Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Pria Tidak Tau Malu


__ADS_3

Di negara L


Jimmy yang sedang mengerjakan pekerjaannya tiba-tiba menghentikan pekerjaannya saat Daniel masuk kedalam setelah mendapat izin dari Jimmy.


"Ada apa Daniel" kata Jimmy setelah Daniel berada di depannya.


"Tuan Mark datang berkunjung lagi Tuan, apa yang harus saya katakan padanya." kata Daniel


"Kenapa sih pria tidak tau malu itu datang terus, apa kau sudah mengatakan jika Elle tidak ada di perusahaan." kata Jimmy


"Sudah Tuan, tapi dia tidak percaya." kata Daniel


"Bawa dia keruangan ku." kata Jimmy


"Baik Tuan" kata Daniel dan langsung keluar dari ruangan Jimmy


"Dasar pria itu, apa dia tidak malu datang ke perusahaan ini setiap hari. Walau ada Elle disini pasti Elle tidak akan mau bertemu dengan pria menjijikan seperti dia itu." kata Jimmy


Tidak beberapa lama orang yang membuat kesal Jimmy sudah ada didepannya.


"Lebih baik kau jangan datang lagi ke perusahaan ini, Elle tidak ada di perusahaan ini karena yang bertanggung jawab atas perusahaan ini adalah aku " kata Jimmy


"Tapi pemilik perusahaan ini adalah Elle, tidak mungkin dia tidak datang untuk melihat perusahaannya." kata Mark


"Walau pun dia ada disini, pasti dia tidak mau bertemu denganmu." kata Jimmy yang sudah jengah dengan Mark yang selalu datang keperusahaan.

__ADS_1


"Aku tidak akan berhenti datang, sebelum Elle menemui ku. Katakan itu padanya, aku akan datang setiap hari untuk menemuinya." kata Mark yang langsung berdiri dan pergi dari ruangan Jimmy.


"Dasar pria tidak tahu malu, sudah menyakiti Elle sekarang ingin bersama kembali." kata Jimmy.


Setelah kepergian Mark dari perusahaan, Jimmy langsung menghubungi ketua keamanan. Tidak begitu lama ketua keamanan sudah berada didalam ruangan Jimmy.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan." kata ketua keamanan.


"Mulai besok dan seterusnya, Pria yang bernama Mark Wriston tidak boleh selangkah pun masuk kedalam perusahaan ini dan jika dia masih bersikeras masuk ke dalam perusahaan seret dia dan lempar ke jalanan." kata Jimmy


"Baik Tuan." kata ketua keamanan


"Kau boleh pergi." kata Jimmy


Setelah ketua keamanan pergi dari ruangan, Jimmy langsung menelpon Elle untuk melaporkan apa yang terjadi.


"Kemana wanita itu, sial ini semua gara-gara wanita matre itu. Awas saja kau Felicia, jika aku menemukanmu akan aku bunuh." kata Mark sambil memukul stir mobilnya.


Setelah meredakan amarahnya Mark langsung kembali ke rumah yang sudah dibelinya yang cukup luas karena dia akan tinggal di negara L.


Sedangkan di negara C, Elle yang baru saja menerima telpon dari Jimmy tersenyum dengan senang.


"Tunggu saja pembalasanku akan aku buat kalian merasakan apa yang Christabelle rasakan pada waktu itu." kata Elle


Hari ini adalah hari dimana akan diadakannya acara ulang tahun perusahaan sekaligus mengumumkan Elle sebagai pewaris dari kekayaan keluarga XU.

__ADS_1


Saat ini Elle sedang berada di ruang kerja kakek Jiazhen, Elle sudah mengerahkan seluruh anggotanya untuk memantau jalannya acara agar tidak terjadi kesalahan.


"Apa kau sudah mempersiapkan segalanya Egon." kata Elle


"Sudah nona, semua sudah sesuai dengan rencana kita." kata Egon.


"Persiapkan semua bukti, aku akan mengeksekusi para tikus pengerat yang menggerogoti perusahaan kakek ku." kata Elle


"Baik nona." kata Egon.


Sedangkan Boy dan Kayo sedang berada di dalam kamar mereka yang sedang berdebat tentang pakaian yang digunakan Kayo.


"Mom, Daddy tidak mau Mommy memakai pakaian itu." kata Boy saat melihat Kayo memakai dress yang di belakangnya terbuka sehingga menampakkan punggung Kayo yang mulus itu.


"Terus apa yang aku pakai." kata Kayo


Boy membongkar koper yang di bawa istrinya dan melihat pakaian apa yang sesuai untuk istri ya. Setelah mengacak istrinya Boy tidak menemukan satupun pakaian yang pantas untuk istrinya gunakan di acara nanti membuat Boy bernapas dengan kasar.


"Tidak ada" kata Kayo dan diangguki Boy "Kalau begitu biarkan Mommy pakai ini saja." kata Kayo kembali


"Tap-" perkataan Boy dipotong Kayo


"Daddy" kata Kayo sambil melototkan matanya


"Baiklah." kata Boy dengan setengah hati.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2