
L, is for the way you look at me
O, is for the only one I see
V, is very very, extraordinary
E, is even more than anyone that you adore
•Nat King Cole•
Perusahaan Lee's Ship,
Dengan langkah malas,Vanya masuk ke dalam lift. Semenjak kedekatan Louis dan Ruby semakin mesra, seakan menguras habis tenaga Vanya secara otomatis. Vanya tidak lagi bersemangat untuk bekerja. Mr.Zhang sendiri menyadari perubahan sikap dan kinerja Vanya, akhirnya memanggil Vanya dan berbicara secara empat mata dengannya. Namun,Vanya hanya berdalih jika dirinya sedang kelelahan dan tidak berpengaruh dengan hasil kerjanya.
Pintu lift perlahan mulai menutup, namun.. terlihat tangan kanan seseorang menahan di sela pintu lift yang hampir tertutup. Dan karenanya,pintu lift yang tadinya akan menutup akhirnya kembali terbuka lebar.
Vanya melirik sekilas pria yang tinggi dan berkulit putih. Pria tersebut memakai kacamata hitamnya,tapi.. hal itu tidak menutupi wajah tampan pria tersebut.
Begitu pintu lift tertutup,keduanya hanya diam membisu, tiada satu katapun yang keluar dari mulut kedua orang itu. Perlahan,Vanya mencium ada bau yang menyerang indra penciumannya. Bau BBQ begitu kental di penciuman Vanya. Rasa mual mulai kembali menyerang Vanya, sejak kehamilannya.. Vanya begitu peka dengan penciumannya.
Dengan sapu tangan putihnya,Vanya menutup hidungnya..mencoba menahan bau yang menyerangnya dan hampir membuatnya lari ke kamar mandi,lagi.
Pria tersebut menyadari sikap Vanya. Dia pun mengendus namun,merasa tidak ada yang aneh. Bahkan dia mencium jas-nya sendiri.
"Permisi.." sapa pria tersebut.
Vanya melirik ke sumber suara itu.
"Apakah aku begitu bau,nona muda?" tanya pria tersebut.
Vanya hanya membisu tanpa menjawab apapun, rasa mual semakin mendobrak pertahanannya. Pria tersebut menatapnya dengan bingung.
"Maaf.. a..aku.. sedikit sensitif dengan penciumanku..dan bau BBQ di baju anda sedikit menyengat bagiku. Saya harap anda tidak tersinggung" jelas Vanya dengan susah payah.
__ADS_1
Pria tersebut bernafas lega sambil melepaskan kacamatanya. Wanita yang ada di hadapannya membuatnya tertarik.
"Tentu tidak,nona muda.." sahutnya sambil mengulurkan tangan kanannya dan melepaskan kaca matanya, "saya Peter.." lanjutnya.
"Vanya.." sahut Vanya "senang berkenalan dengan anda tuan Peter Lee.."
Peter sedikit terkejut "Apakah anda mengenalku?" tanya Peter.
Vanya mencoba tersenyum "secara tidak langsung..iya" sahut Vanya. Dia mengenali Peter karena dia pernah melihat sebuah foto yang ada di meja Mr.Zhang, sebuah foto dimana keluarga Mr.Zhang dan keluarga Simon Lee berfoto bersama. Saat itu,Peter mulai dewasa sehingga tidak sulit bagi Vanya mengenalinya langsung.
Seulas senyuman menghiasi wajah Peter, dan hal itu membuat Vanya menyadari adanya sebuah tahi lalat yang hampir menyerupai sebuah bintang di bagian leher,tepat di bawah telinga kanan Peter.
"Sungguh suatu kehormatan bisa di kenali oleh wanita cantik seperti anda.."
"Anda terlalu memujiku.." balas Vanya tepat saat pintu lift terbuka "sepertinya,saya permisi duluan,tuan Peter Lee.."
