Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Cinta Di Dalam Perjodohan 3
Bab 134. Kecemasan Riyan.


__ADS_3

Di tengah malam yang begitu larut, Riyan masih mondar-mandir di jalan raya mencari Fara di beberapa tempat. Namun tidak ada sama sekali tanda-tanda keberadaan Fara. Dengan hati penuh cemas, Riyan terus-menerus mencari tanpa menyadari waktu yang sudah menunjukan pukul 1:30 malam. Hubungannya dengan Fara yang masih menjadi rahasia, membuatnya tidak bisa untuk meminta bantuan siapapun dalam mencari Fara.


Karena melihat waktu sudah sangat larut, akhirnya Riyan kembali pulang ke apartemennya. Dengan harapan Fara sudah berada di sana. Tapi setelah memasuki rumah, dia tidak melihat keberadaan Fara di manapun. Termasuk di kamar tidur mereka. Kecemasan Riyan semakin menjadi-jadi, di saat dia tidak bisa menghubungi nomor istrinya.


Di balkon kamar sebuah apartemen yang terlihat begitu sederhana, Fara terduduk di sana dengan raut wajah penuh kesedihan. Hati yang sudah tersakiti oleh sikap Riyan padanya, membuat Fara sampai tidak bisa untuk tertidur di tengah malam seperti itu. Di dalam pikirannya hanya ada bayangan Riyan bersama wanita yang sudah semakin dekat dengan suaminya itu. Yang tidak lain adalah Rena.


Dari pancaran mata wanita cantik itu, terlihat betapa besar rasa kecewa yang sedang dia rasakan. Kesakitan yang di berikan Riyan dalam waktu sekejap, membuatnya tidak berdaya untuk menahan rasa yang sangat menyiksa batinnya. Dengan air mata yang mulai bercucuran, Fara berkata-kata di dalam hatinya.


"Mas,, perjuangan kita dalam hubungan yang telah di ikat dalam pernikahan, telah hancur sebelum di perjuangkan. Mengapa masa lalu itu harus datang secepat ini? Di saat aku sendiri belum bisa memiliki hatimu."


Fara berkata-kata di dalam hatinya dengan tampang yang begitu menyedihkan. Di saat dia begitu mendambakan kebahagiaan hidup bersama laki-laki yang telah menjadi suaminya, malah kehancuran yang tiba-tiba datang menghantam rumah tangganya. Ingin sekali dia memperjuangkan haknya sebagai seorang istri. Namun apalah dayanya, kalau suaminya sendiri telah menyembunyikan status pernikahan mereka.

__ADS_1


"Kamu di mana Fara...? Mengapa kamu membuatku khawatir seperti ini..? Aku minta maaf kalau memang aku salah. Tapi tolong beritahu aku di mana kamu sekarang." Riyan berkata-kata sendirian di dalam kamarnya. Sambil mondar-mandir ke sana kemari.


Riyan yang tidak bisa tertidur karena memikirkan Fara semakin khawatir, di saat melihat waktu sudah menunjukkan pukul 3:30 malam. Dia seperti orang gila yang sejak tadi tidak bisa untuk tenang. Tapi tiba-tiba langkahnya langsung tertahan dengan tampang yang terlihat aneh. Setelah pikirannya tertuju pada seorang teman Fara yang tidak lain adalah Prisil adik teman satu ruangannya. Tanpa menunggu lama, Riyan langsung buru-buru menghubungi Aurelia.


"Angkat dong Rel..! Aku mohon tolong angkat..!" Ujar Riyan karena telponnya masih belum tersambung.


("Halo Rel.. Apa kamu dengar aku..?" Tanya Riyan buru-buru setelah telponnya tersambung.)


("Iya aku dengar Yan. Kamu kenapa Yan..?" Suara Aurelia yang terdengar sangat parau.)


("Ngga ada Yan,, adik aku nginap di apartemen temannya." Jawab Aurel.)

__ADS_1


("Teman yang mana Rel..?" Tanya Riyan yang membuat Aurelia jadi bingung juga khawatir. Takut terjadi apa-apa sama Prisil.)


("Memangnya ada apa sih Yan..? Ko kamu sepertinya panik bangat." Tanya Aurel.)


("Aku lagi mencari seseorang yang mungkin sedang bersama adikmu." Jawab Riyan tanpa berpikir panjang.)


("Siapa yang kamu cari Yan..?" Tanya Aurel yang masih kebingungan.)


("Mahasiswi baru yang bersama adikmu di mall siang tadi." Jawab Riyan jujur. Tapi itu membuat Aurelia semakin bingung dan merasa penasaran.)


("Buat apa kamu cari dia di tengah malam seperti ini Yan..? Apa ada kesalahan yang mereka lakukan..?" Tanya Aurel.)

__ADS_1


("Nanti akan aku jelasin. Tapi tolong kasih tahu mereka ada di mana?" Pinta Riyan.)


("Mereka tu nginap di apartemen salah seorang teman mereka yang bernama Anita. Dia juga berada dari Indonesia. Kalau ngga salah, besok pagi Prisil dan Anita mau mengantar mahasiswi baru itu ke bandara. Karena dia mau kembali ke Indonesia." Jelas Aurelia yang membuat mata Riyan langsung terbelalak saking kagetnya.)


__ADS_2