
Cinta antara Reza dan Melda semakin kuat walaupun sudah 24 tahun selalu bersama. Menjalani bahtera rumah tangga selama 24 tahun, tidak membuat Reza maupun Melda merasa bosan. Mereka malah semakin terlihat romantis walaupun umur mereka sudah tidak muda lagi. Tapi selama empat tahun ini, Melda terlihat sering murung karena merindukan putra semata wayangnya, yang sedang menimbah ilmu di Amerika.
Riyan adalah anak yang sangat cerdas. Sejak masih kecil dia sudah menunjukan kepandaiannya. Setelah lulus dari SMA, Riyan mendapat beasiswa untuk kuliah di salah satu universitas ternama di Amerika. Sebenarnya dia merasa sangat berat meninggalkan Ibunya yang belum sembuh total dari lumpuhnya, walaupun berkuliah di Amerika adalah impiannya. Tapi Ayahnya selalu meyakinkan dia kalau Ibunya akan baik-baik saja selama dia tidak ada.
Reza dan Melda memilih untuk tetap menetap di Malaysia. Dan semua warisan Melda sejak dulu di tangani oleh Faris dan Papa Fahri. Dan sekarang, perusahaan milik Reza di Malaysia yang sudah semakin sukses, telah menjalin kerjasama dengan perusahaan milik keluarga Permana sejak Riyan berumur dua tahun.
Sedangkan Faris dan Papa Fahri yang begitu sibuk mengurus perusahan keluarga Permana, juga semua warisan milik Melda merasa sedikit terbantu, dengan Alfa yang sejak masih SMA sudah membantu di kantor sampai saat ini. Faris juga memiliki seorang bidadari cantik yang di beri nama Fara Permana. Dan saat itu dia sudah berusia 20 tahun.
Setelah Riyan berusia dua tahun, Reza dan Melda membawanya ke Indonesia untuk yang pertama kali. Selain mereka pergi untuk menyepakati kerja sama dengan perusahaan milik Papa Fahri, mereka juga ingin melihat Aleta yang baru saja melahirkan, seorang anak perempuan yang tidak lain adalah Fara.
__ADS_1
-Riyan-
-Fara-
Walaupun terpisah jauh dengan Riyan, Melda dan Reza sama sekali tidak menghawatirkan putra mereka. Hanya rasa rindu kepada putranya yang membuat Melda sering termenung. Melda juga Reza sangat mempercayai Riyan, karena mereka sudah sangat mengenali sikap dan kepribadian putra semata wayang mereka itu.
__ADS_1
Sedangkan Fara juga sudah menjadi mahasiswi di universitas tempat kuliah Kakek neneknya, juga Papanya Faris. Fara sudah semester 4 jurusan sekretaris di universitas ternama itu. Terlahir dalam keluarga pengusaha, membuat Alfa, Fara, maupun Riyan akhirnya mengambil jurusan bisnis dan sekretaris. Sebenarnya Fara ingin menjadi seorang model, tapi keluarganya sama sekali tidak mengizinkannya, terutama Alfa dan Faris Papanya.
Fara memutuskan mengambil jurusan sekretaris, bukan atas dasar kemauannya. Tapi dia terpaksa mengikuti kemauan orang tuanya juga Alfa kakak laki-lakinya. Alfa yang sangat perhatian terhadap Fara, tidak ingin adiknya itu menjadi seorang model. Dia ingin adiknya menjadi seorang wanita karir seperti wanita-wanita dalam keluarga Permana, termasuk Almira Tante mereka yang sekarang sudah menjadi menejer, di salah satu perusahaan cabang milik keluarga Permana.
Dan satu hal dari Fara yang sangat tidak di sukai Alfa adalah, cara pergaulan Fara yang terlalu bebas. Fara selalu keluar malam bersama teman-temannya dan pulang sampai larut malam. Walaupun mereka hanya pergi sekedar makan malam atau nonton, tapi Alfa dan Faris Papanya sangat tidak menyukainya.
Mereka seperti itu bukan karena ingin mengekang Fara, tapi mereka tidak ingin pergaulan Fara yang tidak mengenal waktu itu, membuat dia jadi bahan pembicaraan orang-orang di luar sana. Karena baik buruk dalam keluarga mereka, selalu jadi bahan pembicaraan berbagai kalangan. Tapi Fara yang selalu di bela oleh Aleta, neneknya Alira, juga Tantenya Almira, tidak pernah menghentikan kebiasaannya. Dan hal itu membuat Faris Papanya langsung mengambil keputusan, untuk memindahkan dia ke Amerika menyusul Riyan tunangannya.
Keluarga Permana sudah bulat menjodohkan Riyan dan Fara. Tapi sampai saat itu, Fara maupun Riyan belum pernah bertemu setelah pertemuan di saat Fara baru lahir, dan Riyan baru berumur dua tahun. Fara tidak pernah memikirkan perjodohan yang dia dengar dari keluarganya, karena dia sendiri sama sekali belum pernah melihat anak dari Tante dan Om nya di Malaysia yang bernama Riyan itu.
__ADS_1
Sedangkan Riyan, dia sangat tidak setuju kalau harus di jodohkan dengan putri dari Om nya. Bahkan dia sangat membenci keluarga Ibunya di Indonesia. Sampai-sampai dia tidak ingin pergi ke Indonesia walaupun di ajak kedua orang tuanya. Riyan seperti itu karena dia sangat dendam dengan keluarga Ibunya. Karena menurut dia, keluarga Permana adalah orang yang telah membuat Ibunya jadi cacat sampai saat itu.