Gadis Simpanan Om Tampan

Gadis Simpanan Om Tampan
Ke taman bermain


__ADS_3

Aron yang sudah sampai di rumah ia segera tidur pulas bersama dengan Duke, di sampingnya. Hingga jam sudah hampir setengah 7 mereka belum juga bangun dari tidurnya.


"Syang bangun"panggil Manda, mengoyangkan sangat keras hingga terpental-pental. Namun Aron masih malas untuk bangun, dan baby Duke masih tidur, di samping Aron sangat nyenyak.


"Apa syang" ucap Aron, yang masih melas membuka matanya, ia memeluk Duke yang berada di sampingnya.


"Sudah jam segini bangun cepat"ucap Manda kesal, memukul lengan Aron agar dia cepat bangun dari ranjangnya. Lagian Aron juga jam segini belum mandi, ia takutnya jika Baby Duke bangun, nanti dia marah kalau tahu jika Aron masih tidur dan juga belum bangun dari tidurnya.


"Bentar napa"gumam Aron, menarik pinggang Manda jatuh tepat diatas tubuhnya dengan pandangan mata saling menatap. Aron yang semula tidur lansung membuka matanya lebar, ia membalikkan tubuh istrinya pelan agar tidak menyenggol baby Duke yang masih tertidur. Ia menggeser tubuhnya agak ke belakang, gat manda bisa berbaring di sampingnya.


"Syang lepaskan aku, kalau baby Duke bangun gimana?" ucap Manda lirih, ia takut mengganggu baby Duke tidur.


"Dia tidur syang jangan khawatir"ucap Aron yang masih memeluk Manda sangat erat, semakin erat dalam dekapan hangat tubuh Aron.


"Sudah cepat bangun"gumam Manda, berbaring saling menatap. Dengan jemari tangan mengusap lembut wajah Aron


"Syang kamu selalu menggodaku"ucap Aron.


"Menggoda gimana syang"tanya Manda


"Kamu selalu memainkan jemari kamu untuk membuat aku tertarik dan berbuat lebih dari ini"bisik Aron di telinga kanan Manda.


Dengan hidung yang mulai berdengus mencium leher Manda. Hingga menuju ke bibirnya.


Sebuah kecupan di bibir membuat manda hanya diam tak bisa menolaknya. Kecupan selalu di balas dengan antusias oleh manda.


"Maa, paa"panggil Duke. Seketika mereka langsung melepaskan kecupannya dan Manda membalikkan badanya memeluk Duke.


Duke kanap kamu bangun lebih dulu, jadinya papa gak bisa buat adik sekarang, gumam Aron.


"Apa syang?" tanya Manda mengecup ubun anaknya, dengan tangan menguspa lembut rambut Duke.


"Jadi ke taman bermain gak?" tanya Duke yang baru bangun dan teringat ingin pergi ke taman bermain.


"Jadi syang, sebentar ya" saut Aron, yang mulai duduk menatap ke arah Duke.


"papa mandi dulu"ucap Aron.


"Ya, udah papa sekarang cepat mandi dulu sana"gumam Duke kesal.


"Iya, yang sebentar"ucap Aron.


"Papa cepat mandi sekarang, karena papa yang paling lama mandinya. Dan Duke hanya sebentar"ucap Duke mengomel pada Aron.


"Baiklah, papa Mandi"ucap Aron yang mulia beranjak dari ranjangnya.

__ADS_1


Manda juga beranjak bangun dan memandikan Duke sendiri, Ia tidak pernah menyuruh pembantunya atau baby sisternya untuk membangu memandikan Duke, ia selalu memandikan Duke sediri. Ia ingin jika Duke selalu merasakan kelembutan tangan Manda yang selalu merawatnya.


Lagian kini baby sister Duke lagi libur, jadi ia jagain Duke sendiri dengan Aron. Harus masak sendiri baut Duke, dan terkadang kalau capek juga pembantu yang masak buat keluarga mereka.


Aron yang selesai mandi, ia segera pergi menuju ke kamarnya, melihat Duke yang baru selesai mandi juga.


"Syang udah selesai?" tanya Aron.


"Udah syang, kamu udah mandi?" tanya Manda menatap Aron yang sudah terlihat rapi dengan dandanan seperti anak muda.


"Udah, ayo cepat bair aku yang gantikan baby Duke, kamu cepat mandi"gumam Aron. "Kamu pasti belum mandi kan?" tanya Aron, seakan tahu kalau Manda memang belum mandi dari tadi.


"Belum, tapi gimana kamu tahu"ucap manda.


"Bau kamu sampai sini syang"ucap Aron.


