Gadis Simpanan Om Tampan

Gadis Simpanan Om Tampan
Masak


__ADS_3

"Tunggu!" Aron menarik tangan adiknya mencegah dia keluar dari kamar Manda.


"Apaan sih kak, jangan bilang mau menyentuhku, aku masih normal kali"ucap Vino masih mengeryit geli.


"Ogah banget!!" Ucap Aron,


"Terus kenapa menarikku, hyoo.." Ucap Vino, menggoda Aron.


"Tahu Manda di mana gak?" Tanya Aron menarik tubuh Vino ke ranjang.


"Gak tahu kak."ucap Vino mencoba mengelak.


Sebelumnya Vino sudah janji kalau tidak boleh memberi tahu Aron jika Manda tidur di kamar Kesha. Tak mau melanggar janji jadi ya, terpaksa harus bohong pada kakaknya.


"Kalau kamu gak mau bilang, aku pegang nih"ucap Aron mengancam.


Vino meloncat seketika, "Baik-baik aku cerita jangan sentuh aku, geli tahu kak.. lebih enak di belai wanita dari pada di belai kakak geli-geli jijik tau gak." Gumam Vino duduk di ranjang.


"Ya sudah cepat cerita"Aron mengangkat tangannya seakan sudah mau menyentuh Vino.


"Iya, iya dia tu di sana tidur sama Kesha"Ucap Vino,


Seketika membuat Aron menepuk jidadnya,menjatuhkan tubuhnya, terbaring lemas di ranjang. "Kenapa dia tidur sama Kesha sih, padahal kan aku mau berduaan"gumam Aron. "Lagian apa slaah akunajak dia tidur seranjang"lanjutnya.


Vino hanya diam tertawa kecil melihat kakanya. "Gak dapat jatah ya kak?" Tanya Vino menggoda.


"Gak, sama kamu gimana?"ucap Aron menggoda.


"Ogah, Vino segera berlari keluar dari kamar Manda. Ia tak berhenti terus bergumam kesal pada kakaknya, ogah banget aku harus mesra-mesraan dengan lelaki. Sama wanita lebih enak. Lagian aku masih normal. Dan Manda kenapa juga sih menghindar dari kak Aron jadinya kan kurang waras tu sekarang.


Vino beranjak menuju kamar Kesha, meski ia sedang marah dengannya,namun sekarang ia hanya ingin bicara sama Manda agar dia keluar daei kamar Kesha dan menemani kak Aron. Entar takutnya malah kak Aron pergi ke kemarnya dan menyentuhnya lagi.


Tok...tok...


"Siapa sih sha, udah malam gini ngentuk pintu ganggu aja" gumam Manda yang baru saja mau terbaring di kamar Kesha.


"Apa itu kak Aron?" ucap Kesha.


"Ah.. gak mungkin pasti dia sekarang di kamar ku"gumam Manda. Mulai meraih bantal dan segera memejamkan matanya.

__ADS_1


"Kamu yang buka ya sha" ucap Manda.


"Kok aku, gak mau kamu sendiri yang buka"kesha menarik tangan Manda agar segera bangun.


"Ahh... Sha!!, aku ngantuk" Ucap Manda lemas.


"Udah buka dulu, nanti kalau Kak Aron Marah aku yang di salahin" gumam Kesha.


"Baiklah aku buka" Manda dengan rasa lemas beranjak berdiri membuka pintu kamar Kesha.


"Ada apa?" Tanya Manda bekum sempat melihat siapa yang di depannya. Vino segera meraih tangan Manda untuk kembali ke kamarnya.


"Vino!!" Manda terkejut tiba-tiba Vino manariknya.


"Lepasin aku" gumam Manda.


"Kak Aron mencarimu, dan kamu tahu gak gara-gara kamu tadi menyuruhku tidur di sana, kak Aron berani menyentuhku" ucap Vino.


"Udah jangan menarikku, aku bisa jalan sendiri. Takutnya nanti Kesha salah paham" Manda menarik tangannya, dan beranjak pergi menuju kamarnya.


Ia melihat Aron sudah tertidur pulas di ranjangnya, tanpa balutan selimut di tubuhnya. Ia berjalan pelahan mendekati Aron memarik selimut menutupi sebagian tubuhnya, "Selamat malam" gumam Manda, mengecup kening Aron.


Ia segera beranjak tidur di samping aron kali ini, kalau melihat Aron sudah tidur bagini. Ia sudah tidak khawatir lagi untuk tidur di sampingnya.


Keesokan harinya, Manda sudah bangun lebih dulu dari pada Aron. Dia sudah punya niat untuk belajar masak, jadi ia bangun lebih pagi menyiapkan sarapan untuk Aron saat mau pergi ke kantor. Lagian juga besok hari minggu, pasti banyak waktu untuk Aron bersamanya lagi.


