
Setelah selesai makan, para wanita berkumpul di taman belakang sedangkan para pria berkumpul di ruang keluarga membicarakan tentang perusahaan mereka masing-masing.
Di taman sedang terjadi pembicaraan yang menghebohkan terutama Mama Kinan yang memiliki mulut yang ceplas-ceplos.
"Makasih sudah mengundang kami ke mansion ini. Mansion ini sangat mewah dan sangat luas." kata Mama Kinan.
"Aku kira anakku tidak akan menikah, kalian tau apa tidak" kata Mama Kinan pada para wanita yang ada di sana
"Apa" kata mereka serempak
"Di bokong anakku ada tai lalat nya" kata Mama Kinan, membuat para wanita hanya bisa geleng-geleng kepala saja saat mendengar itu.
"Apa benar Kayo." kata Mommy Jia kepada Kayo.
"I...itu a-" perkataan Kayo terhenti ketika Mama Kinan berbicara lagi.
"Mana mungkin Kayo tau jika, apalagi saat kandangnya diserang burung Pipit anakku." kata Mama Kinan, membuat Kayo hanya bisa diam membatin atas perkataan mertuanya itu.
Sedang para wanita yang mendengar itu hanya bisa tertawa mendengar perkataan Mama Kinan.
"Benar itu, kalau sudah mendapat serangan mana bisa kita melihat apa yang didepan mata tapi hanya memejamkan mata merasakannya." kata Mommy Jia
"Betul itu" kata Mama Kinan.
"Sudah jangan membicarakan hal seperti itu, ingat masih ada yang jomblo diantara kita." kata Elle memandang Bianca dan juga Mama Amanda serta Mama Annchi.
__ADS_1
"Aduh aku lupa, apa kalian mau aku Carikan pasangan. Mau bule seperti apa, apa mau barangnya besar apa kecil seperti punya anakku." kata Mama Kinan membuat ketiga wanita yang dipandang oleh Mama Kinan hanya bisa menundukkan wajah mereka ketika mendengar omongan mama Kinan.
"Jangan malu-malu, katakan saja biar aku Carikan." kata Mama Kinan.
Tiba-tiba Carl datang menghampiri mereka., Carl langsung menghampiri Kayo dan memeluknya.
"Ada apa" kata Kayo ketika Carl memeluknya.
"Carl Lindu dengan aunty Kayo." kata Carl karena sudah empat hari tidak melihat Kayo ada Dimansion ini.
"Aunty juga rindu dengan pria tampan ini." kata Kayo sambil mengelus wajah Carl
"Benal kah, kalau begitu aunty Kayo bisa menemani Carl belmain belsama Diego." kata Carl
"Tidak bisa." jawab sebuah suara
"Kenapa, kata aunty Kayo bisa." kata Carl
"Aku tidak akan membiarkan pria mendekati istriku, termasuk kau pria kecil. Kau pasti ingin mengambil kesempatan agar bisa memeluk istriku kan. Sekarang lepaskan tanganmu dari tubuh istriku. Minta Daddy mu mencarikan istri untukmu." kata Boy sambil melangkah menuju istrinya dan langsung memisahkan Carl dan Kayo.
"Dasal pelit, lihat saja akan cal ambil anak pelempuan yang ada didalam pelit aunty Kayo nanti." kata Carl sambil berjalan kearah Elle.
"Aku tidak akan memberikan anakku pada pria kecil sepertimu." kata Boy
"Aduh, sakit Mommy." kata Boy sambil mengelus pahanya yang dicubit oleh Kayo.
__ADS_1
Membuat wanita yang ada disana tertawa dengan lepas. Mama Kinan sungguh senang berada diantara keluarga Elle karena mereka semua sangat baik.
"Sweety" kata Arc sambil memeluk Elle dari belakang.
"Ada apa" kata Elle sambil mengelus tangan Arc yang memeluknya
"Ayo kita tambah bibit yang ada diperut mu, aku mau anak kembar." kata Arc
Mommy Jia yang mendengar itu tidak habis pikir dengan pikiran anaknya, bagaimana mau menambah anak jika didalam perut sudah ada anaknya yang berumur tiga bulan.
"Arc kau itu bodoh, mana bisa anakmu bertambah jika sudah ada anak didalam perut Elle." kata Mommy Jia sambil menggelengkan kepalanya.
"Tapi aku mau ma, masa burung Pipit nya bisa menghasilkan anak kembar sedangkan aku yang seperti burung Phoenix hanya menghasilkan satu saja." kata Arc dengan wajah sedihnya.
"Jangan berbicara yang tidak-tidak, Carl ada di sini honey." kata Arc menimpali.
Sedang anak yang sedang dibicarakan lagi asyik memakan cemilan yang ada dimeja dan tidak mendengar pembicaraan orang tua.
"Kau harus berguru denganku agar mendapatkan anak kembar, apa kau mau tau apa yang aku lakukan sehingga memiliki anak kembar." kata Boy
"Apa" kata Arc antusias.
"Jangan macam-macam kau." kata Kayo sambil memandang Boy
"Ampun Mommy." kata Boy sambil memeluk Kayo
__ADS_1
Semua yang ada disana tertawa melihat Boy yang sangat takut pada istrinya yaitu Kayo.
Bersambung.....