Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Makan Bersama


__ADS_3

Setelah acara pernikahan Kayo dan Boy, mereka akan melanjutkan makan makan bersama setelah membersihkan diri masing-masing. Boy tidak hentinya mengikuti kemanapun Kayo pergi membuatnya risih. Apa lagi saat ini mereka sedang dikamar untuk membersihkan diri baru berkumpul lagi untuk makan siang.


"Mengapa kau mengikuti ku terus, sana pergi." kata Kayo yang sedang berjalan menuju kamar mandi.


"Aku tidak mau pergi sesenti pun darimu." Boy


"Tapi aku mau kekamar mandi." kata Kayo


"Nanti jika kamu kesusahan membuka bajumu aku bisa membantu membukanya, dan kalau kau terjatuh aku bisa menolongmu." kata Boy


"Kau ini tunggu aja di atas ranjang." kata Kayo


"Tidak mau sebelum kau mencium pipi ku." kata Boy


"Tidak mau." kata Kayo


"Kalau tidak mau ya tidak apa, aku juga akan ikut masuk kedalam kamar mandi." kata Boy dengan senyum mesumnya.


"Pergi tidak, atau aku akan menghajar mu." kata Kayo dengan marah


"Tidak apa, hajar saja dan aku akan menghajar mu diatas ranjang itu memberi kenikmatan padamu." kata Boy sambil menunjuk ranjang mereka dengan senyum mesumnya.


"Dasar." kata Kayo menghentakkan kakinya


cup


Kayo mencium pipi boy, dan langsung masuk kedalam kamar mandi dan menguncinya setelah mencium pipi boy.


"Tadi itu apa." kata Boy memegang pipinya yang baru saja di cium oleh Kayo si wanita berwajah datar dan bar-bar itu.


"Habis kau malam nanti, akan aku buat kau tidak bisa bangun dua hari." teriak Boy dengan senyum mesumnya


Karena Kayo sedang didalam kamar mandi Boy membuka leptop dan melakukan beberapa pekerjaannya yang selama beberapa hari ini tertunda karena sedang menjalankan misi mengejar cintanya.

__ADS_1


Boy yang sedang asyik mengerjakan pekerjaannya, mendengar ada suara pintu terbuka. Boy langsung memberhentikan pekerjaannya dan melihat Kayo yang baru keluar dari kamar mandi dengan menggunakan jubah mandi dan rambut yang basah membuat Boy langsung tersenyum mesum.


"Sayang bagaimana jika kita enak-enak dulu." kata Boy menghampiri Kayo dan memeluknya.


"Jangan macam-macam ya, kita akan makan siang bersama yang lainnya sebentar lagi." kata Kayo dan mendorong Boy agar dia bisa menetralkan jantungnya yang berdetak dengan kencang.


"Aduh kenapa jantungku berdetak dengan kuat, apa aku sakit jantung. Aku akan memeriksakannya nanti ke rumah sakit." batin Kayo


"Aduh kenapa istriku ini menggemaskan sekali." batin Boy


"Iya aku atau sayang, aku mandi dulu ya sayang." kata Boy


Cup


Sebuah ciuman mendarat di bibir Kayo, sebelum Boy masuk kedalam kamar mandi dan langsung masuk kedalam kamar mandi sebelum kelinci imutnya itu berubah menjadi harimau betina.


"Boy." teriak Kayo saat boy telah masuk kedalam kamar mandi.


Setelah selesai mereka langsung menuju meja makan karena semua sudah ada di taman belakang untuk makan siang bersama. Kayo berjalan dengan wajah datarnya sedangkan Boy menampilkan senyum sumringah ya membuat semua orang disana hanya bisa menahan ketawa karena ulah sepasang pengantin tersebut.


"Sepertinya kau bahagia sekali." kata Arc kepada Boy saat sudah berada didekat mereka


"Jelas aku sangat bahagia, lihat disamping ku ada istriku ini." kata boy sambil memeluk pinggang kayo.


"Lepas." kata Kayo yang risih saat di lihat orang karena Boy memeluk pinggangnya.


"Tapi istrimu tidak bahagia sepertinya." kata Arc kembali.


"Tenang saja, sebentar lagi dia akan tersenyum lebar saat sudah bertemu dengan adikku." kata Boy dengan senyum mesumnya.


"Adik" kata Kayo


"Iya adikku." kata Boy dan membawa tangan Kayo ke area bawahnya yang membuat Kayo langsung melototkan matanya.

__ADS_1


"Yakkkkk dasar mesum." teriak Kayo sambil mendorong Boy sampai terjatuh ke tanah.


Sedangkan semua orang tertawa melihat wajah Kayo yang memerah menahan marah karena ulah suaminya.


"Sayang, tega kau mendorong suamimu yang tampan ini." kata Boy


"Karena kau itu mesum" kata Kayo dan langsung mencari tempat duduk didekat Bianca.


"Sudah mari kita makan sekarang, dari tadi perutku sudah lapar." kata Jimmy yang sedari tadi melirik lobster yang sudah membuat air liurnya hampir menetes.


"Iya mari kita makan." kata Mama Amanda.


"Tapi aku tidak mau makan." kata Boy membuat semua memandangnya.


"Kenapa" kata Elle yang menghentikan tangannya saat akan memasukkan makanannya kedalam mulut


"Aku mau makan disuapi oleh istriku." kata Boy sambil melihat Kayo yang tidak sedikitpun memandang kearahnya.


"Heh dasar, Kayo cepat duduk dekat suamimu dan suapi dia." kata Elle lang sudah jengah melihat tingkah Boy


"Tapi-" perkataan Kayo langsung dipotong oleh kakek


"Cepatlah Kayo, kami semua sudah lapar." kata kakek


"Iya kakek.," kata Kayo langsung Bagun dari duduknya dan menghampiri suaminya boy.


"Dasar bayi." kata Boy


"Iya aku bayi besar mu." kata Boy langsung menarik Kayo untuk duduk disampingnya.


"Ayo suapi suami tampan mu ini." kata Boy sambil melihat wajah istrinya yang sudah merah menahan geram oleh tingkah ya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2