Manda sekilas melihat jam dinding di dapur sudah menujukan pukul 06.00. "Aron sepertinya belum bangun" gumam Manda.


"Aku bangunin aja deh, tapi ini masakan bentar lagi matang, lebih baik aku terusin lagi aja deh" gumam Manda.


Ia membuat soup asparagus. Ya entah masakannya seperti apa ia juga belum mencobanya.


Aron yang sudah bangun berjalan menuju dapur, ia melat dapur rumahnya benar-benar sangat berantakan. Potongan syur di mana-mana, dmbenar-benar sangat berantakan. Aron menyuruh pelayannya segera keluar dari dapur.


Sepertinya Manda sangat serius, gumam Aron. Ia berjalan perlahan mendekap tubuh Manda dari belakang. Menyandarkan dagunya di pundak Manda.


"Masak apa syang" gumam Aron.


"Syang, kamu sudah bangun, kenapa ke sini gak bersiap kerja kah" gumam Manda, menyantuh pipi Aron yang menempel di pundaknya.

__ADS_1


"Gak!!" Jawab Aron singkat.


"Kenapa gak kerja??" Tanya Manda, ia mulai terlihat marah kali ini.


"Aku mau ajak kamu jalan-jalan. Sekarang bibi sudah aku suruh persiapkan semua baju kamu, kita akan jalan-jalan menikmati waktu berdua"ucap Aron.


Manda terdiam seketika, menoleh ke arah Aron. "Jalan-jalan?" Tanya Manda memastikan.


"Iya, kamu gak suka?" Tanya Aron. Semakin mempererat rengkuhannya.


"Suka, tapi kita hanya berdua gitu, terus kesha sama Vino gimana?" Tanya Manda. Ia merasa gak asyik kalau hanya berdua. Tak bisa saling bertukar cerita satu sama lain nanti. Apalagi Kesha gak mungkin ia bisa meninggalkannya sekarang. Di saat dia dan Vino lagi bertengkar. Seprrtinya ini moment baik untuk mempererat cinta mereka lagi.


"Kenapa ajak mereka?" Tanya Aron bingung dengan istrinya itu. Padahal ia ingin berduaan tapi ada saja selalu bawa orang lain.


"Syang, ajak mereka ya, aku mau mereka perbaiki hubungan mereka. Sekarang Vino dan Kesha saling marah, bahkan Vino tak mau ajak Kesha bicara" Ucap manda memohon pada Aron.


Melihat wajah istrinya memohon seperti itu ia merasa tak tega. Dengan terpaksa dia meng-iyakan apa yang ia minta. "Baiklah ajaklah mereka"gumam Aron dengan nada lemas.


Mendengar ucapan Aron yang mengizinkan mereka ikut. Ia sontak menoleh ke belakang. Mengecup ke dua pipi Aron bergantian.


"Yee..suamiku baik deh" gumam Manda. Aron hanya diam dengan perlakuan Manda. Melihat Manda senang, ia merasa sangat lega.


"Bau apa ya, kok kayak bau gosong" Ucap manda, mendengus-denguskan hidunganya. Bau gosong yang menyeruak menyerbu penciuamnya.


"Syang gosong tu masakanmu" ucap Aron. Terlihat bingung dengan segera mematikan kompornya.


"Ya, gosong!!"Manda merengek, ia sudah susah payah bangun pagi untuk masak. Sampai dapur saja berantakan seperti kapal pecah. Dan semua sia-sia, masakannya jadi hitam. Ia merengek sedih melihat masakannya.


"Sudah jangan sedih, emangnya masak buwat siapa sih??" Tanya Aron.


"Buwat kamu lah.." ucap Manda keceplosan. Seketika langsung menutup mulutnya.


Aron tersenyum samar, ternyata istrinya berniat juga masak buwat dia. "Sudahlah, nanti kita masak sama-sama ya, sekarang kamu mandi bersiap dulu pesawat kita jam 8 sudah takeoff." Kata Aron. Membuat Manda bingung seketika.


"Memangnya kita mau kemana?" Tanya Manda.


"Venesia Italia" tegasnya. "Dan masih banyak lagi, kita akan berwisata selama 1 minggu penuh. Sekalian ajak anak kita jalan-jalan" lanjut Aron.


Manda hanya tersenyum dan beranjak pergi menuju kamarnya. "Bereskan ya itu masakan yang gosong" teriak manda, yang sudah berlari menaiki anak tangga.

__ADS_1


Aron membelalakkan matanya seketika, "Apa aku suruh bereskan, yang bener aja," gumam Aron.


maaf ya kalau banyak typo berterbaran, kalau ada typo koment ya biar author langsung perbaiki..🙏🙏


__ADS_2