Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab28~Siuman~


__ADS_3

Hai,,,,,,,πŸ–οΈπŸ–οΈπŸ–οΈ


Untuk kamu yang setia dan baik hati πŸ₯°


Tolong tinggalkan jejak nya ya πŸ₯°


Salam kenal dari Ai WatiπŸ₯°πŸ€β€οΈ


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹ Happy reading πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Di rumah sakit.


Semua orang tengah menunggu di depan pintu UGD dengan perasaan panik , karena sudah tiga jam menunggu , tetapi sang dokter belum terlihat membuka pintu tersebut.


"Bu Sinta , maafkan kami." ucap Ratna. dirinya merasa bersalah atas kecelakaan tersebut , karena yang di incar adalah anaknya.


"Bu Ratna tak perlu minta maaf , ini bukan salah Bu Ratna, semoga anak-anak kita mampu melewati ini semua." terang Sinta sambil memeluk Ratna. Sinta dan Ratna pun menangis terisak-isak .


Selang beberapa menit ,pintu UGD pun terbuka ,dan nampak lah seorang dokter keluar. "dok gimana keadaan anak kami." tanya Ratna. "alhamdulilah kedua anak ibu sudah melewati masa kritisnya." jawab sang dokter.


"Alhamdulillah." ucap mereka kompak.kini Ica dan Sindi di pindahkan ke ruang VIP.


Ratna menatap wajah teduh Ica yang sedikit pucat,. "Apa yang sebenarnya terjadi nak." batin Ratna. tiba-tiba tangan Ica bergerak dan tak lama kemudian suara Ica terdengar."Bu." ucap Ica pelan.


"Alhamdulillah, kamu sudah sadar nak." ucap Ratna. Ica tersenyum manis kearah Ratna ,lalu beralih ke arah Ifan dan terakhir ke arah Zidan. "mas." ucap Ica. Zidan perlahan mendekat ,ia duduk sambil menggenggam tangan Ica.


"Alhamdulillah, akhirnya mas bisa mendengar lagi suaramu." tutur Zidan. Ica merasa terharu mendengar perkataan kekasihnya. "terimakasih banyak mas." ucap Ica tulus.


"Apa yang sebenarnya terjadi ca , katakan pada mas." ucap Zidan selidik. Ica pun menceritakan awal kejadian sebelum kecelakaan itu terjadi. Zidan langsung mengepalkan tangannya mendengar penuturan kekasihnya.


"Sudah ku duga ayah dan Mira dalang dari semua ini." batin Zidan. Ifan yang melihat raut wajah Zidan berubah setelah mendengar perkataan kakak nya itu semakin penasaran. "aku harus tau siapa orangnya." batin Ifan.


"Istirahatlah ,mas ada perlu sebentar." ucap Zidan . Belum sempat Zidan melangkah ,Ica sudah dulu memegang tangannya. Zidan menatap Ica yang sedang menggelengkan kepalanya. Ica tau kemana Zidan akan pergi , dirinya takut Zidan melakukan sesuatu terhadap ayahnya.


Zidan pun tersenyum manis kearah Ica ,lalu ia duduk kembali di samping Ica. "apa segitu kangennya , hingga tidak mau di tinggal." Zidan sengaja menggoda kekasihnya.

__ADS_1


"Apaan sih mas." ucap Ica tersipu malu. "mas nggak akan lama , nanti kalau udah selesai ,mas balik lagi kok." tutur Zidan. ia sengaja bicara seperti itu , karena tak ingin Ratna curiga , kalau dirinya akan membuat perhitungan dengan ayahnya.


Zidan pun melangkah pergi menuju tempat parkir, tapi sebelum dirinya masuk mobil , tiba-tiba suara Ifan terdengar. "kak Zidan tunggu." ucap Ifan . ternyata sedari tadi Ifan mengikuti dirinya.


"Ada apa fan." ucap Zidan. "apa kecelakaan kak Ica ada kaitannya dengan wanita itu?." tanya Ifan selidik. Zidan pun menganggukkan kepalanya. "kamu benar, Mira ikut terlibat dalam kecelakaan itu , bahkan dua hari yang lalu Mira sudah di bebaskan dengan jaminan." terang Zidan.


Ifan hanya bisa mengepalkan tangannya. "ingin rasanya aku memukuli wajah wanita itu." batin Ifan. "Ifan tolong jaga Ica dan ibu , jangan biarkan orang asing masuk , aku sudah kerahkan orang-orang ku untuk berjaga-jaga di luar dan di dalam rumah sakit." terang Zidan.


"Baiklah ,aku ke dalam ,hati -hati kak Zidan." ucap Ifan. Zidan mengangguk kemudian ia melesat pergi menuju rumah orangtuanya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Di apartemen Mira .


