Gadis Simpanan Om Tampan

Gadis Simpanan Om Tampan
Baikan


__ADS_3

"Sakit pelan-pelan dong" ucap Vino meringis kesakitan.


"Aku udah pelan, lagian kenapa kamu naruh kaki kamu di balik pintu"gumam Kesha, yang terus mengompres kaki Vino.


"Karena aku ingin bisa dekat dengan kamu"Ucap Vino.


Kesha terdiam menghentikan tangannya untuk mengompres


Seolah ia sudah sadar kembali akan apa yang ia lakukan. "Sekarang kamu bisa kompres sendiri kan, setelah itu cepat keluar dari kamar ini"ucap Kesha. Ia masih sangat kesal dengan Vino, belum bisa memaafkan Vino sepenuhnya. Kalau bukan karena dia sakit gak mungkin ia menyuruhnya masuk ke dalam kamar Angela.


"Sha aku bisa jelaskan semuanya"ucap Vino mencoba berdiri. Namun kakinya masih sakit membuat ia terjatuh tepat di tubuh Kesha dengan ke dua tangan memegang pundaknya.


Vino terdiam sejenak menahan sakitnya, "Kamu gak apa-apa?" tanya Kesha memastikan kondisi Vino.


belum menjawab Vino memeluk erat tubuh Kesha, meski Kesh aterus meronta memukul ounggung Vino. Ia tak melepaskan pelukannya dan malah semakin memeluknya sangat erat. "Diamlah sejanak jangan meronta, ku ingin bicara dengamu kali ini saja. Aku mohon padamu. Aku bisa jelaskan semua salah paham ini"Guman Vino.


"Salah paham apa? semua sudah jelas aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri."ucap Kesha tanpa membalas pelukan Vino.


"Dengarkan aku dulu Sha" ucap Vino.


"Apalagi yang harus aku dengarkan semua sudah jelas. Tidak ada yang perlu di jelaskan lagi"ucap Kesha, melepaskan pelukan Vino.


Ia melangkahkan kakinya pergi, namun Vino memegang tangannya mencegah dia pergi. "Soal Angela aku tidak ada perasaan apa-apa dengannya, dia hanya teman curhat aku di sini. Apa kamu tahu setiap hari aku gak bisa tidur memikirkanmu. Aku bingung gimana cara aku bisa membuatmu percaya denganku. Kembali lagi padaku, dan aku memutuskan untuk menemui Angela. Dan meminta pendapat darinya. Aku mau minta tolong siapa lagi, Manda dan kak Aron sibuk sendiri dengan kegiatannya sebagai suami istri. Dan aku gak mungkin cerita ke kamu bahkan menatapku saja kamu tidak mau. Hanya satu pilihanku Angela wanita pertama kali yang aku kenal di sini."Jelas Vino. "Dia yang selalu menguatkan aku, dan apa kamuntahu dia menuruhku ke sini tadi untuk menjelaskan semuanya padamu. Karena ia tak mau terjadi salah paham di antara kamu dan Angela nantinya." lanjut Vino.


Kesha terdiam, mendengarkan penjelasan dari Vino. ia ragu harus percaya atau tidak dengannya. Tapi sepertinya memang Vino serius dengan apa yang ia katakan.


"Apa ucapan kamu bisa di percaya"Tanya Kesha penuh keraguan di hatinya.


"Aku bicara jujur denganmu, terserah kamu percaya dengaku atau tidak, aku bicara apa adanya tanpa ada hal yang aku tutupi lagi darimu. Aku benar-benar sangat menyayangimu. Aku mau melamarmu saat aku sudah lulus nanti. Dan soal menikah aku terserah apa katamu, jika kamu sudah siap. Aku mau manikahimu. Meskipun aku belum dewasa seperti kak Aron. Tapi aku mau menunjukan padamu jika aku benar-benar serius dengamu."ucap Vino, dengan memegang ke dua tangan Kesha.


Kesha tak percaya dengan apa yang di akatakan Vino. Bahkan dia langsung mau menikahinya. Sifatnya perlahan sudha menjadi dewasa. Dia sudah membuktikan gimana dengan cara dia sendiri jika dia benar-benar mencintai Vino.


"Gimana apa kamu mau menikah denganku?" tanya Vino menatap wajah Kesha.


Kesha menghela napasnya, seakaa ia sudah siap memberikan sebuah jawaban untuk Vino. "Aku mau menikah dengamu"ucap Kesha langsung memeluk tubuh Vino.

__ADS_1


Air mata kebahagiaan tak bisa tertahankan lagi. Ia sangat senang sekarang bisa mendapatkan apa yang ia idamkan dari dalu.


"Apa kamu seirus?" tanya Vino memastikan.


"Aku serius, aku sayang dengan kamu. Bahkan dari kemarin perasaan itu masih sama. Meskipun aku marah denganmu. Tapinperasaan sayang itu tak bisa hilang dari hatiku."Gumam Kesha.


