seharusnya aku membunuhmu waktu itu juga." kata Hakaku saat melihat Kayo sudah meminumkan cairan tersebut ke dalam mulut anaknya.


"Sesuatu yang akan sangat disukainya, karena dia sering melakukannya dengan para pria diluar sana." kata Kayo dengan seringai menggerikan.


"Kurang ajar kau, akan aku bunuh saat aku bisa keluar dari tempat ini." kata Hakaku dengan marah


"Berengsek kau anak sialan." teriak Hakaku.


"Hiro suntikkan beberapa cairan yang aku katakan tadi kepada para bodyguard tersebut." kata Elle kepada hiro


"Baik nona, dengan senang hati." kata Hiro


"Ampuni kami nona, kami janji tidak akan melakukan perbuatan seperti ini lagi." kata salah satu bodyguard tersebut.


"Aku tidak peduli, kalian harus mendapat balasan dari apa yang telah kalian lakukan pada keluargaku." kata Kayo sambil menatap tajam para bodyguard yang telah memper"osa Adiknya secara bergilir.


Hiro dan beberapa anggota lainnya langsung menyuntikkan cairan tersebut ditubuh para bodyguard.


Tidak berapa lama, para bodyguard tersebut merasakan panas di sekujur tubuh mereka. Teriakan dan rintihan mereka seperti melodi yang sangat merdu di telinga Elle dan Kayo.


Para bodyguard merasakan tubuh mereka seperti di panggang di api yang sangat besar, lama kelamaan kulit mereka terkelupas seperti terkena siraman air panas, itu masih permulaan penderitaan yang mereka terima. Masih ada lagi penderitaan yang akan mereka dapatkan dari cairan tersebut.


Sedangkan Aiko yang di beri cairan oleh Kayo tadi mulai menunjukkan efek obat tersebut. Dimana dia merasa seperti kepanasan hampir terbakar. Merasa kepanasan Aiko membuka jaket yang digunakannya tapi tetap merasakan panas di sekujur tubuhnya.


Hakaku yang melihat anaknya seperti itu langsung berteriak kepada Kayo.


"Anak kurang ajar apa yang kau lakukan pada putriku, akan aku bunuh kau." kata Hakau dan berusaha melepaskan diri dari rantai yang telah dipasang ditubuhnya.

__ADS_1


"Membuat dia seperti adikku mendapat pelecehan yang sama seperti adikku, bahkan akan aku buat dia merasakan lebih dari adikku rasakan." kata Kayo dengan santainya.


"Tidak jangan lakukan seperti itu pada anakku, aku mohon lepaskan anakku." teriak Haruko saat melihat anaknya membuka pakaian yang digunakannya.


"Apa kau bilang melepasnya, tidak akan. Apa kau juga melepaskan adikku ketika dia memohon kepada kalian, apa kalian melepaskannya hah, jawab apa kalian melepaskannya." teriak Kayo sambil mendatangi Haruko "Tidak malah kalian tertawa melihat apa yang terjadi pada adikku yang paling aku sayang, aku akan buat anak kalian merasakan apa yang adikku rasakan. Lihat baik-baik apa yang akan terjadi padanya." kata kayo.


Dari arah pintu masuk para gelandangan yang telah dikumpulkan oleh anggota Elle, mereka juga telah disuntikkan sesuatu didalam tubuh masing-masing gelandangan tersebut.


"Aku mohon jangan sakiti anakku, biar aku saja yang merasakannya jangan anakku." teriak Haruko, saat melihat gelandangan yang masuk kedalam ruangan tersebut.


"Hahaha tidak akan, aku ingin kau menyaksikan bagaimana perasaan ku ketika melihat apa yang terjadi waktu itu." kata Kayo


"Kalian boleh memulainya sekarang, berikan tontonan yang terbaik." kata Kayo kepada para gelandangan yang ada disana sekitar sepuluh orang pria yang berpakaian usang.


"Berani menyentuh anakku, akan aku bunuh kalian." teriak Hakaku, tetapi tidak dipedulikan oleh para gelandangan tersebut. Mereka terus mendatangi Aiko dan menjamah seluruh tubuh Aiko.


Suara isakan yang keluar dari mulut Aiko membuat Haruko berteriak memohon untuk melepaskan anaknya yang saat itu sedang dilecehkan oleh para gelandangan.


"Aku mohon lepaskan anakku." teriak Haruko


"Hai kalian lepaskan anakku dari tangan kotor kalian." teriak Hakaku saat salah satu gelandangan memegang milik Aiko.


"Kalian juga bisa melakukan itu pada wanita ini, sampai kalian puas." kata Kayo menunjuk pada Haruko


Mendengar itu ada sebagian gelandangan yang menghampiri Haruko untuk memulai aksi mereka.


"Jangan pergi kalian, jangan mendekat padaku." kata Haruko saat salah seorang gelandangan mencoba memegang tangannya.


"Hei kalian menjauh dari istri dan anakku, aku akan memberi kalian uang yang banyak." kata Hakaku kepada gelandangan.


"Kami tidak butuh, yang kami butuhkan adalah tubuh anak dan istrimu.* kata salah satu gelandangan dan langsung merobek buku Haruko yang hanya bisa terisak karena tidak bisa melawan.


"Menyenangkan bukan melihatnya." kata Aiko kepada Hakaku setelah anak dan istrinya berteriak kesakitan menerima serangan para gelandangan.


"Bangsat kau, akan aku bunuh kau anak sialan." teriak Hakaku.


"Hahahaha aku yang akan membunuhmu karena telah membunuh keluargaku. Akan aku berikan siksaan yang teramat menyiksa bagimu dan juga keluargamu yang telah membunuh keluargaku." kata Kayo sambil mengeluarkan pisau dan menghampiri Hakaku.


Kayo langsung menusuk paha Hakaku dan menariknya kebawah sehingga daging yang berada di paha Hakaku terbelah dan mengeluarkan darah segar. Belum puas dengan itu Kayo menusukkan pisau itu kembali ke paha satunya lagi dan melakukan hal yang sama membuat Hakaku berteriak.


"Akkkkkk" teriak Hakaku


Suara teriakan dari ketiga target mereka beradu dengan suara erangan para gelandangan yang saling bersahutan. Sedangkan para bodyguard Hakaku sudah tidak bernyawa lagi karena secara perlahan-lahan tubuh mereka melebur seperti cairan.


Elle yang melihat itu hanya tersenyum sambil makan keripik yang dibawanya dari hotel tadi.


"Kayo apa kau puas dengan ini semua." kata Elle kepada Kayo


"Iya nona saya puas, sebentar lagi akan saya akhiri hidup mereka." kata Kayo dan diangguki oleh Elle, saat Elle ingin berjalan menghampiri kayo sebuah suara mengagetkannya.

__ADS_1


"Selangkah saja berjalan dari tempatmu akan aku habisi." kata suara tersebut


Bersambung....


__ADS_2