Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Wanita Jelek


__ADS_3

Malam harinya , di mansion sedang diadakan barbeque karena sudah lama mereka tidak berkumpul bersama. di halaman belakang sudah ramai.


Elle belum turun karena dia ingin melihat apa yang akan dilakukan Felicia saat melihat banyak sekali para pria kaya saat barbeque nanti dan juga karena ulah suaminya yang tidak berperasaan memakannya tampa ampun.


"Sweety, benar kamu tidak mau turun sekarang? semua sudah ada dibawah." kata Arc yang masih ada didalam kamar karena baru selesai mandi.


"Iya, aku nanti akan turun setelah lelahku hilang karena ulah mu." kata Elle cemberut.


"Maaf sayang, habisnya kau semakin sexy saja semenjak hamil." kata Arc sambil mengelus pipi Elle yang duduk di meja hias yang sedang menyisir rambutnya.


"Aku kebawah dulu ya sweety, dari tadi Carl menggedor pintu kita." kata Arc sambil mencium kening istrinya setelah selesai berpakaian.


"Iya." kata Elle.


Sedangkan disebuah kamar Felicia sedang berdandan dengan semangatnya karena tadi diperbolehkan untuk datang ke acara barbeque di mansion satunya.


"Aku harus berdandan dengan sebaik mungkin agar mendapat perhatian oleh Egon." kata Felicia sambil memoles lipstik di bibirnya. "Tapi penampilanku kurang bagus karena rambutku ini, awas saja nanti wanita-wanita tua itu akan aku buat mereka seperti ini juga saat aku sudah menjadi orang kaya." kata Felicia kembali.


Setelah selesai Felicia langsung keluar dari kamarnya dan berjalan menuju keluar bertepatan dengan Bianca yang akan ke mansion juga.


"Tunggu, kita pergi bersama." kata Felicia ketika melihat Bianca yang melangkah kan kakinya menuju keluar.


"Iya" kata Bianca santai


"Apa sih ini wanita kok macam nenek sihir sih dandanannya, mana bajunya kekurangan bahan lagi dikiranya mau pergi ke klub malam." batin Bianca melihat penampilan Felicia yang sangat glamor.


"Kenapa, apa dandanan ku kurang bagus." kata Felicia saat melihat Bianca memandangnya sedari tadi


"Tidak kok, bagus." kata Bianca sambil berjalan mendahului Felicia


"Apa sih, dia baru melihat wanita secantik aku. Lihat saja penampilannya seperti itu." batin Felicia saat melihat Bianca memakai dress yang sederhana saja.


Sekitar lima menit mereka sampai di mansion, saat masuk mereka langsung disambut oleh para pelayan, Felicia yang melihat itu semakin menampakkan keangkuhannya didepan para pelayan.


"Selamat datang nona Bianca." kata para pelayan


"Hemmm, apa yang lain sudah berkumpul" kata Bianca

__ADS_1


"Sudah nona." kata salah satu pelayan.


"Wah mansion ini sangat mewah sekali, lebih mewah dari mansion aku tinggali." batin Felicia.


Mereka langsung menuju taman belakang, karena semuanya sudah berkumpul. Saat di taman belakang Felicia sangat terkejut karena dia melihat seorang Arcelio Alexander juga hadir di acara itu dan juga Boy Fernandes yang terkenal di negara N juga ada di acara tersebut.


"Ya ampun, bukannya itu tuan Arcelio Alexander dan itu juga Boy Fernandes. untung saja aku berdandan dengan sangat cantik hari ini semoga salah satu dari mereka ada yang tertarik dengan ku." kata Felicia memperbaiki riasannya.


"Mama" kata Bianca menghampiri Mama Amanda


"Hai sayang, sudah dua hari mama gak liat kamu. Apa pekerjaanmu banyak jadi tidak sempat melihat Mama." kata Mama Amanda.


"Iya, banyak sekali. Dimana Abang Jimmy dan kak Marsha, aku tak melihatnya." kata Bianca saat melihat disekitarnya.


