Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Ingatan


__ADS_3

Disebuah negara J enam tahun lalu


flashback


Disebuah kamar yang mewah terbaring seorang wanita berumur sekitar kepala empat. Mata itu tiba-tiba saja terbuka dari tidur panjangnya. Tapi menutup kembali karena pancaran cahaya lampu yang menyilaukan mata, setelah menyesuaikan cahaya dengan matanya, wanita tersebut membuka kembali matanya.


"H...haus." lirihnya karena merasa jika tenggorokannya sangatlah kering. Untung saja saat dia terbangun dari tidurnya seorang perawat masuk untuk melihat keadaannya. Perawat yang melihat wanita tersebut sudah sadar dari komanya selama ini sangat terkejut.


"N...nona anda sudah sadar." kata perawat tersebut terbata.


"H..haus." kata wanita tersebut, perawat langsung mengambilkan minuman dan meminumkannya kepada wanita tersebut dan juga menekan tombol yang ada di dekat ranjang tersebut.


Setelah beberapa saat para Dokter khusus merawatnya sudah datang untuk melihat keadaan wanita tersebut.


"Apa yang terjadi" kata Dokter tersebut pada perawat karena dia belum menyadari jika wanita tersebut sudah sadar.


"Dokter Dia sudah sadar." kata perawat tersebut.


Mendengar itu dokter langsung menghampiri ranjang yang ditempati wanita tersebut. Dan langsung memeriksa keadaan wanita tersebut, tiba-tiba pintu kamar tersebut terbuka dengan kasar dari luar.


"Apa wanita itu sudah sadar?" kata seorang pria yang masih terlihat sangat tampan meski umurnya hampir berkepala lima.


"Iya Tuan, nona ini sudah sadar." kata Dokter tersebut setelah memeriksa keadaan wanita tersebut.


pria tersebut menghampiri ranjang wanita itu, dilihatnya wanita tersebut dengan senyum yang merekah. Wanita yang melihat pria itu juga membalas senyumannya.


"Apa Anda ingat nama Anda nona." kata Dokter tersebut


"Aku tidak ingat siapa namaku. Anda siapa, apa anda keluargaku?" kata Annchi dan bertanya pada pria yang baru datang tadi.


"Saya Toshio Saito, panggil saja Hio. Bukan saya menemukanmu ketika saya pergi ke negara A dalam keadaan yang sangat memperihatinkan. Sekarang kita berada di mansionku, di negara J. Aku tidak tau dimana kamu tinggal ketika menemukanmu, jadi terpaksa aku membawa mu ke negara ini dalam keadaan koma." kata Hio


"Apa jadi aku koma selama ini." kata Annchi terkejut. "Sudah berapa lama aku koma?" kata Annchi kembali


"Anda sudah lama koma nona, sekitar lima belas tahun." kata Hio kembali.


"Apa Li...lima belas tahun." kata Annchi terkejut


"Iya nona, apa Anda sama sekali tidak mengingat nama mu" kata Hio kembali


"Tidak, aku tidak mengingat sama sekali nama ahkkkk..." teriak Annchi ketika kepalanya sakit.


"Nona sebaiknya anda pelan-pelan saja mengingat siapa Anda, sebaiknya Anda istirahat saja." kata Dokter yang ada disitu.

__ADS_1


suster lalu membantu Annchi untuk berbaring kembali dan memberikan obat agar kepalanya tidak merasa sakit lagi.


"Tuan sebaiknya, jangan memaksa dia untuk mengingat tentang dirinya. Sebaiknya perlahan-lahan saja Tuan." kata Dokter tersebut


"Baiklah, aku tidak akan memaksanya untuk mengingat masa lalu ya." kata Hio.


flashback Off


Seorang wanita paruh baya sedang duduk sambil meminum teh dan ditemani oleh seorang pria paruh baya.


"Anna apa kau tak bosan memandang taman ini." kata pria tersebut


"Aku tidak bosan Hio." kata wanita tersebut


"Tapi aku bosan" kata Hio


"Kalau begitu pergilah keluar dan mencari pasangan." kata Anna kepada Hio


"Untuk apa, jika sudah ada kau di sampingku." kata Hio


"Dasar." kata Anna dan langsung pergi meninggalkan Hio


"Anna tunggu" kata Hio mengejar Anna yang sudah masuk kedalam mansion.


