Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Awal Penderitaan Mark


__ADS_3

Mark yang mendapat kabar dari asistennya di negara A langsung keluar dari hotel tersebut dan langsung menelpon kembali asistennya tersebut.


"Sebenarnya apa yang terjadi" kata Mark setelah sambungan telpon tersambung dengan asistennya.


"Maafkan saya Tuan, saya sudah berusaha untuk mengatasi masalah ini tapi tetap tidak bisa. Saham perusahaan terus saja menurun." kata asisten Mark yang berada di negara A.


"Berengsek, cepat atasi masalah ini. Aku akan segera kembali ke sana." kata Mark yang menuju mobilnya.


Saat menuju mobilnya dia tidak menyadari jika dia telah di ikuti. Mark sampai di mobilnya Mark langsung mengendarai mobilnya menuju bandara.


Di perjalanan, Mark terus saja mengumpat akan keadaan perusahaannya yang tiba-tiba saja mengalami penurunan saham.


"Siapa yang ingin bermain-main dengan ku, awas saja jika aku tau siapa yang bermain-main denganku akan aku bunuh. Sial...sial." kata Mark sambil memukul stir mobilnya.


"Saat sedang asyik mengumpat, dari arah belakang sebuah mobil menabrak mobil yang dikendarai Mark, sehingga mobil tersebut oleng dan menabrak pembatas jalan.


Brak.....

__ADS_1


Mark yang berada didalam mobil mengalami luka di tubuhnya dan dalam kondisi pingsan, mobil yang menabraknya langsung menghubungi ambulan agar membawa Mark secepatnya ke rumah sakit. Tidak berapa lama ambulan datang dan membawa Mark ke rumah sakit. Setelah melihat Mark dibawa kerumah sakit, pria tersebut langsung menelpon seseorang.


"Rencana pertama sudah dijalankan." kata pria tersebut dan langsung mematikan sambungan telpon dan pergi dari tempat kejadian tersebut.


Sedangkan Elle yang sedang berada di ballroom hotel terlihat menyunggingkan senyumannya setelah mendapat kabar dari anggotanya.


"Sepertinya kau sangat bahagia Sweety." kata Arc saat melihat istrinya menyunggingkan senyumnya sambil memakan kue yang ada di depannya.


"Jelas aku senang, karena aku mendapatkan harta yang melimpah." kata Elle


"Maksudmu." kata Arc


"Iya, semua hartaku adalah hartamu dan juga anak-anak." kata Arc sambil mencium bibir Elle didepan para tamu, membuat semua yang ada disana tercengang melihat apa yang baru saja terjadi.


"Hei kalian berdua jangan mengumbar kemesraan disini." kata Boy yang saat ini berada di meja yang sama bersama dengan Arc dan Elle.


"Kalau kau iri bilang saja." kata Arc yang tidak peduli ocehan boy.

__ADS_1


"Sialan kau, aku juga bisa seperti itu." kata Boy yang langsung melihat kearah Kayo.


"Apa" kata Kayo yang sudah melihat Boy dengan tatapan tajamnya.


"Tidak ada mom, apa Mommy ini makan lagi." kata Boy yang langsung ciut setelah melihat mata istrinya yang sudah melotot.


"Hemmmm" kata Kayo, membuat Boy langsung mencium bibir Kayo dengan cepat dan langsung pergi mengambilkan makanan untuk istrinya.


"BOY" teriak Kayo membuat semua yang ada di dalam ballroom hotel tersebut memandang kearah meja mereka.


"Hahaha santai saja Kayo, nikmati saja bibir sexynya itu." kata Elle membuat Arc langsung memandang istrinya.


"Bibirku Ebih sexy Sweety." kata Arc tidak mau kalah.


"Hihihi iya bibirmu angkat sexy honey, apa lagi saat mencumbuku." bisik Elle ditelinga Arc dan menggigit ujung telinga arc, membuat Arc langsung pipi Arc merona.


"Awas saja kau Daddy akan aku beri pelajaran nanti saat sudah pulang ke mansion." batin Kayo sambil melihat kearah Boy yang sedang memilih makanan untuk istrinya.

__ADS_1


"Mengapa tengkukku tiba-tiba merasa merindingnya." batin Boy


Bersambung.....


__ADS_2