
'Callin' the plug, you callin' the cops
I call you a snitch, you holdin' a grudge
You callin' the judge, you say you a thug
I call you a *****, I call you a ho
Don't call me your bro, don't call me no more
I call you a trick, I'm tired of the hate
I'm tired of snakes, I'm tired of your face'
•Joyner Lucas•
##########
__ADS_1
Seakan memiliki kontak batin antara keduanya,Lidya menyentuh tangan kanan milik pria yang dicintainya "Luckas..", Luckas menatap Lidya "sudahlah..tidak perlu menindak lanjutinya. Keadaan ini paling hanya bertahan beberapa hari,dan..a..aku" suara Lidya perlahan terdengar begitu pelan "tidak keberatan dengan itu. Aku tidak ingin membebanimu. Aku akan baik-baik saja" ucap Lidya walau dalam hatinya tidak sejalan dengan ucapannya. Tapi baginya Luckas lebih penting dari dirinya,dia tidak peduli dengan dirinya.
Sejujurnya, Lidya sendiri ingin membersihkan nama baiknya,orang tuanya terutama ibunya baru saja menghubunginya dan menanyakan perihal yang diberitakan mengenai anak perempuannya. Lidya berusaha menenangkan ibunya dan menjelaskan jika semua hanya salah paham, Lidya juga berjanji akan membersihkan nama baiknya segera. Tapi,kenyataannya.. melihat Luckas yang begitu sulit memutuskan..Lidya memilih pasrah.
Hati Luckas terasa perih mendengar perkataan Lidya, dia sendiri telah berjanji membantu Lidya dan sekarang dia sendiri yang menjadi ragu. "dasar lelaki bodoh!!" maki Luckas dalam hati dan tentunya makian untuk dirinya sendiri. Luckas menggeleng "kamu tentu tidak baik-baik saja!!! banyak jalan untuk membersihkan namamu,Lidya.." Luckas menatap Edward "Dan.. jika sulit memutuskan untuk menggunakan jalur hukum" Luckas terdiam sejenak "maka..kita bisa menggunakan jalur lainnya. Edward,sebarkan video-video itu ke dunia maya terutama sosial media. Freya membuat heboh dengan akal liciknya, maka kita harus membantu para penggemarnya menilai sendiri, seberapa liciknya idola mereka" sahut Luckas.
Edward tertegun, dia sungguh terpana dengan keputusan Luckas. Suatu keputusan yang sangat menguntungkan, Luckas dapat membersihkan nama Lidya sambil membuat Freya merasakan akibat dari perbuatannya dan tentunya tanpa mengusik keluarga Green secara langsung. Edward semakin menghormati Luckas, bijaknya Luckas dalam menyelesaikan masalah selalu membuatnya memuji bosnya dalam hati dan karenanya dia mampu setia bertahun-tahun lamanya pada Luckas. Luckas sendiri selalu menghargainya,tidak pernah sekalipun menghinanya sebagai 'bawahannya'.
Edward mengangguk "baik,sir. Saya mengerti apa yang harus saya lakukan" sambil meminta izin keluar dari ruangan untuk menelepon Harris,sahabat wartawannya itu.
Lidya mengelus punggung kekasihnya "kamu telah bekerja keras,istirahatlah.. Setelah Edward kembali,aku akan menyuruhnya mengantarmu pulang" bisik Lidya.
".......tapi... aku akan istirahat jika hanya kamu mau menemaniku" balas Luckas sambil berbisik semakin dekat ditelinga Lidya.
"Luckas!! bukankah kamu lelah hari ini?!"
Luckas tersenyum nakal "apa yang ada dipikiranmu,Lidya.. aku hanya ingin kamu 'menemaniku' saja". Wajah Lidya berubah menjadi merah,dia terjebak oleh ucapan Luckas. "apa kamu mengira jika aku ingin..." Luckas memelankan suaranya sambil menunduk mengintip wajah Lidya yang juga tengah menunduk menahan malu.
__ADS_1
Lidya memukul dada Luckas mencoba melepaskan pelukannya, dia sungguh-sungguh merasakan malu yang hebat. Dia tidak menyangka jika arti 'menemani' Luckas berbeda dengan apa yang dipikirkannya.
Luckas tertawa terbahak-bahak,sambil menarik Lidya kembali kedalam pelukannya. "Lidya, ini adalah tawaku yang pertama kalinya dalam hari ini, terima kasih Lidya dan.. maafkan aku. Karena aku,kamu harus menghadapi semua ini" ucap Luckas sambil mengecup kening Lidya.
"tapi..karenamu juga,aku sanggup kuat bertahan menghadapi semua ini!" balas Lidya.
########
Keesokan harinya,
Dunia maya heboh dengan beredarnya video Freya,dan tidak lama kemudian disusul berita pernyataan dari pihak hukum Luckas jika Luckas dengan Freya tidak memiliki hubungan apapun.
Beberapa netizen beranggapan jika video Freya yang beredar adalah perbuatan pihak Luckas, tapi tidak ada bukti yang jelas ditambah pihak wartawan mengklaim jika video tersebut mereka dapatkan sendirinya sehingga membuat para netizen mengambil kesimpulan jika Luckas tidak ada sangkut pautnya dengan video itu. Dan tidak lama kemudian disusul video Freya yang tengah menghina dan menampar Lidya di kamar hotel mulai beredar, dan tentunya kalian tahu darimana video itu beredar bukan?? yes! anda benar.. Pretina!! Pretina yang geram akan perbuatan Freya pada Lidya, akhirnya menyebarkan rekaman video yang dulu di rekamnya. Dan tentunya dia menyebarkannya secara diam-diam.
Dan akhirnya dunia maya kembali heboh dengan rekaman video-video Freya Green. Mereka mem-bully habis-habisan akan Freya,mereka merasa telah dibodohi selama ini. Freya yang selama ini mereka lihat,adalah sosok yang feminim,lemah lembut ternyata bagaikan serigala berbulu domba!!!
__ADS_1