"Emangnya aku bahu apa" gumam Manda kesal.


"Iya"ucap Aron mengejek Manda. "Ya, gak Duke"tanya Aron pada Duke.


"Iya, mama bau cepat mandi sana"ucap Duke, yang memang di bisikin oleh Aron.


"Syang" panggil Manda dengan tatapan tajamnya, menatap ke arah Aron yang selalu memberi tahu Duke yang enggak-enggak.


"Baiklah, baik. Dandani anak kita yang tampan biar banyak yang suka."ucap Manda, tersenyum tipis.


"Tapi kamu bisa kan gantikan baby Duke" tanya Manda seolah gak percaya jika Manda bisa gantikan baby duke.


"Bisalah syang, kalau hanya gantikan baju saja, lagian juga udah kamu siapkan semuanya"ucap Aron.


"Ya, sudah aku tinggal dulu ya"gumam Manda.


"Iya syang, gak perlu di antar mandi kan" tanya Aron menggoda.


"Enggak"ucap Manda tegas, dengan nada kesalnya pada Aron.


"Benar nih syang enggak"tanya Aron semakin menggoda Manda.


"Enggak ya enggak syang"ucap Manda semakin kesal dengan Aron, ia segera beranjak kenuju kamar mandi


"Dasar istri aku selalu deh gemesin"gumam Aron. dengan mata tak berhenti memandang Manda yang berjalan menjauh darinya.


"Mama cantik ya pa?" tanya Duke, yang menatap wajahnya tanpa di sadari karena terlalu fokus menatap wajah menggemaskan Manda tadi.


"Iya syang"gumam Aron, mengusap kepala babynya. "Mama kamu itu, mama yang paling cantik yang papa kenal, apalagi Duke lelaki yang snagat tampan"gumam Aron, mengusap kepala Duke.

__ADS_1


"Sekarang ganti baju dulu, setelah itu kamu makan dulu"gumam Aron.


"Gak mau, nanti makan barenag sama mama"ucap Duke.


"Baiklah, tapi setidaknya Duke juga harus makan dulu dikit"ucap Aron.


"Baik, tapi hanya dikit"ucap Duke.


"Iya deh"ucap Aron, menggendong baby Duke menuju ke meja makan, tadinya yang ingin ke taman bermain sore, jadinya harus malam hari ia pergi ke taman bermain. Karena Aron tidur terlalu pulas tadi membuat Manda semakin geram.


Dan susah membangunkan Aron. Sampai sekarang jam sudah menunjukkan pukul 19.00 dan para pembantu sudah siapkan berbagai menu makanan di meja makan Aron.


-----000----


Selesai mandi manda langsung menuju ke  ruang makan, ia segera makan bersama dengan Duke dan Aron yang sudah dari tadi menunggunya.


"Syang entar, mainnya bentar saja ya" ucap manda yang duduk di samping Duke.


"Kenapa sebentar?" tanya Duke.


"papa mama banyak pekerjaan kantor entar syang"gumam Manda.


Duke terdiam sejenak. "iya, gak apa-apa ma."ucap duke.


"Anak pintar"ucap Aron mengusap kepala baby Duke.


"ya, sudah sekarang ayo pergi lagi"ucap Aron, meski di penuhi dengan berbagai kesibukan, tapi Aron selalu memberikan waktu buat anaknya yang memang lagi butuh kasih syang darinya. Lagian dia juga masih sangat kecil, di umurnya yang segitu dia sangat butuh kasih sayang daei orang tuanya.


Aron segera mengemudi mobilnya menuju taman bermain di malam hari, di sebuah mall terdekat. Ia tidak mau memgecewakan Baby Duke, jika dia bilang taman bermain jam segini itu gak ada.


"Syang kamu mau minta apa?" tanya Aron.


"Es, cream pa" ucap Duke.


"kenapa kamu selalu makan es cream terus"ucap Aron.


"kalau gak boleh ya sudah."ucap duke kesal.


"Udah syang turuti saja , dari pada dia kesal sama kamu. Lagian juga dia minta saat keluar rumah. kalau di rumah gak pernha minta lebih.


"Baiklah, baik"ucap  Aron terpaksa.


"Ye, ye"ucap Duke senang. Mereka segera membelikan baby Duke es cream dan mulai bermain dengan berbagai permainan yang ada, dan hanya Duke dan Aron yang bermain dan Manda hanya diam membawa makanan dan es cream Duke yabg belum di makan.


Manda yang tidak tahu gimana cara main seperti itu, permainan yang banyak tidak ada yang ia bisa. Dan ia hanya bisa diam menatap mereka.

__ADS_1


__ADS_2