"Kamu mau kemana Rai?" kata Anna


"Aku ingin pergi Ibu." kata Raiden yang biasa menyebut Anna dengan Ibu.


"Hati-hati lah jika berpergian." kata Anna


"Iya, aku pergi dulu." kata Raiden sambil berjalan keluar mansion.


Setelah kepergian Raiden, Anna menyalakan tv untuk menonton. Saat melihat sebuah adegan yang dimana terjadi perkelahian dimana seorang wanita sedang menggendong bayi dan prianya sedang berkelahi, Anna merasa seperti pernah mengalaminya. Tiba-tiba kepalanya terasa sangat menyakitkan.


"Ahkkkkk s...sakit." lirih Anna sambil terduduk diatas lantai. Hio yang melihatnya langsung menghampiri Anna yang terlihat sangat kesakitan.


"Anna, ada apa?" kata Hio dan langsung mengangkat Anna yang sudah pingsan.


"Anna, Anna aku mohon bangunlah.! sambil membawa Anna kedalam kamar Anna.


Kepala pelayan yang melihat Tuannya sangat panik langsung menghampirinya.


"Ada apa Tuan?" kata kepala pelayan.

__ADS_1


"Pak Ryu panggilkan Dokter, cepat!" kata Hio sambil membaringkan Anna diatas ranjang


"Baik Tuan." kata Ryu dan langsung menelpon dokter pribadi keluarga Saito.


Setelah beberapa menit dokter pun datang ke mansion Saito, dan langsung dipersilahkan ke kamar Anna.


"Dokter coba kau periksa Anna, tadi aku melihatnya seperti kesakitan kemudian langsung pingsan." kata Hio dengan wajah khawatirnya.


Saat memeriksa Anna, tiba-tiba mata Anna terbuka. Melihat Anna sudah sadar hio langsung menghampirinya.


"Anna apa masih sakit kepalamu?" kata Hio sambil menggenggam tangan Anna, Anna langsung melepaskan tangan hio dan langsung melotot kan matanya.


"Aku bukan Anna tapi Annchi." kata Anna


"A...apa kau sudah ingat siapa kamu?" kata Hio dan diangguki oleh Anna / Annchi, melihat anggukan Annchi, membuat hio sedikit bersedih karena Annchi sudah mengigat masa lalunya. Hio takut Annchi akan pergi darinya, jujur selama Annchi berada di mansion ya, hio telah jatuh cinta padanya.


"Aku sudah mengingat semuanya, nama ku Annchi wu" kata Annchi kepada Dokter dan juga Hio


"Baiklah, sepertinya anda sudah mulai mengingat masa lalu Anda. Saya minta anda jangan terlalu memaksa jika masih ada yang belum diingat." kata Dokter tersebut.


"Baik Dokter" kata Annchi dan juga Hio.


"Kalau begitu saya undur diri, Tuan Nona." kata Dokter dan langsung keluar dari kamar Annchi.


"Apa masih terasa sakit Annchi" kata Hio kepada Annchi


"Tidak lagi, terimakasih karena telah menyelamatkan aku. Aku berhutang banyak padamu." kata Annchi


"Sesama manusia harus tolong menolong." kata Hio dengan senyumnya yang menawan.


"Apa yang akan kau lakukan sekarang setelah mengingat masa lalu mu." kata Hio kembali.


"Aku akan mencari putriku yang aku tinggalkan disebuah panti yang ada di negara A, dan juga aku ingin mencari siapa dalang yang ingin membunuh keluarga kecil kami." kata Annchi.


"Apa suamimu masih hidup?" kata Hio


"Tidak, dia meninggal ketika melawan orang yang menyerang kami waktu dijalan hiks hiks aku sangat merindukan putriku." kata Annchi sambil menangis, melihat itu Hio langsung memeluk Annchi.


"Tidak apa masih ada aku dan nanti kita akan mencarinya " kata hio, mendengar itu Annchi langsung mengurai pelukannya dengan Hio.


"Apa kau ingin membantuku menemukan putriku?" kata Annchi.


"Iya, aku akan menyuruh anak buah ku untuk mencari anakmu di negara A. sebelumnya kau harus mengatakan apa ada sesuatu yang bisa aku jadikan petunjuk." kata Hio kepada Annchi

__ADS_1


"Baiklah, terimakasih Hio kau telah membantuku selama ini." kata Annchi dan diangguki Hio.


__ADS_2