Peter mengangguk, pintu lift perlahan kembali menutup "wanita yang menarik.." sahut Peter sambil tersenyum, sangat jarang dia menemui wanita yang seperti Vanya..dimana wanita yang dia temui selalu mencoba menggoda dan mendekatinya begitu mengetahui statusnya, "aku lupa menanyakan nama lengkapnya.." gumam Peter kembali, dia pun meraih ponselnya dan menelepon asistennya, Liang.
"Aku ingin kamu memberiku data semua pegawai di perusahaan New York.. semua yang bernama Vanya. Aku membutuhkan itu secepatnya!" tukas Peter.
"Siap!" sahut Liang.
Peter menutup telepon dan tersenyum tepat setelahnya pintu lift pun terbuka. Peter berjalan diiringi tundukkan hormat dari setiap pegawai yang melewatinya. Pegawai yang berada di lantai ruangan ayahnya telah mengenali sosok Peter Lee. Putra semata wayang Simon Lee yang begitu terkenal di kalangan mereka. Peter Lee sama seperti Simon Lee dalam hal bisnis, keduanya begitu kompeten. Dan karenanya Simon Lee bisa mempercayakan perusahaannya yang di Beijing pada Peter Lee, walau usianya masih tergolong muda. Tapi,Peter tidak pernah sekalipun mengecewakan Simon Lee.
Peter berjalan masuk ke dalam ruangan sang ayah, "Papa.." sapanya.
Simon Lee mengalihkan pandangannya dari berkas yang ada di meja menuju sumber suara "ya ampun.. kapan kamu kembali?" sahut Simon yang langsung berdiri dan mendekati anaknya.
Peter tersenyum "baru saja tiba.. papa baik-baik saja? Dan dimana Ruby? tadi aku tidak menemukannya di rumah.."
__ADS_1
Simon tersenyum lebar "Aku baik-baik saja.. dan adikmu.. dia sedang bekerja"
Peter terperanjat "dia? bekerja?"
Simon tertawa "dan kamu tahu.. semua karena seorang pria"
"Apa maksud,papa?"
Simon kembali tertawa "nanti akan papa jelaskan.. sekarang duduklah dan beritahu papa..mengapa kamu tiba-tiba pulang ke sini?"
"Aku ingin mencari seorang pegawai yang berkompeten di bagian admin untuk ikut denganku ke Beijing.." jelas Peter.
Simon mengerutkan keningnya "apakah pegawai sana tidak ada yang berkompeten?"
"Ya.. mereka berkompeten tapi.. aku ingin mereka bisa belajar dari pegawai sini.. seperti pertukaran karyawan.. bagaimana menurut papa? Jadi,mereka bisa saling belajar satu sama lain.."
Simon terdiam, "papa setuju saja jika itu menurutmu terbaik bagi perusahaan kita.. dan kamu sudah menemukannya? atau perlu papa panggil Mr.Zhang?" tanya Simon,mengingat Mr.Zhang adalah kepala bagian admin.
Suara dering ponsel Peter menghentikan pembicaraan mereka, Peter mengecek layar ponselnya dan tersenyum lebar "sepertinya aku sudah menemukannya.."
curcol author:
Loha~~~
author back💃
sebelumnya author minta maaf terlebih dahulu.. janji upload sesering mungkin tapi belum kesampaian T.T huhu..
Coz sebelum hari raya,author super sibuk karena jualan.. dan persiapan beres-beres rumah dan mudik untuk hari raya.. karenanya,bener-bener minim waktu (bahkan sering nulis tengah malem🥴)
Belum lagi,ni otak blank pas nulis😖
coz.. aku tipe author yang nulis secara refleks (plek), aku ga bs pake list alur cerita (pernah sekali coba gitu malah buat aku semakin mati ide--anehkan?). Jadi,kadang bisa bengong tiba-tiba 😂
dan.. sekali lagi.. maaf dan makasih buat selalu menyemangatiku dan mendukung karyaku❤️
oh ya, kalau ada pertanyaan yang mau tanya-tanya tentangku.. jangan segan-segan buat komen ya🙏
mudah-mudahan bisa author jawab semua, asal jangan tanya tentang aneh-aneh 🤣
__ADS_1
loph you all guys❤️ big hug and stay safe