
Saat ini Elle berada dikamar Kayo, karena menunggu Egon dan para anggotanya yang baru saja datang ke negara J.
"Apa mereka sudah sampai" kata Elle kepada Kayo
"Sudah nona, mereka sedang menuju kesini." kata Kayo
"Bagus, kita akan memulai membalaskan dendam mu Kayo. Aku tidak suka melihat wanita itu selalu merendahkan mu." kata Elle sambil melihat video yang ada di ponselnya.
*****
Sedangkan disebuah rumah mewah kediaman Hakaku, dihebohkan dengan kondisi anaknya yang pulang dari mall dalam keadaan pingsan dan juga banyaknya lebam karena tamparan Elle dan Kayo.
"Apa yang terjadi dengan anakku." kata Haruko
"I..itu, Aiko di pukul oleh Okina dan temannya." kata Izumi teman Aiko
"Apa dasar anak kurang ajar, aku akan membunuhnya." kata Haruko sambil mengeluarkan ponselnya untuk menelpon suaminya.
📞Haruko
Cepat pulang, anakmu dipukul oleh Okina
📞Hakaku
Apa, tidak bisa dibiarkan aku akan pulang sekarang juga.
Setelah beberapa saat Hakaku pulang kerumah mewah tersebut dengan perasaan marah karena mendengar anaknya terluka.
"Apa yang terjadi?" kata Hakaku saat masuk kedalam rumah dan melihat istrinya sedang duduk di sofa tamu.
"Anakmu telah dipukul oleh ja*ang itu dan juga temannya, kita harus memberi pelajaran padanya karena telah menyakiti anak kita." kata Haruko.
"Iya, aku tidak akan membiarkan dia hidup seperti dulu, harusnya kita juga membunuhnya seperti kita membunuh seluruh keluarganya. Akan aku perintahkan para bodyguard kita untuk mencarinya dan juga membuatnya merasakan apa yang anak kita rasakan. Aku akan mengatakan pada para bodyguard kita untuk memper*osanya dan membunuhnya dan juga temannya." kata Hakaku dengan marah.
"Iya, kita harus secepatnya melakukan itu." kata Haruko
"Sekarang dimana Aiko" kata Hakaku
"Dia ada dikamar, setelah dokter memeriksanya dan meminum obatnya." kata Haruko.
__ADS_1
"Aku ingin melihatnya." kata Hakaku dan pergi menuju kamar anaknya.
*****
Elle yang sedang asik melihat video tersebut langsung mengalihkan pandangannya saat pintu kamar Kayo diketuk, mendengar pintunya diketuk Kayo langsung membukanya dan masuklah Egon beserta yang lainnya.
"Apa kalian sudah siap untuk bersenang-senang?" kata Elle
"Kami siap nona" kata mereka serempak.
"Bagus, untuk menangkap ikan kita perlu umpan yang segar." kata Elle sambil melihat Kayo dan tersenyum
****
Saat ini Kayo sedang berada disebuah restoran untuk makan malam seorang diri, karena nonanya sedang bersama dengan Tuan Arc.
Saat sedang asyik makan makanannya Kayo dikejutkan dengan sebuah suara yang sangat dikenalnya.
"Okina" kata suara itu
"Ken" kata Kayo saat melihat siapa yang memanggilnya
"Hemmm" kata Kayo
"Apa aku boleh duduk disini." kata Ken
"Hemmmm" kata Kayo
"Selama ini kau tinggal dimana, aku sudah lama mencari mu" kata Ken dan ingin memegang tangan Kayo tapi tidak jadi karena Kayo menarik tangannya.
"Aku tinggal di negara L." kata Kayo datar
"Apa kau masih marah dengan ku karena memutuskan mu tanpa penjelasan." kata Ken
"Tidak." kata Kayo dan langsung berdiri dari tempatnya untuk pergi karena malas berbicara dengan Ken.
Saat Kayo ingin pergi, Ken langsung menarik tangan Kayo.
"Okina, sebenarnya aku masih mencintaimu. Aku terpaksa memutuskan mu karena Aiko dan Izumi memfitnah mu. Dia mengatakan bahwa kau telah pergi bersama seorang pria kesebuah hotel.Maaf seharusnya aku mencari tau kebenarannya dulu tapi aku malah langsung memutuskan mu. Apa kau masih mencintaiku Okina, aku ingin kita kembali bersama." kata Ken
__ADS_1
"Ak-" perkataan Kayo terpotong ketika sebuah suara yang dikenalnya.
"Sayang, apa yang kau lakukan disini." kata suara itu
"Siapa kau memanggil dia sayang, apa kau mengenalnya Okina." kata Ken ketika melihat seorang pria memanggil Kayo/Okina dengan sebutan sayang.
"Aku kekasihnya, jadi lepaskan tangan kotor mu yang penuh dengan kuman dan bakteri dari tangan kekasihku yang sangat bersih." kata pria tersebut siapa lagi kalau bukan Boy yang sedari tadi melihat apa yang terjadi diantara Kayo dan pria tersebut yang bernama Ken.
"Kau jangan mengada-ada, Okina apa benar dia kekasihmu." kata Ken bertanya kepada Kayo
"Iya dia kekasihku, jadi lepaskan tanganmu dariku." kata Kayo dan langsung menghentakkan tangannya dari genggaman tangan Ken setelah itu langsung memeluk lengan Boy.
"Sebenarnya malas sekali aku mengakuinya sebagai pacarku, tapi hanya dengan cara ini aku bisa terhindar dari playboy cap cicak itu." batin kayo
"Dengar itu, pergi sana." kata Boy
Setelah mendengar perkataan Kayo, Ken langsung pergi dari hadapan Kayo dan Boy.
"Terimakasih telah membantuku." kata Kayo dan ingin pergi dari hadapan Boy tapi tidak jadi ketika Boy memegang tangannya.
"Ada apa lagi." kata Kayo
"Aku tidak ingin ucapan terimakasih." kata Boy
"Jadi kau mau aku traktir makan, bukannya kau seorang CEO yang kaya." kata Kayo
"Aku ingin ini" kata Boy menunjuk bibirnya memberi kode bahwa dia ingin imbalan dicium di bibir.
"Dasar mafia perjaka mesum." kata Kayo langsung pergi dari hadapan Boy
"Sayang, jangan pergi atau kau ingin tidur bersama." teriak Boy membuat pengunjung yang ada di restoran itu langsung melihat kearahnya dan Kayo.
"Maaf mengganggu, pacarku sedang merajuk karena dia tidak diberi sebuah ciuman." kata boy dengan santai membuat Kayo yang mendengarnya langsung melototkan matanya kearah Boy
"Ada apa sayang, kemarilah biar aku bisa memelukmu." kata boy
"Dasar gila." teriak Kayo
"Iya aku gila karena mu." teriak Boy kembali, karena tidak mau semakin malu atas perbuatan boy Kayo langsung melangkah pergi keluar dari restoran tersebut. Dan saat pergi dari restoran itu sudah ada yang mengikutinya dari jarak yang tak begitu jauh.
__ADS_1
Bersambung.....