Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab13~Ancaman~


__ADS_3

Sinta Masih berada di tempat butiknya , ia sedang menunggu Vina yang masih menyelesaikan rancangannya , sementara itu Ica sudah dari tadi di jemput Zidan.


"Buk Sinta , ibu nunggu saya?" tanya Vina , Sinta mengangguk "apa sudah selesai" .


"Sudah buk" Vina sedikit gugup ,"coba kamu perlihatkan hasil rancangan hari ini," Vina langsung menyodorkan beberapa lembar kertas hasil dari rancangannya , yang sedang ia pegang.


Sinta memeriksa satu persatu ,"good ,kamu memang sangat berbakat," puji Sinta ,"terimakasih banyak buk , tanpa kebaikan buk Sinta ,saya mungkin tidak bisa seperti sekarang ini ," ucap Vina tulus .


"Kamu jangan bilang seperti itu , karena jodoh rezeki maut , semua sudah kehendak Tuhan, dan satu lagi, apa kamu sudah minta maaf pada Ica?" tanya Sinta selidik.


"Alhamdulillah sudah buk, terimakasih banyak sudah mengingatkan ,dan saya sangat beruntung mempunyai ibu angkat yang sangat baik," Sinta sangat terharu ,ia langsung memeluk Vina yang kini sedang menitikkan air mata.


"Kamu memang anak yang baik ,kamu harus banyak belajar untuk lebih baik lagi," tutur Sinta, Vina mengangguk ,"baik buk".


~flashback~


Sinta pergi menuju kediaman Vina ,ia akan menasehati anak angkatnya itu, karena kalau di biarkan ,Vina akan terus merasa tersaingi. setengah jam kemudian mobil yang dikendarai oleh Sinta pun sampai.


"Assalamu'alaikum," Sinta mengetuk pintu,"ada tamu , siapa?" Vina yang sedang rebahan di kasur , merasa heran , karena ia jarang kedatangan tamu.


"Wa'alaikum salam, ya sebentar," Vina berjalan menuju pintu ceklek," buk Sinta" Vina nampak terkejut.


"Boleh ibu masuk?" tanya Sinta ," ah,iya silahkan masuk buk" Vina merasa sedikit tegang , pasalnya ,buk Sinta jarang sekali kerumahnya kecuali kalau ada yang penting.


"Mulai besok , hentikan kebiasaan mu mengancam Ica ," deg ,,,,Vina begitu terkejut , Sinta akhirnya tau apa yang ia lakukan pada Ica.vina diam tak berani untuk bicara.


"Kamu tau ,Ica itu adalah tulang punggung untuk keluarga nya ,dan kamu tau , Ica sempat menolak bonus dari ibu hanya karena memikirkan perasaan mu," Vina yang mendengar semua penjelasan Sinta pun semakin terkejut.


"Apa kamu masih ingin mengancamnya?" tanya Sinta selidik.


Vina menggelengkan kepalanya "maaf buk" Vina langsung memeluk Sinta "maafin aku buk ,aku khilaf " Vina menyesali perbuatannya.


"Minta maaf lah pada Ica" Sinta membelai rambut Vina ,"baik buk , terimakasih banyak " Vina bertekad untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi.


~flashback off~


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


"Assalamu'alaikum "Ica membuka pintu rumahnya , di ikuti Zidan ,"wa'alaikum salam,kak" Ifan mencium tangan Ica. "eh ada pak dosen, apa kabar pak" Ifan pun mencium tangan Zidan .


"Alhamdulilah baik, gimana belajar nya , apa ada yang sulit?" tanya Zidan , "sedikit" ucap Ifan cengengesan.


Zidan tersenyum tipis "belajar yang rajin" Ifan menganggukkan kepalanya "tentu".


Ica membawa nampan berisi teh hangat "di minum dulu mas" Ica duduk di sebelah Zidan ,"terimakasih , oh ya,ibu kemana" tanya Zidan ,ia celengak celinguk mencari sosok Ratna.


"Ibu sedang istirahat di kamar , beliau terkena anemia,"ucap Ica sedih, Zidan nampak terkejut "apa sudah ke dokter?" Zidan terlihat khawatir.


"Sudah mas , bahkan ibu sudah di beri vitamin supaya badan ibu tidak mudah lelah" tutur Ica ,"syukurlah" Zidan sedikit lega .


"Sa , mas pamit pulang ,titip salam untuk ibu" Zidan menatap intens pada Ica , "ya mas , hati hati"ucap Ica tersipu malu .