"Biasa, mereka masih dikamar. Ini siapa" kata Mama Amanda saat melihat Felicia


"Dia." kata Bianca sambil menunjuk Felicia "Dia itu kekasih mantan suami kak Elle yang jahat itu." bisik Bianca pada Mama Amanda, mendengar perkataan Bianca Mama Amanda langsung merubah raut wajahnya menjadi datar. Mama Amanda sangat membenci wanita yang membuat anaknya menderita.


"O...silahkan menikmati hidangan disini." kata Mama Amanda dan langsung pergi menemui besannya yang ada di meja lainnya.


"Ada apa sih wanita tua itu, menyebalkan sekali ingin sekali aku Jambak rambutnya itu." batin Felicia


"Lihat saja, hari ini adalah malam terakhir untukmu." kata Elle sambil meminum jus wortel.


Dibawah Felicia dengan gencarnya mencari perhatian kepada Arc dan juga Boy yang sedang berbicara.


"Permisi Tuan, apa boleh saya bergabung disini." kata Felicia dengan suara yang dibuat manja.


Arc yang melihat hanya diam saja, karena dia tau siapa wanita yang ada didepannya.


"Silahkan nona." kata Boy yang tidak tau siapa wanita yang ada didepannya.


"Apa kau tidak takut pacarmu akan cemburu saat kau memperbolehkan wanita duduk didekat mu." kata Arc kepada Boy


"Biarkan saja, aku mau melihatnya cemburu." kata Boy dengan sengaja membiarkan Felicia duduk di dekat meja mereka.


"Tapi sepertinya dia tidak cemburu, lihat itu." kata Arc menunjuk kearah Kayo yang sedang berbicara dengan Daniel yang saat itu bertepatan sedang membisikkan sesuatu ditelinga Kayo. Melihat apa yang terjadi boy langsung berteriak membuat semua orang terdiam.

__ADS_1


"Sayang, menjauh darinya." teriak Boy sambil berlari menghampiri Kayo.


"Kesini sayang, jangan mendekat dengan ya." kata Boy menarik tangan Kayo


"Apa sih, lepas." kata Kayo


"Tidak kau cuma boleh dekat dengan aku sayang." kata boy sambil menarik pinggang Kayo membuat mereka saling mepet.


"Aunty Kayo pacalan." teriak Carl saat melihat itu.


"Lepas." kata Kayo sambil mendorong dada boy.


"Tidak akan." kata Boy makin memeluk erat Kayo.


"Sudah jangan melihat mereka terus lebih baik kita makan." kata kakek yang jengah melihat tingkah boy


"Sial dia sudah memiliki kekasih, mengapa dia memilih wanita itu sih wajah yang datar seperti itu." batin Felicia


Saat Felicia ingin duduk didekat Arc, sebuah suara membuatnya langsung memberhentikan niatnya.


"Janan duduk di citu, itu tempat cal belcama Edy." kata Carl sambil mendorong Felicia


"Edy, cal tidak cuka cama aunty jelek ini." kata Carl pada Arc


"Kurang ajar anak ini, awas aja akan aku buat dia menangis nanti." batin Felicia


"Benarkah, mengapa anak Daddy tidak menyukainya." kata Arc sambil mengendong Carl


"calna, wajahnya jelek." kata Carl


"Apa anak, apa tuan Arc sudah menikah." batin Felicia saat mendengar Arc memanggil anak pada bocah yang telah mengejeknya jelek.


"Ya sudah Carl duduk disini, kita menunggu Mommy turun ya sayang. Sebentar lagi Mommy akan turun." kata Arc sambil mendudukkan Carl di dekatnya membuat Felicia duduk dipojokan.


"Apa benar dia sudah menikah, aku ingin lihat siapa istrinya, aku akan merebut tuan Arc dari istrinya lihat saja nanti." batin Felicia


Sedangkan Elle yang mendengar pikiran Felicia hanya tersenyum menyeringai.

__ADS_1


"Hahahaha silahkan jika kau berani merebut milikku, sebelum itu terjadi nyawamu sudah aku kirim ke raja neraka." kata Elle sambil keluar menuju taman belakang.


Bersambung.....


__ADS_2