
Keesokan harinya, jarum jam sudah menunjukan pukul enam. Manda yang merasa sangat capek habis berhubungan sampai 3x, ia masih terbaring di kamar dengan kepala masih di atas tangan kekar Aron.
Aron yang sudah bangun dari tadi, menahan rasa sakit tangannya yang dari semalam di buat bantal oleh Manda. Ia mendorong kepala Manda pelan, mengangkat tangannya dan beranjak dari ranjang. Ia tidak mau membangunkan istrinya lebih dulu, melihat wajah istrinya yang terlihat sangat kelelahan, dirinya membiarkan Manda untuk tidur lebih dulu. Dan mencoba menarik tangannya di bawah kepala Manda.
"Kasihan dia , terlalu capek mengurus rumah tangga, mengurus anak dan pergi ke kampus" ucap Aron, dengan jemari mengusap lembut wajah istrinya itu.
"Maaf ya syang" Gumam Aron, mengecup kening istrinya.
Ia berjalan menuju ke kamar mandi, membersihkan tubuhnya lebih dulu. Selesai Mandi Aron menatap wajah istrinya yang masih tertidur pulas, ia berjalan dengan langkah sangat pelan agar Manda tidak mendengar hentakan kakinya. Yang membuat tidurnya terganggu nanti.
Aron berjalan ringan menuruni tangga menuju ke dapur, ia sengaja untuk masak lebih dulu sebelum istrinya bangun.
"Tuan mau apa? Tumben ke dapur?" tanya pembantu Aron.
"Mau masak bi, apa masih ada bahan makanan di kulkas?" tanya Aron.
"Ada tuan! Tapi biar saya saja yang masak tuan" ucap pembantunya.
"Gak usah bi, aku mau buat kejutan untuk Manda, biar aku yang masak sendiri untuk dia." ucap Aron. "Oya, lebih baik kalian pergi ke kamar Duke dan Lia. Lihat mereka, apa mereka sudah bangun? Kalau sudah sekalian mandiin dia ya bi" ucap Aron.
"Baik tuan." dua pembantunya itu, segera pergi ke kemar Duke.
Aron mulai menyiapkan semua bahan, ia ingin masak sesuatu untuk Manda. "Masak apa ya?" gumam Aron. "Emm masak paella saja" gumam Aron.
"Ia membuat makanan untuk 2 porsi, kalau Lia dan Duke, Aron membuat makanan berbeda untuk mereka.
Beberapa menit kemudian, ia sudah selesai membuat paella untuk 2 porsi. Dan sekarang ia ingin membuat Tostada con tomate, makanan sarapan pagi khas Spanyol. Ya, meski hanya seperti roti panggang, tapi ini berbeda dari roti panggang pada umunya. Dari cara penyajiannya, dan cara membuatnya.
Duke tidak suka makan nasi, kalau pagi. Jadi ia sering membuatkan roti, kalau siang dia juga jarang makan nasi, terkadang Manda yang membuatkan bubur yang di campur dengan sayuran untuk Duke, kalau Lia sih, sudah makan seperti makanan orang dewasa biasanya.
"Syang, ternyata kamu di sini?" ucap Manda yang baru bangun dari tidurnya.
Aron yang sudah selesai masak, ia duduk di kursi, merenggangkan ototnya yang terasa capek habis masak tadi.
"Eh. kamu sudah bangun syang" tanya Aron, bangkit dari duduknya.
"Udah, tadi aku melihat kamu gak ada di samping aku. Aku kira kamu sudah berangkat kerja. Eh, gak tahunya pagi-pagi kamu sudah di dapur duluan" ucap Manda. yang duduk di samping Aron, mengusap matanya yang masih terasa sangat lengket.
__ADS_1
Manda mengerutkan keningnya, melihat makanan sudah tertata rapi di meja, lengkap dengan susu untuk Duke dan Lia.
"Siapa yang menyiapkan semua ini?" tanya Manda heran.
"Aku!" ucap Aron, lirih.
"Beneran kamu syang, kenapa kamu gak bangunin aku tadi kalau kamu lapar mau makan, aku bisa masakin buat kamu" gumam Manda.
"Kamu tidur terlalu pulas tadi, jadi gak tega mau bangunkan kamu" ucap Aron, mengusap kepala belakang Manda, dengan jemari membelai lembut rambut panjang Manda yang masih acak-acakan.
