Istri Tuan Arga

Istri Tuan Arga
S2-episode 100


__ADS_3

Hari berganti hari, tahun berganti tahun akhirnya hari yang diimpikan oleh dua insan sepasang anak manusia itu pun tiba. Setelah penantian panjang serta beberapa hambatan lika-liku hubungan yang mereka lewati hari ini akan terjawab sudah.


Tetapi cinta yang mereka miliki tidak mengenal hambatan. Ia melompati rintangan, melompati pagar, menembus tembok untuk mencapai tujuannya dengan penuh harapan. Tujuan dari setiap kisah cinta yaitu sebuah pernikahan meskipun tidak semua bisa mencapai tujuan itu, terkadang banyak pula dari mereka yang memilih untuk berhenti ditengah jalan entah bagaimana alasan yang mereka berikan pada pasangan yang sudah menemani mereka.


Sejak tadi gadis itu -Orin tidak melunturkan senyumnya barang sedikitpun. Penantiannya yang panjang sejak malam itu terbayar sudah hari ini. Sejak malam dimana Daddy Arga mengatakan pendapatnya membuat mereka berpikir kembali dan akhirnya mengambil keputusan untuk menikah setelah Orin lulus kuliah.


"Selamat ya sayangnya kakak, semoga pernikahan kalian langgeng sampai maut memisahkan!" Ucap tulus Noel sebagai kakak Orin. Pria itu tidak menyangka jika adiknya akan menikah secepat ini dan lebih parahnya adalah mendahului dirinya sebagai sang kakak.


Orin pun memeluk Noel meskipun laki-laki itu tidak banyak memiliki waktu untuknya tetapi dia sangat tahu jika sang kakak sangat menyayangi dirinya. Buktinya jika dirinya sakit pasti Noel akan membujuknya untuk meminum obat maupun menyuruhnya makan. "Terimakasih kak, do'a baik akan kembali baik. Semoga kakak juga segera menyusulku!"


Mendengar hal itu Noel hanya mencebikkan bibirnya, untuk saat ini laki-laki itu tidak sedang berpikir untuk menikah apalagi mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu dimana membuatnya yang baru merasakan indahnya jatuh cinta juga harus merasakan pahitnya sebuah perasaan cinta.


"Terimakasih kak El atas do'anya!' Kini suara Marcel yang menginterupsi. Laki-laki yang kini sedang memakai tuxedo berwarna putih yang senada dengan gaun sang istri pun ikut terkekeh. Pasalnya beberapa hari yang lalu mereka sempat berdebat mengenai bagaimana Marcel akan memanggilnya nanti setelah menikah dengan Orin. Noel yang merasa masih lebih muda daripada Marcel tentu saja tidak setuju meskipun sekarang Marcel sudah menikah dengan adiknya dan sekarang Marcel sudah menjadi adik iparnya.


"Jangan memanggilku seperti itu kak, aku masih muda!" Geurutunya kemudian menepuk tangan Marcel dimana membuat semua orang yang ada disana tersenyum geli. Pasalnya akhir-akhir ini Noel sudah mendapatkan gelar 'pria dingin' dari beberapa karyawan kantor yang karena memang sifatnya dingin tetapi juga tegas itu.


"Kakak jangan merajuk seperti itu, kau terlihat menggemaskan tau!" Kata Orin melihat wajah kakaknya yang meskipun sudah tidak remaja tapi tetap cute.


Karena kesal menjadi bahan ejekan Noel pun segera pergi untuk bergabung dengan beberapa rekan bisnis daddynya yang kebetulan juga dia kenal. Noel tampak berbaur dengan mereka meskipun usia mereka terpaut jauh tapi Noel pintar untuk menempatkan posisinya.


Kembali pada pasangan yang sedang berbahagia yang kini tengah berdiri untuk menyapa beberapa tamu yang baru saja datang. Orin tampak begitu cantik dengan dress model ball gown dengan detail motif yang rumit. Tak lupa dia juga menggunakan crown yang bertengger di atas kepalanya. Sempurna. Penampilan Orin benar-benar sempurna membuat beberapa tamu undangan yang datang berdecak kagum dengan kecantikan putri bungsu keluarga Winata itu.


Tak jauh berbeda dengan Orin, Marcel juga tampak memukau siang itu dengan setelan tuxedo berwarna putih beserta sepatu pantofel yang tampak mengkilat berdiri dengan kokoh sebagai pendamping Orin.


"Terimakasih sayang!" Bisik Marcel tepat ditelinga Orin sementara tangannya melingkar posesif di pinggangnya dimana membuat gadis itu salah tingkah sebab ini pertama kalinya mereka melakukan hal seintens ini.


