
Come back home
Can you come back home
Don’t leave me at the end of the cold world but come back to my side
•2ne1•
Beberapa hari kemudian, di hotel DeParis.
Terlihat sosok wanita tua yang memakai baju abu-abu dengan kacamata hitamnya dan tengah duduk di salah satu sofa yang berada di sudut lobi hotel.
Dia sengaja memilih lokasi sudut yang jarang dilewati orang-orang, dia hanya duduk dan memperhatikan setiap orang yang berlalu lalang. Saat dia melihat Lidya,sontak dia mengangkat koran yang ada di mejanya berpura-pura membaca dan menutupi wajahnya.
Siapapun tidak akan memperhatikan sosok wanita tua tersebut,termasuk Lidya. Wanita tua itu hanya berdiam diri sampai dia melihat sosok mungil yang berjalan bergandengan tangan dengan Lidya. Dengan cepat,dia langsung melepaskan kacamata hitamnya,dia ingin melihat sosok mungil itu dengan jelas walau hanya bisa melihat dari jauh.
'*Ya Tuhan..anak itu sangat imut dan sangat mirip sekali dengan Luckas*..' lirihnya dalam hati.
Setelah berhasil melihat Ayles,wanita tua itu pun beranjak dari kursinya dan masuk kedalam mobil sambil memerintahkan supir pribadinya untuk segera pulang ke rumahnya.
Begitu sampai dirumah, Dora menyuruh salah satu pelayannya untuk memanggil Martha untuk menemuinya di kamarnya. Mendapat pesan tersebut tentu membuat Martha bingung, karena berpuluhan tahun dia menjadi menantu di rumah ini. Tidak pernah sekalipun Dora ingin berbicara empat mata dengannya di kamarnya,sangat jarang.
__ADS_1
Martha mengetuk dan masuk kedalam kamar Dora, "Mom? Mom memanggilku? Apa ada yang tidak enak?" tanya Martha sambil melihat tubuh Dora,seakan mencari bagian tubuh Dora yang sakit.
Dora menggeleng "aku-". Dora menundukkan kepalanya, dia merasa berat untuk melanjutkan kalimatnya.
"Mom? Kamu baik-baik saja?" tanya Martha dengan cemas karena sikap mertuanya yang terlihat aneh di matanya.
"Bantu aku bujuk Luckas kembali,Martha" sahut Dora dengan suara yang pelan.
Kedua mata Martha seketika membesar, dia merasa ada yang salah dengan pendengarannya..Dora memintanya untuk membujuk Luckas kembali???
"Mom..kamu serius?" tanya Martha.
"aku-" Dora menghela nafasnya "Aku sudah tua,Martha. Keegoisan dan keras kepalaku telah membuatku kehilangan cucuku,cucu semata wayangku. Aku sudah kalah,Martha.. kalah dengan peperangan yang ku mulai sendiri"
Dora tersenyum "terima kasih,Martha. Sejujurnya,mom mengira kamu akan membenci mom karena masalah Luckas dan Lidya. Tapi,ternyata kamu tetap disini..merawat dan menjagaku"
"Mom sudah seperti layaknya ibu kandungku sendiri.. Bagaimana mungkin aku sanggup membencimu? dan disisi lain..aku bertaruh pada diriku sendiri jika suatu saat mom akan mengerti dan menerima mereka kembali.. dan ternyata,aku menang akan taruhanku sendiri"
Dora tertawa kecil "kamu hebat,Martha.. akhirnya kamu sungguh memenangkan taruhan ini"
Martha tertawa "tunggu sebentar,mom. Aku akan segera menghubungi Luckas"
__ADS_1
Saat Martha beranjak keluar dari kamarnya,Dora kembali memanggil namanya. Bergegas Martha kembali masuk kedalam kamar Dora.
"Dan..katakan padanya..mom ingin melihat sikecil,Ayles"
Martha kembali dikejutkan dengan kata-kata Dora "Mom-"
"aku akan menerima Lidya,Martha. Aku sungguh bodoh tidak dapat melihat seorang gadis yang begitu hebat dan malah dibutakan oleh status" lanjut Dora.
Martha mengangguk dan segera berlari menuju kamarnya yang tidak terlalu jauh dari kamar Dora. Tangannya bergemetar hebat saat mencoba menghubungi Luckas,dia begitu bahagia..Martha tidak menyangka jika hari ini akan datang juga.
---------
"Mom..kamu tidak sedang bercanda,bukan?" tanya Luckas yang tidak mempercayai dengan semua yang dikatakan Martha padanya. Bagaimana mungkin Luckas bisa mempercayai semuanya,selama tiga tahun ini..Dora bahkan tidak pernah memohonnya untuk kembali di keluarga Ryans.
"Mom serius,Luckas. Dan kamu tahu? Mom begitu bahagia... sekujur tubuh mom gemetar hebat. Ini momen yang mom tunggu-tunggu selama ini!!" sahut Martha dengan antusias.
Luckas tertawa sinis "I don't know,mom. Karena dia,aku kehilangan Lidya selama tiga tahun dan bahkan tidak dapat mendampingi Lidya saat melahirkan dan menjaga Ayles. Dan setelah bertahun-tahun,dengan mudahnya dia tiba-tiba mengatakan dia berubah pikiran dan menyuruhku kembali bersama Lidya?? dan menurutnya,aku akan dengan senang hati menerima keputusannya dan pulang dengan penuh syukur seakan tidak pernah ada apa-apa selama tiga tahun ini?? Aku bahkan tidak tahu harus merasa senang atau tidak akan hal ini.."
Mom terdiam seribu bahasa, semua perkataan Luckas ada benarnya..
"Luckas..."
__ADS_1
"jangan membujukku,mom! aku telah tidak ada hubungan apa-apa dengan keluarga Ryans!" sahut Luckas dengan tegas.