Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Pesawat


__ADS_3

Didalam kamar Elle berbaring diatas kasur, sedangkan kakek sedang menepuk tangan Elle karena Elle yang memintanya.


"Kakek Elle ingin naik helikopter mengelilingi kota." kata Elle melihat kearah kakek


"Iya nanti kakek akan menyuruh Arc membawa kamu menaiki helikopter." kata kakek.


"Aku tak mau dengannya, dia itu jahat kek aku mau pergi bersama dengan Jhon saja." kata Elle.


"Iya nanti kakek akan katakan padanya, sekarang kamu tidurlah kakek akan menemanimu sampai tertidur." kata kakek sambil mengelus rambut Elle.


"Baiklah kek." kata Elle dan memejamkan matanya.


Setelah beberapa lama Elle tertidur, melihat Elle sudah tidur dengan nyenyak kakek langsung keluar untuk menemui yang lainnya.


"Apa Elle sudah tidur Daddy?" kata Mommy Jia saat melihat kakek sudah turun kebawah.


"Sudah, dan besok dia ingin naik helikopter keliling kota." kata kakek sambil mendudukkan dirinya di sofa.


"Baiklah aku akan membawanya besok." kata Arc dengan semangat karena istrinya sedang hamil.


"Dia tidak mau pergi dengan mu, dia ingin pergi bersama dengan Jhon." kata kakek kepada Arc


"Aku tidak mau, hanya aku yang boleh membawanya naik helikopter." kata Arc dengan marah.


"Jangan seperti itu Arc, Elle tidak mau denganmu lagi karena kau sudah jelek dimatanya." kata kakek mengejek Arc


"Wah ternyata keponakan ku sangat berkelas, ingin naik helikopter." kata Marsha


"Jelas, calon cicit kakek haruslah berkelas." kata kakek dengan semangat.


"Dia cucuku juga Daddy." kata Daddy David


"Dia anakku, jangan coba-coba untuk mengambil alih anakku jika sudah lahir." kata Arc pergi dari sana dan menuju ke kamarnya.


"Dasar bucin." kata mereka semua kompak.


Saat sudah sampai didalam kamar, Arc melihat Elle yang sudah tidur dengan nyenyak ya. Arc langsung mendekati Elle yang sedang tidur.


"Maaf Sweety, aku tidak menuruti kemauan anak kita. Terimakasih sudah mau mengandung anak kita." kata Arc sambil mencium kening Elle


"Anak Daddy, maaf kan Daddy ya karena tidak mau membelikan yang kamu mau. Daddy janji akan menuruti semua yang kamu inginkan." kata arc sambil mencium perut Elle.


"Benar yang kamu katakan" kata Elle sambil membuka matanya. Sebenarnya Elle bangun ketika Arc membuka pintu kamarnya.


"Iya Sweety, aku akan menuruti keinginan kalian. Apapun akan aku lakukan untuk kalian berdua." kata Arc sambil mengelus perut Elle yang masih rata.


"Kalau begitu aku mau kau membelikan anak kita pesawat pribadi" kata Elle sambil duduk bersandar.


"Baiklah, besok akan aku belikan." kata Arc

__ADS_1


"Aku mau sekarang juga dan ingin tidur didalamnya titik." kata Elle


"Baiklah Sweety, tunggu aku akan membelinya untuk kalian." kata Arc pergi keluar kamar, sebelum Arc keluar dari kamar Elle mengatakan sesuatu yang membuat Arc kalang kabut.


"honey, aku beri waktu satu jam, jika dalam satu jam belum ada aku akan pergi dan tinggal di mansion kakek." kata Elle memberikan peringatan.


Mendengar itu Arc langsung keluar dari kamar dan berlari menuruni tangga membuat keluarganya heran.


"Ada apa Arc" kata kakek


"cicit kakek ingin pesawat sekarang juga, jika tidak dia tidak mau menjadi cicit kakek." kata Arc membohongi kakek.


"Tidak bisa aku tidak mau kehilangan cicit pertamaku. aku akan menelpon temanku agar memberikan aku pesawat jet sekarang juga." kata kakek langsung menelpon temannya.


Semua yang disana kalang kabut, menelpon teman-teman mereka untuk membeli pesawat jet pribadi yang harus sudah ada saat ini juga titah seorang bumil.


"Arc cepat bawa Elle ke bandara, pesawat yang dia inginkan sudah ada. Kakek membelinya dengan harga yang sangat mahal untuk cicit ku." kata kakek


"Baiklah kakek" kata Arc dan langsung pergi ke kamarnya.


