
5 tahun kemudian....
Kini Noel Galliano Winata sudah berusia enam tahun sedangkan sang adik Orin Quenby Winata berusia lima tahun. Meskipun mereka tidak memiliki ikatan darah tapi mereka memiliki ikatan batin yang kuat. Saling mendukung satu sama lain dan kompak layaknya saudara sebenarnya.
Sedangkan hari-hari Retha disibukkan dengan mengurus kedua buah hatinya hingga terkadang dia sendiri lupa akan dirinya sendiri. Meskipun Retha merupakan istri dari pengusaha sukses tapi dia sendiri tak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan layaknya istri pengusaha lainnya. Waktunya sehari-hari dihabiskan untuk mengurus anak serta suaminya.
Pagi hari dia menyiapkan sarapan serta pakaian untuk kedua buah hatinya dan suaminya. Setelah itu dia mengantar kedua anaknya pergi ke sekolah. Meskipun usia mereka masih kecil tapi Arga sudah memberikan pendidikan terbaik dari mereka kecil hingga sekarang di usia Noel yang masih enam tahun dia sudah menginjak bangku sekolah dasar kelas tiga.
Sama halnya dengan hari ini, dia mengantar putranya ke sekolah dasar setelah itu mengantar putrinya ke taman kanak-kanak. Tidak ada yang mencurigakan saat itu semuanya berjalan sesuai dengan biasanya.
Akhirnya Retha pun kembali ke rumah untuk membersihkan kamar utama mereka sebab Retha memang tidak mengizinkan pelayan untuk membersihkannya. Bukan karena menaruh curiga pada pelayan melainkan dia lebih senang jika bisa mendesain kamar serta membersihkannya sendiri.
Setelah selesai dia pun membantu pelayan untuk membuat makan siang. Tak lupa dia juga membuat khusus untuk suaminya dan akan mengantarkan ke kantor dimana suaminya sedang bekerja.
__ADS_1
Dilihatnya jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan menunjukkan pukul sebelas siang dimana waktunya Retha menjemput kembali mereka.
Saat diperjalanan tiba-tiba saja ponselnya berbunyi, dilihatnya nomor tak dikenal meneleponnya. Karena nomor tak dikenal akhirnya Retha pun membiarkan saja tanpa mengangkat panggilan tersebut. Akhirnya setelah panggilan ke sepuluh dan merasa terganggu Retha pun mengangkat panggilan tersebut.
"Hal?" Belum sempat dia melanjutkan ucapannya suara orang yang dia kenali berteriak diseberang sana.
"Mom tolong!!!"
"Orin?"
"Ada apa sayang, cepat katakan pada mom?"
"Jika ingin anak perempuanmu selamat cepat datang kesini. Bawa uang lima ratus juta."
__ADS_1
"Hei apa maksudmu brengsek?" Tanya Retha dengan suara tingginya. Dia benar-benar takut jika terjadi sesuatu pada putrinya itu. Karena setelah melahirkan Orin dokter menyarankan Retha untuk melakukan potong hamil karena kemungkinan kehamilan Retha selanjutnya akan membahayakan nyawanya. Jadi Orin sudah tidak bisa memiliki adik lagi.
"Ikuti saja ucapanku, cepat siapkan uang itu dan kirim ke alamat yang akan kuberikan dan jangan lupa untuk tidak menghubungi suamimu itu!" Setelah mengatakan itu orang yang diseberang sana pun mematikan ponselnya dimana membuat Retha semakin panik saja.
Ponselnya pun kembali berbunyi tapi bukan sebuah panggilan melainkan pesan singkat dari penculik Orin. Mereka memberikan sebuah alamat yang harus Retha kunjungi dan memberikan ancaman jika Retha meminta bantuan dari suaminya putrinya tidak akan selamat.
"Pak Yuda kembali ke rumah, Orin dalam bahaya tapi jangan laporkan ini pada Arga!"
"Nona Orin kenapa nyonya muda?" Tanya pak Yuda sang sopir yang melihat kepanikan diraut wajah Retha.
"Aku tidak bisa menjelaskan sekarang, lebih cepat sampai rumah lebih baik."
Akhirnya pak Yuda pun hanya menuruti kemauan Retha dia kembali menyetir mobil untuk kembali ke rumah.
__ADS_1
Kira-kira siapa ya yang berani nyulik anak tuan muda Arga 🤔