Aron mendekatkan wajahnya, melihat rambut Manda dan wajah istrinya itu, yang masih terlihat kusut.
"Kamu belum cuci muka ya?" tanya Aron, menjauhkan duduknya.
"Emangnya kenapa? Kenapa kamu malah menjauh dariku" ucap Manda kesal.
"Bau" gumam Aron menggoda, mencubit hidungnya sendiri.
"Kamu juga bau, lagian syang aku ini apa udah mandi?" sindir Manda.
"Hehehe.. Belum juga" ucap Aron.
"Ye, aku udah mandi sayang" gumam Aron tersenyum tipis.
Manda memukul dada bidang Aron dengan ke dua tangannya. "Nyebelin kamu, tadi bilangnya kamu belum mandi" ucap Manda, mengerutkan bibirnya.
Aron bangkit dari duduknya, berdiri menatap wajah polos istrinya saat bangun tidur. "Emangnya kamu mau ajak suami kamu ini mandi bareng ya?" tanya Aron menggoda mencolek dagu Manda. Seketika Manda melebarkan matanya.
"Apa? Mandi bareng?" tanya Manda mengulangi ucapan Aron.
"Iya syang, mau gak?"
"Gak mau!" ucap Manda tegas.
"Kamu sudah mandi, kalau kamu belum mandi. Emm, aku pikir-pikir dulu" ucap Manda tersenyum segera berlari menuju ke kemarnya untuk Mandi.
"Dasar istriku ini, bilang saja mau. Tapi kenapa dia masih malu-malu, padahal sudah punya anak juga denganku masih malu" gumam Aron. Ia juga ingin bersiap memakai pakaian rapi untuk pergi ke kantor.
__ADS_1
Hari ini pekerjaan tidak terlalu banyak, Aron sengaja ingin mengantar Manda pergi ke kampus nantinya. Ia ingin melihat suasana kampusnya seperti apa. Meski hanya mengantarnya sampai depan kampusnya. Tapi setidaknya ia tidak khawatir lagi dengannya nanti.
---00---
Setelah selesai Mandi, Manda segera bersiap mengenakan kaos dan mengenakan blazer untuk membalut tubuhnya.
"Syang kamu sudah siap?" tanya Aron.
"Sudah syang" ucap Manda, meraih tas yang sudah ia siapkan dari tadi di meja riasnya.
"Ayo makan dulu, anak-anak pasti sudah nunggu kita di luar" ucap Aron.
"Emangnya mereka sudah bangun tidur?" tanya Manda.
"Sudah syang, tapi bibi yang membantu mereka bersiap, dan mereka yang mandiin Duke sama Lia" ucap Aron.
"Ya, sudah ayo turun" ucap Manda.
"Bentar!" ucap Aron memegang tangan Manda.
Manda menoleh, menatap suaminya itu bingung. "Apa?" tanya Manda.
Aron menarik tangan Manda hingga jatuh dalam dekapan hangat tubuh kekar Aron, dengan tangan kiri memegang pinggang Manda. Dan tangan kanan memegang belakang kepala Manda. Mengecup lembut bibirnya. "Kecupan sebelum bernagkat kerja" gumam Aron, menyudahi kecupannya.
"Udah ayo berangkat, sudah jam segini syang. Nanti Duke dan Lia menunggu" gumam Manda, mendorong pelan tubuh suaminya itu.
"Iya syang"
Manda berjalan ringan menuju ke dapur, ia melihat masakan Aeon yang nampaknya sudah dingin. "Syang bawa buat bekal saja ya, sudah jam segini. Gak apa-apa kan?" tanya Manda dengan wajah seakan memohon.
"Baiklah" ucap Aron, mengusap lembut rambut Manda.
"Papa romantis" ucap Lia, tersenyum melihat Manda dan Aron.
"Eh.. syang.. jangan lihat ya, tutup mata Duke" ucap Manda pada Lia.
"Baik ma" ucap Lia tersenyum tipis.
__ADS_1
# Catatan
makanan Paella adalah makanan khas Spanyol. Kalau di indonesia, seperti nasi goreng. Cuma kalau paella itu terlalu banyak lauknya, dan bumbu rempahnya juga beda.