Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Cinta Di Dalam Perjodohan 3
Bab 211. Akhir Cerita.


__ADS_3

Keseharian Fara terasa semakin berwarna dengan perkembangan kehamilannya. Dia selalu tersenyum saat mengkhayal tiba saatnya dia memeluk buah hatinya yang masih berada di dalam kandungan. Begitupun dengan Riyan yang sangat mendambakan seorang jagoan penerus keturunannya. Riyan selalu tersenyum lebar saat membahas tentang bayinya yang dia sebut dengan sebutan jagoan. Sedangkan Fara yang mendengar itu langsung membantah.


Di hari libur, Fara dan Riyan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Sejak kembali dari Malaysia, Fara tidak di izinkan Riyan keluar apartemen tanpa dirinya.


"Sayang,, hari ini kan hari Minggu. Mau ngga temani aku jalan-jalan?" Ucap Fara sambil menyandarkan kepala di dada Riyan.


"Kita di rumah saja. Aku ngga mau jagoan kita nanti kecapean di dalam sana." Ucap Riyan sambil mengusap-usap perut Fara.


"Mas,, dia bukan jagoan. Dia tu princess aku yang paling cantik." Ucap Fara tidak terima dengan perkataan suaminya.


"Sayang,, aku tu ngga masalah mau jagoan ataupun princess. Semua itu anugrah terindah buat aku Tapi kalau dia jagoan, dia bisa menjadi pelindung buat adik-adiknya kelak." Ucap Riyan.


"Iya si Mas. Tapi aku lebih menginginkan anak perempuan biar aku bisa mendandaninya." Ucap Fara sambil tersenyum seperti sedang membayangkan sesuatu.


Sebagai seorang Ayah, Riyan sangat mendambakan anak pertama yang berjenis kelamin laki-laki. Tapi dia pun tidak pernah menantang apa yang di inginkan istrinya. Bagi Riyan kebahagiaan Fara saat itu adalah hal paling utama. Mengingat kandungan Fara yang sudah memasuki bulan ke tiga.


Dengan perkembangan kehamilan Fara, Riyan semakin bersungguh-sungguh menata masa depan yang lebih baik. Semua usaha yang dia jalani semakin berkembang pesat karena kegigihannya. Dia pun sudah menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang sempurna.

__ADS_1


Di sela-sela kesibukan sehari-hari, Riyan dan Fara masih menyempatkan diri untuk menanyakan keadaan Arsen. Walaupun tidak sesering mungkin. Mendengar Arsen yang sudah lebih ceria menjalankan aktivitasnya, Riyan dan Fara ikut bahagia karena itulah yang mereka harapkan.


"Mas,, kalau dengar dari ceritamu, aku yakin suatu saat nanti Arsen akan menjadi orang sukses yang akan di segani banyak orang." Ucap Fara sambil tersenyum menatap Riyan.


"Usaha keluarga mereka tidak akan pernah habis. Apalagi hanya Arsen saja penerusnya. Dia juga anak yang baik dan patuh. Jadi sudah bisa di pastikan dia akan menjadi orang sukses." Ujar Riyan penuh keyakinan.


"Iya Mas. Aku hanya bisa berdoa untuk kebaikan Arsen. Kasihan dia Mas, masih sekecil itu harus menjalani hidup tanpa orang tua." Ujar Fara.


"Aku yakin dia akan menjadi pribadi yang kuat. Dia akan menjadi penguasa yang di takuti, juga tidak muda di kalahkan oleh siapapun." Ucap Riyan.


"Mengapa Mas begitu yakin?" Tanya Fara serius.


**********


Setelah kepulangan Riyan, Daniel semakin perhatian dan menyayangi Arsen. Setiap hari Daniel hanya di rumah menjalankan semua bisnis keluarganya. Sedangkan Arsen yang mulai beraktivitas di luar jarang terlihat di rumah di waktu siang. Selain bersekolah, Arsen juga di beri latihan bela diri di usia sekecil itu. Semua itu Daniel lakukan demi keselamatan Arsen suatu saat nanti. Karena tidak mudah menjadi penguasa tanpa ada kekuatan yang di persiapkan menurut Daniel.


"Sayang,, tadi kamu latihan apa saja?" Tanya Daniel saat bersantai dengan Arsen di ruang keluarga selesai makan malam.

__ADS_1


"Aku tadi latihan tembak pakai piston mainan. Juga latihan panah Paman." Jawab Arsen penuh semangat.


"Apa kamu suka dengan latihan seperti itu?" Tanya Daniel.


"Suka banget Paman. Aku senang melakukan hal seperti itu. Aku suka menembak dan melukai musuh. Seperti orang-orang yang sudah berbuat jahat terhadap Paman." Jawab Arsen yang membuat Daniel langsung tersenyum lebar.


'Sifatnya sangat jauh berbeda dengan Anton. Anton tidak menyukai hal-hal yang berbau kekerasan. Sifatnya seratus persen turun dari Ayah. Tidak pernah takut dengan apapun. Walaupun itu kematian.' Batin Daniel.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk Arsen bisa dekat dengan Pamannya. Selain kasih sayang tulus yang di berikan Daniel, mereka juga memiliki sifat yang hampir sama. Jadi tidak sulit untuk Daniel dan Arsen bisa menjadi semakin dekat, layaknya anak dan Ayah yang memiliki ikatan batin.


**********


#Pemberitahuan#


Teman-teman penggemar CDDP 1,2, dan 3. Saya ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas dukungan kalian buat novel saya yang receh ini. Episode ini akhir dari novel saya yang berjudul: Cinta Di Dalam Perjodohan.


Tapi kalian ngga usah khawatir. Ada lanjutan cerita menarik tentang Arsen. Tapi saya belum bisa pastikan untuk melanjutkan ceritanya di mana. Karena sudah ada tawaran cetak untuk cerita baru saya nanti. Pokoknya kalian tunggu saja. Akan saya infokan kalau sudah di rilis.

__ADS_1


Yang pastinya cerita tentang Arsen akan lebih seru dan lebih menantang. Alurnya di usahakan tidak bertele-tele. Namun adegan 21+ mungkin lebih gila lagi. Tapi kalian bisa ambil sisi positifnya. Yang negatifnya di jadikan hiburan saja.🤭🤭🤭🤭🙏🙏🙏🙏🙏.


__ADS_2