"Baiklah, aku akan bilang pada kak Aron jika aku mau menikah denganmu, secepatnya dan aku mau kamu menemaniku di saat aku kuliah nantinya. Tapi tenang saja aku bisa sambil kerja untuk menghidupi keluarga kecil kita natinya." Ucap Vino dengan senyum kebahagiaan terpancar dari dirinya.


"Iya, aku akan selalu menemanimu nanti. Meski kita hidup tanpa harta dari kakak kamu maupun orang tua aku"ucap Kesha. "Tapi kamu akan jadikan aku yang pertama dan terakhir kan?" Tanya Kesha memastikan lagi.


"Iya, itu tak perlu di tanya lagi. Aku menikah denganmu tanpa berbau bisnis atau apapun. Aku menikah denganmu nanti karena cinta."Ucap Vino.


Kesha merasa sangat lega dengan apa yang di katakan Vino. Semua kemarahan dan keegoisan dalam hatinya dulu perkahan hilang. Kini ia punya kehidupan baru yang akan di rancang berdua dengannya. Sebuah kehidupan sederhana yang akan mereka jalani di kota orang nantinya.


tok..tok..tok..


Suara ketukan pintu berkali-kali membuat Kesha terdiam menatap ke arah pintu. "Apa itu Angela?" tanya Kesha pada Vino.


"Entahlah"ucap Vino.


"Pelayan restauran hotel, saya mau mengantarkan pesanan untuk nyonya Keisha."ucap Pelayan itu.


Mendengar itu Kesha langsung membuka pintunya. Matanya terbelalak melihat sorang pelayan membawa makanan. iankenatap heran karena dia merasa tidak memesan makanan tadi.


"Kamu tadi pesan makanan buwat aku?" tanya Kesha pada Vino.


"Enggak tu, emangnya kenapa?" tanya Vino segera mendekati Kesha.


"Makanan sebanyak ini dari mana?" tanya Vino pada pelayan itu.


"Dari tuan Aron katanya untuk tuan Vino dan Nyonya Kesha."ucap Pelayan itu menjelaskan.


Vino dan Kesha saling memandang, mengerutkan keningnya kompak.


"Apa kamu kesini karena kakak kamu?" tanya Kesha.

__ADS_1


"Enggak, jangan salah paham dulu."Ucap Vino.


"Itu dari kita, kalian makan saja. Dari tadi Kesha belum makan. Jadi Manda suruh aku untuk membawakan beberapa makanan ke kamar ini" Saut Aron berjalan menghampiri mereka.


"Taruh saja semua makananya di dalam"ucap Aron.


"Baik tuan"Ucap Pelayan itu lalu membawa makanan itu ke dalam kamar Angela.


"Jadi kalain yang pesan?" tanya Kesha memastikan.


"Iya, aku jadi kalian jangan salah paham lagi. Kalau kalian akur gitu kan kita juga senang. Aku lebih senang mrlihatmu seperti ini."ucap Manda.


" Iya"ucap Kesha.


"Terus gimana kelanjutan hubungan kalian sekarang. Apa masuk ke jenjang serius atau hanya sampai di sini lagi"Goda Manda.


"Cerita gak ya" ucap Kesha.


"Ih, kamu smaa teman sendiri gitu sih" Ucap Manda kesal dengannya.


"Nanti kalian juga tahu sendiri, biar Vino yang akan menjelaskan semuanya. Karena dia yang menentukan semuanya."Jawab kesha segera masuk ke dlam hotel.


"Maksudnya apa"Tanya Manda pada Vino.


"Rahasia"Ucap Vino.


"Baiklah kalian berdua main rahasiaan denganku sekarang"ucap Manda mengerutkan bibirnya.


"Lagian kamu juga, kenaoa tanya urusan mereka. Merema mau ngapain saja terserah mereka. Lagian yang jalani hubungan itu mereka sekarang jangan ikut campur hubungan mereka lagi. takutnya terjadi salah paham lagi dan membuat pertengkaran." Ucap Aron.


"Kenapa kamu jadi marah denganku"tanya Manda semakin kesal dengan Aron.


"Udah ya kalian lanjut saja, kita mau oergi jalan-jalan"ucap Vino. Segera menarik tangan istrinya itu untuk seger apergi dari kamar Kesha. Aron tak mau Manda menganggu mereka lagi, Ia ingin membiarkan Vino berduaan dengan Kesha untuk memperbaiki hubungan mereka.


Buwat kalian penggemar kisah cinta Kesha dan Vino, Author punya kabar baik nih, Gimana kalau Author bikin novel kisah cinta mereka sendiri. Saat Vino sudah mulai masuk ke Universitas nantinya. Dengan Tema berbeda Alur yang berbeda dan pastinya judul juga beda.

__ADS_1


Jika kalian setuju Kakian bisa Coment di bawah ya.


__ADS_2