
Sesampainya Arga dan Retha di panti asuhan mereka disambut oleh Bu Ririn dan juga asisten Leo yang sudah disana sejak tadi.
"Selamat datang tuan dan nyonya muda?" Ucap Leo menyapa mereka sambil membuka pintu mobil untuk tuan dan nyonya mudanya.
"Terimakasih." Jawab Retha dengan senyum manisnya sedangkan Arga dia hanya cuek saja.
"Dimana Noel Bu?" Tanya Retha ketika tidak melihat Noel bersama Bu Ririn.
"Dia baru saja tertidur Re." Mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah kemudian duduk di ruang tamu diikuti oleh asisten Leo dan Pak Yuda.
"Ibu ingin mengucapkan banyak terimakasih untuk tuan muda Arga dan kamu Re, berkat bantuan kalian kini ibu sudah tidak terlalu repot dan terimakasih sudah mau merawat Noel." Ujar Bu Ririn dengan tulus. Dia tidak mengira jika pernikahan Retha dan Arga akan membuat kebahagiaan seperti ini. Pasalnya dulu Retha selalu bersedih ketika menceritakan tentang pernikahannya. Arga yang selalu mengacuhkan dirinya sampai beberapa bulan pernikahan. Kala itu Bu Ririn hanya bisa memberikan semangat pada Retha. Dia berkata jika pilihan orang tua adalah pilihan yang terbaik.
__ADS_1
"Tidak Bu, harusnya Retha yang bilang terimakasih banyak. Selama ini Bu Ririn selalu memberi nasihat yang baik untuk Retha dan Bu Ririn juga menerima Retha dengan baik disini. Dan untuk masalah Noel Bu Ririn tenang saja Retha dan suami akan merawat Noel seperti anak sendiri."
Bu Ririn tak bisa membendung air matanya, Retha yang dulu masih sekolah dan menyempatkan waktu luangnya untuk membantu di panti kini sudah dewasa. Bukan dewasa usianya saja pemikirannya pun sudah matang layaknya seorang ibu.
"Tuan muda terimakasih banyak atas bantuan anda!" Ucap sopan Bu Ririn pada Arga yang sedari tadi hanya diam memperhatikan mereka berbicara.
"Tidak perlu sungkan-sungkan Bu, jika Bu Ririn butuh bantuan bisa langsung bilang pada saya atau pada Retha kami selalu siap membantu." Jawab Arga dengan tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Dulu dia pergi ke panti asuhan hanya untuk acara amal tak jarang dia juga mewakilkan Leo untuk menggantikannya. Dulu menurutnya bertemu dengan anak-anak bukanlah hal yang menarik tapi untuk sekarang setelah mengenal Retha banyak sifat dan sikap baik Retha yang menular padanya.
"Sebentar saya mau mengemasi barang-barang Noel dulu!"
"Oh tidak apa-apa Re ibu mengerti maksud kamu."
__ADS_1
"Terimakasih banyak Bu."
Mereka pun kembali melanjutkan perbincangan mereka dan Arga sesekali juga ikut menimpali perbincangan Bu Ririn dan Retha.
Akhirnya mereka pun pamit untuk pulang dengan Noel yang masih setia memejamkan matanya. Arga mengambil alih Noel yang hendak digendong oleh Retha. Dia tidak mau membuat Retha terlalu kelelahan.
"Bu Retha bawa Noel dulu ya!"
"Iya Re hati-hati ya semoga nanti kamu dan calon anak kamu sehat terus!"
"Iya Bu terimakasih banyak."
__ADS_1
Mereka pun masuk ke dalam mobil, Arga meletakkan Noel dengan perlahan. Setelah itu dia duduk di samping Noel bersama sang istri.
Didalam perjalanan mereka hanya terdiam larut dengan pikiran masing-masing.