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Rian masih berada di dalam restoran , ia duduk termenung, memikirkan perasaan yang bertepuk sebelah tangan,


"Apa kekurangan ku , kenapa kamu tidak merasakan ketulusan hati ini,"gumam Rian , dirinya sudah sejak lama memendam rasa cinta nya , tapi begitu diutarakan hatinya terasa sakit 💔.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Di kediaman Ratna


Ica bangun lebih awal dari biasanya , ia takut ibunya yang mengerjakan pekerjaan rumah, karena ia tau Ratna tak mau diam melihat anaknya sibuk! di tambah lagi ada tambahan pelajaran di kampus nya yang membuat ica semakin kocar-kacir 😅😅.


"Alhamdulilah selesai juga" ucap Ica sumringah ,"Bu makan dulu " Ica membuka pintu kamar Ratna , ceklek ,,,,


Ica tersenyum ke arah Ratna ,"ayo Bu ,Ica suapin " Ratna pun membuka mulutnya "terimakasih ca , biar ibu sendiri ,kamu makan juga bareng Ifan ,biar nggak telat" Ratna memegang pipi Ica .


"Tapi buk" protes Ica ,"ibu sudah agak mendingan" Ica yang mendengar perkataan Ratna ,merasa bersyukur,"alhamdulilah," Ica memeluk ibunya, sekarang ia sedikit merasa lega .


"Assalamu'alaikum"terdengar suara dari luar , Ifan bergegas menuju ke arah pintu,"wa'alaikum salam" ceklek pintu terbuka"pak dosen" Ifan sedikit terkejut ,


Zidan tersenyum tipis ,"apa boleh masuk?" Ifan yang sedari tadi melongo pun tersadar,"ah ya , silahkan masuk."


Zidan pun masuk sambil membawa bingkisan, "Ifan bisa tolong antar ke kamar ibu ,aku ingin menjenguk nya" ucap Zidan ,

__ADS_1


"Baik pak" Zidan nampak mengerutkan keningnya,"mulai sekarang panggil aku kakak,"protes Zidan "baik kak" jawab Ifan sedikit kaku.


Ifan dan Zidan langsung masuk ke dalam kabar Ratna yang kebetulan sedang terbuka,


"Buk , gimana kabarnya?"Zidan mencium tangan Ratna,"alhamdulilah,sudah agak mendingan"ucap Ratna tersenyum ,"syukurlah,ini buk ,di makan ya" Zidan menaruh bingkisan di atas meja.


Sedangkan dari tadi Ica terus menatap kearah mereka ,ia merasa tersentuh ,Zidan menyayangi dan sangat menghormati ibunya .


Ica mengajak Zidan untuk sarapan "mas mau makan apa biar Ica ambilkan"tanya Ica sambil menata makanan di meja,


"Terserah kamu aja"Ica pun mengambil sayur dan goreng ikan nya, sementara itu Ifan yang melihat keakraban kakak nya , hanya bisa tersenyum sambil melahap makanan nya.


"Ca ,Ifan,ayo berangkat biar sekalian diantar ,Bu ,aku pamit," Zidan mencium tangan Ratna, "hati hati nak" Ratna tersenyum ke arah Zidan ."Bu kami pamit,ibu baik baik di rumah"Ica dan Ifan pun mencium tangan Ratna "hati hati nak "


"Assalamu'alaikum "ucap mereka kompak,"wa'alaikum salam"


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Ica dan Zidan telah sampai di parkiran kampus "terimakasih banyak mas,"Ica tersenyum kearah Zidan hanya mengangguk tersenyum menatap wajah Ica.


"Ca ,mas akan kenalkan kamu sama kedua orang tua mas,apa kamu siap"Zidan masih menatap kearah Ica."in sya Alloh ,siap mas" , Zidan tersenyum bahagia , meskipun hatinya sedikit ragu.


Sedangkan dari kejauhan Mira memperhatikan kemesraan mereka,"permainan akan di mulai."


Ica sudah di dalam ruangan mahasiswa,ia sedang menunggu kedatangan Sindi , tiba-tiba Mira menghampiri nya "Anisa Zahra ,bisa ikut saya sebentar" Ica sedikit terkejut ,lalu ia tersenyum ke arah Mira "baik buk" Mira tersenyum sinis.


Mira mengajak Ica menuju tempat sepi "buk kita mau kemana"tanya Ica sedikit takut karena ia melihat tempat yang begitu sepi ,"kenapa ,apa kamu takut ,oh ya mulai saat ini kamu jauhi Zidan "ancam Mira , matanya menatap tajam.


Ica sangat terkejut dengan apa yang Mira lakukan"maksud ibu apa?".


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


PENASARAN 🤔 DENGAN CERITA NYA,


TUNGGU KELANJUTANNYA YA🌹


MOHON DUKUNGANNYA YA 🥰 DENGAN CARA LIKE VOTE KOMENTAR DAN HADIAH YA 😊

__ADS_1


__ADS_2