
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun. Sudah dua tahun lamanya Melda berada di Malaysia bersama Reza. Selama dua tahun berlalu, semua cara pengobatan di Malaysia juga beberapa negara liannya, sudah Reza coba untuk membuat istri cantiknya itu dapat berjalan kembali. Namun semua usaha mereka sama sekali tidak membuahkan hasil apapun.
Walaupun belum ada perubahan untuk kakinya, numun hari-hari Melda yang dia jalani selama dua tahun di Malaysia penuh dengan kebahagiaan. Reza sebagai suaminya telah membuktikan apa yang telah dia janjikan kepada keluarga Melda, untuk selalu membahagiakan istrinya. Bahkan setetes air mata pun tidak Reza izinkan untuk menetes dari bola mata indah Melda.
Senyum manis tidak pernah redup dari wajah cantik Melda. Semua itu terjadi karena ada sesosok laki-laki luar biasa yang selalu ada di siang juga malamnya. Reza tidak pernah membiarkan Melda merasa kesepian, walaupun di dalam rumah besar itu, hanya ada mereka berdua bersama beberapa orang yang bekerja di rumah mewah mereka.
Setelah hidup bersama Melda beberapa bulan di Malaysia, Reza mendapatkan kejutan yang membuatnya hampir tidak percaya. Dia mengetahui sesuatu yang selama ini tidak dia ketahui. Bahkan Papanya sendiri tidak pernah menceritakan semua itu selama dia masih hidup.
Saat ini Reza tidak lagi menjadi bawahan Pak Rendra. Reza sekarang sudah menjadi pimpinan perusahaan menggantikan Pak Rendra. Pak Rendra memberikan Perusahan yang dia kelola selama ini kepada Reza, karena dia memang sudah berniat memberikan semua kekayaannya yang ada di Malaysia, kepada Reza setelah dia sudah memiliki istri. Dan dia sendiri memilih untuk kembali ke London.
__ADS_1
Kebaikan dan kasih sayang Pak Rendra selama ini terhadap Reza bukan tanpa alasan. Ternyata Ibu kandung dari Reza adalah adik perempuan Pak Rendra yang sangat Pak Rendra sayangi. Tapi adik perempuannya itu sudah meninggal karena di perkosa. Dan kematian adiknya itu yang membuat Pak Rendra menjadi manusia tak berperasaan.
Kematian adik perempuannya itu, membuat Pak Rendra begitu membenci Papanya Reza. Karena dia merasa Papanya Reza tidak mencintai adiknya, sampai dia memilih untuk segera menikah lagi, di saat baru bebera bulan adik perempuannya meninggal. Dan rasa benci yang begitu besar membuat Pak Rendra tidak ingin mencaritahu tentang keberadaan Reza. Tapi pada suatu hari, dia bermimpi tentang adiknya, yang memintanya untuk mencari putra semata wayangnya itu.
Pak Rendra memiliki kekayaan yang sangat berlimpah. Di Malaysia hanya sebagian dari harta yang dia miliki. Dan setelah menyerahkan semua itu kepada Reza, dia langsung memutuskan untuk kembali ke London. Karena kekayaan terbesar yang dia miliki ada di London, yang selama ini di jaga oleh orang kepercayaannya.
Setelah menjadi pemilik tunggal perusahan ternama itu, Reza seketika berpikir untuk memiliki anak. Namun selama dua tahun mereka bersama sebagai sepasang suami istri, Melda belum juga ada tanda-tanda kehamilan. Walaupun sekian lama menunggu, tapi Reza tidak pernah menyerah, begitupun dengan Melda yang sangat menginginkan teman bermain di rumah.
Pagi itu mata hari belum juga menampakan sinarnya, karena di tutupi awan hitam yang sangat tebal. Redupnya mentari menjadikan suasana terasa sangat senyap. Begitupun dengan Melda yang sudah duduk menghadap meja makan bersama Reza. Wajah Melda terlihat begitu lesu, karena senyuman manis yang setiap hari terpancar di wajahnya tiba-tiba jadi meredup. Melihat tampang istrinya yang begitu tidak bersemangat, membuat Reza jadi tidak tenang dan memilih untuk bertanya.
__ADS_1
"Mel,, kamu kenapa?" Tanya Reza khawatir.
"Aku merasa ngga sehat Bang."Jawab Melda sambil menatap Reza.
"Kalau gitu kita ke Dr ya! Sekalin cek keadaan kaki kamu." Ujar Reza, dan Melda hanya mengangguk dengan tampang yang sangat tidak bersemangat.
Reza benar-benar tulus mencintai Melda dengan sepenuh hati. Dia tidak pernah merasa malu dengan keadaan istrinya yang cacat. Kemanapun mereka selalu bersama. Bahkan Reza sering mengajak Melda ke kantornya, karena setelah selesai kuliah Melda tidak memiliki kesibukan sama sekali.
Sedangkan Aleta yang juga sudah selesai kuliah, memilih untuk bekerja di perusahaan suaminya. Aleta menggantikan posisi Tante Lena sebagai sekretaris Faris. Sebenarnya Aleta hanya mengikuti kemauan Faris, untuk bisa selalu bersama di rumah maupun di kantor. Tubuh Aleta yang semakin padat setelah memiliki anak, membuat Faris semakin tidak tahan berada jauh darinya.
__ADS_1
Karena merasa tidak bebas dengan adanya Alfa di rumah, yang semakin aktif dan semakin lengket dengan Aleta, membuat Faris sedikit tidak punya waktu untuk bermesraan dengan istri cantiknya yang semakin montok itu. Dan keputusannya untuk menjadikan Aleta sekretaris, itu biar dia dan Aleta bisa berduaan di saat ada waktu luang.
Kebahagiaan Faris dan Aleta semakin sempurna dengan hadirnya Alfa. Tapi melihat Alfa yang sudah semakin besar, membuat Aleta kembali menginginkan seorang bayi. Dan keinginannya itu di dukung penuh oleh suaminya, yang tidak pernah merasa lelah menikmati tubuh indahnya.