"Aku sudah melakukan apa yang kamu perintahkan, kini giliran aku untuk menagih janji." ucap Mark orang suruhan Mira.


"Apa yang kamu inginkan katakanlah." ucap Mira dengan santai. Mark kemudian mendekati Mira yang sedang duduk, tangannya perlahan meraba paha Mira yang sejak tadi terlihat menggoda.


"Aku mau dirimu baby." Mark membisikan ke telinga Mira. seketika Mira langsung menganggukkan kepalanya ,"dengan senang hati." suara Mira terdengar sangat indah di telinga Mark , ia tersenyum penuh arti.


Suara ******* lolos di bibir Mira sehingga Mark semakin bersemangat ,dan terjadilah pergulatan yang sangat panas di antara mereka.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Zidan kini sudah sampai di kediaman orang tua nya , dengan langkah cepat Zidan masuk.


"Assalamu'alaikum." ucap Zidan. "wa'alaikum salam." Zidan itu kamu nak ,ibu sangat rindu." ucap Diana . ia langsung memeluk anak semata wayangnya itu.


"Maaf Bu ,aku tak suka basi -basi." terang Zidan . "apa maksudmu." ucap Diana.


"Aku sudah tau ,ayah dalang dari kecelakaan yang menimpa Ica." ucap Zidan geram. "baguslah kalau kamu sudah tau." ucap Johan .yang tiba-tiba datang.


"Kenapa ayah tega melakukan hal itu." ucap Zidan sambil menahan emosi."ayah melakukan itu supaya kamu mau meninggalkan gadis kampung itu." ucap Johan.


"Sampai kapan pun aku tak akan pernah meninggalkan Ica." ucap Zidan tegas. "baiklah bila itu mau mu , jangan salah kan ayah kalau sampai terjadi lagi sesuatu yang lebih dari ini." ancam Johan.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi." ucap Zidan. "nak turuti apa kata ayahmu ,ini demi kebaikan keluarga kita."bujuk Diana .


"Maaf Bu ,aku tak bisa menuruti keinginan kalian , karena Ica adalah kebahagiaan ku." terang Zidan. "tapi dia tidak sederajat dengan kita sayang." ucap Diana ."tahta belum tentu bisa menjamin kebahagiaan." tutur Zidan.


"Tau apa kamu tentang bahagia." ucap Johan dengan nada sinis. "aku pertegas kan sekali lagi , aku tidak akan pernah meninggalkan ica ,dan satu lagi jangan pernah mengusik kebahagiaan kami ,permisi." Zidan langsung pergi meninggalkan rumah orangtuanya.


"Zidan tunggu nak dengerin ibu dulu ,Zidan." Diana terus berteriak tetapi Zidan tidak menghiraukan nya. "gimana ini ayah." keluh Diana .


"Ibu tenang aja ,ayah sudah punya rencana ,dan ayah pastikan anak kita akan menuruti kita." ucap Johan. "rencana apa itu ayah." Diana semakin penasaran. "nanti kamu juga akan tau sayang." Johan menyeringai.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Zidan mengendarai mobil dengan keadaan kesal karena perkataan orang tuanya. "kenapa ayah terus menerus ingin mencelakai kekasihku , dimana rasa kemanusiaan ayah, kalau aku punya bukti ,aku sudah melaporkan mu ayah." batin Zidan .


"Apapun alasannya aku tidak akan membiarkan ayah merusak kebahagiaan ku." gumam Zidan.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Di rumah sakit .


"Nak , sebenarnya nak Zidan itu pergi kemana? ,tadi ibu melihat nya seperti sedang menahan emosi." tutur Ratna. "tidak ada apa-apa Bu , hanya sedikit masalah di kampus." Ica terpaksa berbohong.


"Tapi." belum sempat Ratna berbicara Ica sudah memotong nya ,"udah Bu ,ibu nggak usah banyak berpikir , mas Zidan pasti bisa mengatasi masalah nya , percaya sama Ica." ucap Ica meyakinkan. Ratna pun mengangguk tanda mengerti.


"Tatapan matamu tidak bisa berbohong nak, ibu akan mencari tau sendiri apa yang sebenarnya terjadi." batin Ratna.


Penasaran kan apa yang akan terjadi ,ikuti terus kisahnya ya😊.


❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️


MAAF TELAT UPDATE πŸ™


AKU MEREVISI ULANG BAB INI


MOHON DUKUNGANNYA YA πŸ₯°

__ADS_1


SEE YOU πŸ–οΈπŸ–οΈπŸ–οΈ


__ADS_2