
Setelah kepergian rubah licik itu, Elle mengajak Arc kembali ke ruangannya. Belum sempat mereka meninggalkan ruangan mitting Carl sudah masuk ke dalam.
"My." teriak Carl ketika melihat Elle
"Hey anak mommy, apa sudah makan es krim ya?" kata Elle sambil mengelus pipi Carl yang terdapat noda eskrim.
"Sudah My, apa My ingin menjemput cal?" kata Carl sambil memeluk kaki Arc "Cal tidak mau pulang, cal mau bersama Edy." kata Carl yang terus saja memeluk kaki Arc.
"Iya, Carl bersama Daddy. Mommy kesini hanya sebentar saja sayang." kata Elle kepada Carl.
"Apa kau akan pulang sekarang Sweety?" kata Arc
"Aku akan ke perusahaan, ada sedikit masalah yang harus aku kerjakan honey." kata Elle.
"Jangan terlalu sering bepergian Sweety, kau sedang hamil." kata Arc sambil membawa Elle dan Carl menuju ruangannya.
"Iya honey, ada Kayo yang selalu menjagaku dan juga para bodyguard. Aku pergi dulu ya honey." kata Elle, mendengar perkataan istrinya Arc langsung menutup mata Carl dan mencium Elle dengan singkat. Sedangkan Jhon dan Kayo yang melihat itu langsung memalingkan wajah mereka.
"Kenapa mata cal di tutup." protes Carl saat Arc menutup matanya.
"Tadi ada debu sayang." alasan Arc yang menurut Elle sungguh tidak masuk diakal, ruangan sebersih ini ada debunya.
"Ya sudah Mommy pergi dulu ya sayang, jangan nakal bersama dengan Daddy." kata Elle sambil mencium pipi Carl dan berlalu dari ruangan itu.
Elle langsung menuju mobilnya bersama dengan Kayo.
"Kayo perintahkan beberapa anggota kita untuk mengawasi rubah licik itu, sepertinya dia belum menerima kekalahannya." kata Elle
"Baik nona." kata Kayo sambil duduk di depan.
__ADS_1
Sedangkan seorang wanita yang sedang berada didalam ruang inap rumah sakit mengamuk karena rencana yang dibuatnya telah gagal.
"Awas saja akan aku bunuh wanita itu, hanya aku wanita yang paling serasi bersama dengan Arc. Lihat saja akan aku buat dia malu dan dan ingin mati saja." kata wanita itu yang tak lain adalah Olivia yang terbaring diatas ranjang karena luka pada punggungnya saat menghantam kaca meja tersebut.
Tidak berapa lama pintu itu terbuka dan memperlihatkan seorang wanita yang telah melahirkannya.
"Apa ada yang sakit sayang." kata ibu Olivia bernama Kate
"Tidak ibu, aku baik-baik saja." kata Olivia biasa saja, dia tidak merasa bersalah terhadap wanita yang telah melahirkannya saat berhubungan dengan ayah kandungnya sendiri. Malah dia menyukai saat ayah kandungnya sendiri menyetubuhinya. Olivia merupakan wanita yang hiperseks sehingga dia tidak malu saat melakukan itu dengan ayah kandungnya asal dia merasa puas.
"Mengapa ini bisa terjadi Oliv, ayahmu mengatakan kau tersandung dan membuatmu terjatuh mengenai kaca." kata Kate
"Aku kurang hati-hati ibu, aku mau tidur." kata Olivia sambil membaringkan tubuhnya dan Kate menyelimuti Olivia dengan selimut.
"Tidurlah, ibu akan menjaga mu disini." kata Kate.
Saat masuk Elle melihat Jimmy yang sedang bercumbu dengan Marsha, melihat itu Elle langsung berdehem untuk memberhentikan kelakuan suami istri yang sedang dirundung gairah.
"Hemmm apa tidak ada tempat lain, sehingga kalian bercumbu disini." kata Elle sambil duduk di sofa.
Jimmy dan Marsha yang mendengar ada yang berbicara langsung melihat orang tersebut yang ternyata Elle, Marsha langsung berlari masuk kedalam kamar pribadi Jimmy membuat Elle langsung tertawa.
"Mengganggu kesenangan orang saja." kata Jimmy sambil mendatangi Elle yang duduk di sofa. "Ada apa kau datang kesini?" kata Jimmy
"Aku ingin menonton siaran televisi di dalam ruangan mu." kata Elle sambil mengambil remote dan menyalakan televisi.
"Ya ampun, hanya untuk menonton siaran yang kau sukai kau harus mengganggu ku." kata Jimmy tidak habis pikir dengan bumil satu ini.
"Aku mau kentang goreng dan juga jus wortel, tolong belikan ya." kata Elle kepada Jimmy
__ADS_1
"Yakkkkk siapa sebenarnya suamimu Elle, mengapa harus aku yang membelikan makan yang ingin kau makan." teriak Jimmy kepada Elle membuat Marsha langsung keluar dari kamar dan menghampiri jimmy dan Elle.
"Ada apa sayang, mengapa teriak-teriak." kata Marsha
"Dia tidak mau membelikan ku kentang goreng dan juga jus wortel." kata Elle sambil memperlihatkan wajah sedihnya pada Marsha.
"Sayang jangan seperti itu, kasian keponakan kita mereka ingin makan kentang goreng dan jus wortel, jadi belikan saja." kata Marsha sambil duduk didekat Elle dan mengelus perut Elle.
"Tenang saja ponakan aunty, paman Jimmy akan membelikan apa yang kalian mau jika dia tidak mau membelikan apa yang kalian inginkan aunty akan menghukumnya." kata Marsha kepada janin yang ada diperut Elle, membuat Jimmy makin geram saja dengan Elle yang memperlihatkan senyuman sinisnya.
"Dasar adik durhaka, merepotkan aku saja." teriak Jimmy dan pergi dari ruangannya untuk membelikan apa yang diinginkan Elle walau dengan menahan geramnya kepada Elle.
Setelah kepergian Jimmy, Elle berbincang dengan santai bersama Marsha. Mereka membicarakan seputar kehamilan Elle, Marsha juga ingin cepat-cepat hamil seperti Elle. Saat sedang berbincang, tiba-tiba pintu ruangan Jimmy terbuka dan masuklah seorang wanita yang berpakaian sexy dan juga asisten Jimmy.
"Maaf nona Elle dan nona Marsha, nona ini memaksa untuk masuk kedalam." kata asisten Jimmy
"Tidak apa kau boleh keluar." kata Elle.
"Baik nona." kata asisten Jimmy
"Bawakan aku minuman dingin." kata wanita itu ketika asisten Jimmy ingin keluar.
Setelah itu dia langsung duduk di depan Elle dan juga Marsha.
"Siapa kamu, dan mengapa mencari Jimmy ?" kata Marsha
"Aku Margaret tunangan Jimmy." kata wanita
Bersambung.....
__ADS_1