"Wah aku juga mau kakek, aku mau pulau pribadi." kata Marsha


"Aku akan berikan apapun untukmu Marsha, asal kau sudah menikah dan memberikan kakek seorang cicit." kata kakek


"Kenapa harus menikah dan punya anak sih kek." kata Marsha dengan wajah cemberut ya.


"Sudah jangan berdebat, sekarang kita harus memenuhi permintaan bumil. Kalau tidak kita tidak dianggapnya Grandma dan Grandpa ya nanti.' kata mommy Jia


"Ih sok tau." kata Marsha


Tidak begitu lama Elle dan Arc sudah turun menemui mereka.


"Ayu sayang kita naik pesawat yang kamu minta, kakek sudah membelikannya untukmu dan cicit kakek ini" kata kakek menghampiri Elle dan mengelus perutnya.


"Lepaskan tangan kakek dari perut istriku." kata Arc


"Jangan seperti itu dengan kakek." kata Elle sambil melototkan matanya kearah Arc "Aku sayang sama kakek" kata Elle kepada kakek dan memeluknya.


"Kakek juga, seharusnya kamu menikah dengan kakek saja Elle. Jika kamu menikah dengan kakek akan kakek belikan apapun untukmu." kata kakek sambil memandang Arc dengan memperlihatkan senyum sinisnya.


"Kakek" teriak Arc


"Kenapa memarahi kakek Hiks kalau sekali lagi kamu memarahinya aku tidak mau tidur denganmu." kata Elle kepada Arc membuat kakek makin senang karena penderitaan Arc


"Maaf Sweety aku tidak akan marah dengan kakek kok." kata Arc langsung memeluk Elle " Jangan menangis lagi." kata Arc sambil menghapus air mata Elle yang turun sendirinya karena hormon bumil.


"Sudah jangan berdebat terus cepat sekarang kita pergi ke bandara." kata Mommy Jia


"Iya ayo Mommy kita pergi" kata Elle dan menggandeng tangan Mommy dan Marsha. "Honey aku juga mau ajak Mama dan Carl jadi jemput mereka ya." kata Elle

__ADS_1


"Iya aku akan katakan kepada para bodyguard untuk menjemput Mama dan Carl." kata Arc


"Aku mau kamu yang jemput." kata Elle


"Baiklah Sweety aku yang akan jemput." kata Arc dengan pasrah.


Setelah melakukan perdebatan merekapun pergi ketempat yang mereka inginkan sedangkan Arc menjemput Mama dan Carl.


Setelah sampai di bandara Elle melihat pesawat jet yang baru saja dibelikan oleh kakek untuk dia dan anaknya.


"Apa kau suka sayang?" kata kakek pada Elle


"Elle belum melihat isinya kakek, jika isinya tidak sesuai denganku aku tidak mau dan kakek harus membeli yang lainnya." kata Elle, membuat orang yang ada disitu terutama kakek hanya bisa melongo saja atas perkataan Elle.


"Iya apapun untuk kalian berdua." kata kakek kepada Elle "Ayo kita masuk kedalam melihat isinya." kata kakek


"Ayo semuanya kita masuk." kata Elle dengan semangat


"Calon keponakanku sangat materialistis ternyata." batin Marsha


"Ya ampun cucuku sangat berkelas dalam mengidam." batin Mommy Jia


"Belum genap satu bulan cucu ku sudah memeras kakeknya apalagi jika sudah lahir." batin Daddy David


Elle yang mendengar pikiran semua orang hanya senyum saja karena saat ini dia sangat bahagia mendapatkan pesawat jet.


Setelah masuk kedalam jet pribadi tersebut, Elle sangat mengagumi isi yang ada didalamnya.


"Apa kau menyukainya Elle?" kata kakek


"Hemmm Elle suka kakek." kata Elle


Saat asyik melihat isi didalam jet Arc datang bersama Mama dan Carl.


"My" teriak Carl saat melihat elle, semua yang ada disana langsung menoleh kearah suara.


"Hai sayang" kata Elle dan ingin menggendong Carl tapi tidak dibolehkan oleh Arc.


"Tidak boleh menggendong Carl Sweety, nanti baby ya kejepit." kata Arc


"Apaan sih, mana ada yang seperti itu." kata Elle protes


"Kau itu keterlaluan arc, biarkan saja Elle menggendong Carl." kata Mommy Jia


"Tidak apa My, nanti kasian adik ya cal." kata Carl yang ada di gendongan Arc


"Aduh manisnya anak Mommy." kata Elle sambil mencium pipi Carl.


"Selamat ya sayang, jaga kandungan mu dengan baik." kata Mama Amanda.

__ADS_1


Malam ini mereka semua tidur didalam jet pribadi tersebut karena permintaan bumil yang tak mau dibantah sedikitpun.


Bersambung.....


__ADS_2