Apa dulu ketika sedang berpacaran mereka tidak pernah melakukan ciuman? Pernah tapi hanya sebatas di pipi dan tidak lebih dari itu karena memang mereka masih menjaga batasan mereka.


"Terimakasih u-untuk apa?" Tanya Orin dengan gugup pasalnya sekarang mereka sedang ada di tengah-tengah lautan manusia yang menghadiri acara resepsi setelah acara pemberkatan beberapa waktu lalu.


"Terimakasih sudah mencintaiku dan juga terimakasih sudah mau menjadi ibu untuk anak-anakku!"

__ADS_1


Orin yang mendengar hal itu pun menjadi semakin gugup dan jangan ditanya lagi bagaimana wajahnya sekarang mungkin sudah semerah kepiting rebus. Mendengar apa yang dikatakan Marcel baru saja membuat pikiran Orin traveling kemana-mana. Lebih tepatnya tentang apa yang akan mereka lakukan setelah menikah? Tentu saja malam pertama bukan. Dan beberapa hari yang lalu Orin sudah mendapatkan yang katanya wawasan mengenai malam pertama dari sahabatnya siapa lagi kalau bukan Aneta dan Felys. Orin sendiri kadang-kadang tidak mengerti dengan mereka berdua, padahal mereka juga belum menikah tapi wawasan mengenai hubungan suami-istri istri tidak perlu diragukan lagi.


"Aku juga berterimakasih padamu karena telah memberikan cinta yang begitu besar padaku!" Jawab Orin sejenak pandangan mata mereka bertemu saling menyelami ke dalam manik mata lawannya sampai suara dehemen dari seseorang memutuskan pandangan mereka.


"Ehem...!"


"Dasar pengantin baru nggak tau tempat!" Cibir Aneta yang baru saja datang. Tunggu! Aneta datang bersama dengan Alex? Apa jangan-jangan gosip yang Felys katakan memang benar.


"Syirik aja, jadi bener nih kalian jadian?"


"Apaan sih Rin, kita cuma temen lagi!" Jawab Aneta malu-malu padahal biasanya perempuan itu yang membuat teman-temannya malu.


"Temen tapi bisa sekampus?" Tanya Orin lagi mencoba menggoda kedua temannya itu. Dan Orin juga benar-benar tidak menyangka jika kedua temannya itu akan masuk kedalam fakultas yang sama dan tidak pernah Orin pikirkan adalah mereka mengambil jurusan kedokteran yang mana bukan fashion dari diri mereka.


"Gue nggak tau kali Rin kalau dia juga bakal daftar di kampus gue!"


"Hisshh dasar orang-orang aneh!"


"Udah ah jangan bahas kita, lebih baik kita bahas pengantin baru yang satu ini aja! Selamat ya semoga pernikahan kalian abadi sampai maut memisahkan, jangan marah-marahan lagi bikin pusing yang lain aja!"


"Ya udah gue sama Alex mau ambil makanan dulu ya!" Kata Aneta kemudian memeluk tubuh sahabatnya sambil berbisik "Jangan lupa apa yang udah gue ajarin sama Felys kemarin!"


Mendengar itu Orin segera mencubit lengan Aneta, dasar tidak tahu tempat! bagaimana jika Marcel mendengarnya pasti dia akan malu lah.


Setelah acara resepsi selesai pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan itu tampak kembali ke kamar hotel yang sudah mereka pesan.


Akhir cinta yang bahagia adalah impian setiap manusia begitu juga dengan Orin. Akhir kisah cintanya dengan Marcel yang berakhir bahagia meskipun banyak cobaan dan juga rintangan yang ada tetapi kekuatan cinta mereka mampu mengalahkan itu semua.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**TERIMAKASIH BANYAK SEMUANYA YANG SUDAH IKUTIN CERITA INI DARI AWAL DARI KISAH CINTA DADDY ARGA SAMPAI KE ORIN!


MOHON MAAF JIKA ENDINGNYA KURANG GREGET KARENA EMANG INI NOVEL PERTAMA AUTHOR JADI MOHON MAAF BILA BANYAK KESALAHAN, DAN SEMOGA KEDEPANNYA SEMAKIN BAIK LAGI!


DAN SETELAH INI AUTHOR BAKAL UP CERITA BARU LAGI TENTANG NOEL JUDULNYA 'Hello, my secretary!'

__ADS_1


Tapi jangan khawatir nanti author bakal kasih boncap kok disini mengenai kehidupan mereka berdua setelah menikah ya!


SEKALI LAGI AUTHOR UCAPIN BANYAK-BANYAK TERIMAKASIH UNTUK KALIAN SEMUA, TANPA DUKUNGAN KALIAN MUNGKIN CERITA INI TIDAK AKAN SAMPAI DISINI! ❤️❤️❤️❤️❤️**


__ADS_2