Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Kelinci Percobaan


__ADS_3

"H...hiu" kata kakek Jiazhen dengan terbata.


"Iya kakek hiu, aku ingin melengkapi peliharaan ku di mansion ini." kata Elle.


"Jadi d....disini banyak hewan buasnya." kata kakek Jiazhen yang kembali syok dengan perkataan cucunya.


"Jangan khawatir Tuan, Elle sudah terbiasa dengan hewan-hewan tersebut." kata Mama Amanda kepada kakek Jiazhen.


"Ya ampun, apa benar dia cucuku mengapa hobinya memelihara hewan buas." batin kaek Jiazhen, Elle yang mendengar pikiran kakeknya tertawa kecil yang hanya didengar Arc dan dirinya.


"Ada apa Sweety?" kata Arc sambil berbisik


"Kakek sangat lucu, lihat wajahnya yang syok mendengar aku memiliki hewan buas." kata Elle kepada Arc.


"Honey, aku mau minum jus." kata Elle kepada Arc


"Baiklah, kau mau jus apa Sweety biar aku yang buatkan." kata Arc kepada Elle sambil mengelus rambutnya.


"Aku mau jus wortel, tapi wortelnya yang baru dicabut dari tanah ya." kata Elle yang membuat Arc dan yang lainnya langsung melongo mendengar perkataan Elle.


"Tapi sweety, ini sudah malam dimana aku bisa mendapatkannya." kata Arc kepada Elle.


"Aku mau ya sekarang, jika tidak pergi saja dari mansion ini." kata Elle sambil pergi ke kamarnya, melihat Elle pergi Arc langsung mengikuti Elle.


"Sweety." kata Arc sambil mengikutinya


Elle tidak peduli akan panggilan Arc, Elle langsung masuk kedalam kamar dan saat Arc ingin masuk kedalam kamar tapi sayangnya Elle lebih dulu mengunci pintu kamar tersebut.

__ADS_1


"Ya ampun, Sweety buka pintunya nanti aku akan mencarikannya dan membuat apa yang kamu mau." kata Arc sambil mengetuk pintu kamar.


Tapi tak ada juga sahutan dari Elle, membuat Arc frustasi. Arc langsung turun kebawah untuk menemui para orang tua dibawah.


"Mana Elle Arc?" kata Mama Amanda


"Dia tidak mau keluar ma, aku ingin pergi sebentar ma mencari apa yang Elle inginkan jika tidak aku akan diusir dari mansion ini, aku tidak mau diusir oleh ya." kata Arc, membuat kakek tersenyum melihat wajah Arc yang frustasi atas tingkah cucunya.


"Kakek jangan tertawa, karena kakek juga akan merasakannya jika kakek tidak mendapatkan apa yang diinginkan Elle tadi "HIU". kata Arc kepada kakek saat melihat senyum diwajahnya dan menekankan kata hiu.


Senyum yang tergores di wajah kakek langsung hilang mendengar perkataan Arc barusan, cepat-cepat kakek merogoh ponselnya untuk menelpon bawahannya membelikan hiu untuk cucu yang baru saja bertemu.


Arc langsung pergi keluar dari mansion untuk mencari apa yang Elle inginkan. Sedangkan Elle yang ada didalam kamar sedang berbaring sambil membaca buku. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, mendengar itu Elle langsung mengangkatnya.


📞Elle


Ada apa


Ada mafia yang dibayar untuk merencanakan pembunuhan terhadap Tuan Arc nona.


📞Elle


Baiklah aku akan ke markas.


Setelah mematikan ponselnya Elle langsung bergegas keluar dari kamarnya menuju markas yang ada di bagian paling belakang mansion.


Setelah sampai didepan gerbang, sudah ada Kayo yang menunggu nona ya.

__ADS_1


"Apa Bruno dan Bianca sudah mendapat siapa yang ingin menyakiti suamiku?" kata Elle sambil memasuki markas mereka


" Sudah nona, Anda bisa melihatnya langsung." kata Kayo sambil mengikuti Elle.


Setelah sampai diruang pertemuan Elle langsung masuk dan duduk ditempatnya, disana sudah ada yang lainnya.


"Apa yang kalian dapat?" kata Elle


"Nona orang yang ingin membunuh Tuan Arc adalah CEO dari perusahaan Eston, nona. Dan membayar mafia Lion untuk membunuh Tuan Arc." kata Egon


"Apa kalian sudah mengetahui lokasi markas mereka?" kata Elle kepada Bruno dan Bianca


"Sudah nona, markas mereka ada didekat hutan bagian selatan." kata Bianca


"Pimpinan mereka bernama Jack, mereka banyak melakukan hal ilegal yang merugikan masyarakat dan juga pemerintahan nona." kata Bruno.


"Hanz apa kau ingin ikut bermain?" kata Elle karena selama ini Hanz hanya berada dibelakang layar saja untuk menjalan kan perintah.


"Aku sudah siap, sudah lama aku ingin beraksi menyaksikan dengan mata kepala ku sendiri hasil dari penemuanku." kata Hanz dengan semangatnya.


"Baiklah kita akan menyerang kelompok mereka yang kecil itu. Pemanasan untuk menghadapi musuh besar kita nanti." kata Elle dan pergi ke dalam ruangan khusus milik Elle yang menyimpan berbagai macam senjata yang sangat canggih.


Setelah beberapa saat, mereka berkumpul lagi setelah membawa apa yang mereka perlukan.


"Hiro dan Eiji bawa obat yang aku minta kemarin, kita akan menjadikan mafia tersebut sebagai kelinci percobaan." kata Elle


"Baik nona." kata Eiji dan pergi keruangan ya untuk mengambil obat yang akan diuji cobakan.

__ADS_1


"Perburuan dimulai" kata Elle dengan seringai yang menggerika.


Bersambung.....'


__ADS_2