Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mencari informasi


__ADS_3

Seorang pria yang berjalan memasuki sebuah ruangan VVIP disebuah restoran tersebut tercengang ketika melihat wanita yang ada dihadapannya saat ini.


"Dia...." perkataannya dipotong oleh asistennya yang mempersilahkan tuannya untuk duduk.


"Tuan, Semua sudah menunggu Anda." kata asistennya.


"Ah..baiklah" kata pria tersebut tapi tetap memandang wanita yang ada didepan matanya. Membuat orang yang dipandang merasa risih.


Arc yang melihat pria yang ada didepannya memandang Elle Tanpa berkedip sangat marah, tapi dia berusaha untuk menahannya.


"Sebaiknya kita makan dulu karena sekarang waktunya makan siang." kata asisten pria tersebut, dan diangguki oleh yang lainnya.


"Sweety, ini makanlah" kata Arc memberikan udang yang sudah dikupasnya kepada Elle dan langsung dimakan oleh Elle.


"Apa kau menyukainya?" kata Arc kembali.


"Iya honey aku menyukainya." kata Elle kembali.


"Maaf Tuan Arc siapa nona ini?" kata pria tersebut.


"Dia kekasihku." kata Arc karena sudah perjanjiannya dengan Arc untuk saat ini tidak ada yang boleh mengetahui hubungan mereka selain sebagai pacar saja.


"O...apa dia berasal dari negara ini?" kata pria tersebut.


"Untuk apa anda bertanya seperti itu Tuan Raiden?" kata Arc dengan aura permusuhannya.


"Aku hanya bertanya saja, karena dia mirip dengan seseorang." kata Raiden.

__ADS_1


Saat Arc ingin menjawab perkataan Raiden, tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah Kayo dengan wajah datarnya dan langsung menghampiri Elle serta membisikkan sesuatu ditelinga Elle. Raiden yang memandang wanita yang ada didepannya langsung melotot kan matanya, karena wanita yang dia ingin cari berada didepannya saat ini. asistennya yang melihat itu langsung tersenyum senang akhirnya dia tidak begitu susah untuk mencari seseorang yang tak tau nama dan juga alamatnya, Tuhan langsung mengirimkan orang tersebut dihadapannya.


"Honey aku harus pergi, maaf tidak bisa lama makan siang bersama denganmu." kata Elle kepada Arc


"Apa ada sweety" kata Arc kepada Elle.


"Ada sedikit masalah di perusahaan." kata Elle


"Iya pergilah, kau!" tunjuk Arc kepada Kayo "Jaga nona mu dengan baik." kata Arc, kayo yang dipanggil hanya cuek saja, Tanpa ancaman Arc pun Kayo akan tetap menjaga nona ya dengan nyawanya sekalipun.


"Aku pergi dulu ya." kata Elle dan akan berdiri tapi langsung dihentikan oleh Arc " ada apa" kata Elle


"Mana ciuman ku" kata Arc dengan wajah cemberutnya, Elle yang mendengar perkataan Arc hanya geleng kepala. Jika dia tidak menuruti kemauan suaminya bisa dia pastikan kalau dia tidak akan bisa keluar dari ruangan ini.


Cup


Elle langsung mencium bibir Arc, dan langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut bersama dengan Kayo. Dua orang manusia yang ada disana tercengang dengan kejadian yang baru saja terjadi, dimana seorang Arcelio Alexander yang kejam dan dingin bisa juga memiliki ekspresi seperti itu.


"Maaf Tuan Arc saya hanya syok saja tadi " kata Raiden. "Tuan Arc nona yang tadi baru saja datang siapa?" kata Raiden kembali.


"Mengapa kau menanyakannya?" kata Arc


"Ah tidak ada apa-apa, saya hanya ingin tau saja." kata Raiden.


"Kau tidak akan bisa mendekatinya, dia itu monster ya kekasihku." kata Arc yang menyebut Kayo dengan monster


"Monster?" kata Raiden kembali.

__ADS_1


"Iya, sekali kau menyenggolnya kau akan dimakan olehnya." kata Arc kembali.


"Wah aku jadi ingin melihatnya menjadi monster." kata Raiden.


"Silahkan saja jika kau ingin melihatnya berubah menjadi monster. Aku sarankan kamu harus memiliki sembilan nyawa untuk menghadapinya." kata Arc kembali.


Asisten Raiden yang mendengar hal tersebut, dengan susah menelan ludahnya sendiri karena perkataan Arc.


"Apa kekasihmu masih mempunyai orang tua Tuan Arc?" kata Raiden yang membuat Arc langsung memicingkan matanya kepada Raiden. Arc tidak suka jika kehidupan kekasihnya diulik oleh orang lain.


"Maaf Tuan Raiden, sebaiknya anda tidak usah menanyakan tentang kehidupan kekasih saya." kata Arc dengan datar, melihat Arc merasa tidak nyaman dengan pertanyaannya Raiden langsung mengalihkan pembicaraan tentang pekerjaan mereka saja.


"Tapi aku masih ingin tau tentang kekasih Tuan Arc, aku akan menyuruh beberapa anak buah ku untuk mencari informasi tentang kekasih Tuan Arc." batin Raiden


Setelah beberapa saat kemudian, pertemuan itu berakhir dengan kerjasama antara Arc dan Raiden dan Arc akan melakukan pemantauan proyek ini nanti di negara J.


Setelah pertemuan itu berakhir dan Arc serta asistennya sudah pergi, Raiden langsung menelpon anak buahnya untuk mencari informasi tentang Elle.


"Tuan, apa tidak akan menimbulkan masalah jika anda mencari informasi tentang kekasih Tuan Arc." kata asistennya


"Aku tau tapi aku sangat penasaran, kenapa wajahnya seperti wajah ibu Anna." kata Raiden, dan asistennya juga membenarkan perkataan Raiden.


"Iya tuan, wajahnya seperti ibu Anna " kata asistennya.


"Tuan, apakah tuan juga ingin mencari informasi tentang wanita yang tadi bersama dengan kekasih Tuan Arc.?" kata asistennya.


"Jelas, aku tidak akan melepaskannya." kata Raiden dengan senyum merekahnya.

__ADS_1


"Baik Tuan." kata asisten Raiden


Bersambung.....


__ADS_2