Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan
keluarga besar O'neills Jonathan (season 2)


__ADS_3

Kasih masih menatap tuan William meminta jawaban atas rasa penasarannya


“kau kan sekarang sudah menikah, jadi tidak perlu lagi untuknya menjagamu” tunjuk tuan William dengan  tatapan matanya pada Jonathan


Kasih mulai cemas “daddy mau bawa mas ojo ke Belanda ? jangan dong dad” pinta kasih dengan suara memohon tak ingin kehilangan mas ojo


“kenapa? Kan sekarang kau sudah ada suami  yang bisa menemanimu setiap saat jadi tak perlu mas ojo” tanya tuan William


“itu beda dong dad” balas kasih


“apa bedanya?” tanya tuan William


Raka ikut mendengarkan secara seksama jawaban kasih. Karena dalam benaknya juga diliputi penasaran besar apa arti pengawal kasih


untuknya


“mas ojo kan sudah menjaga kasih sejak kecil, dia yang paling peduli dengan kasih di banding siapapun, termasuk kalian” kasih melirik kedua orang tuanya “kasih memang sudah menikah dan sekarang suami kasih


yang berkewajiban menjaga kasih. Tapi bagi kasih mas ojo adalah keluarga terdekat kasih, kakak kasih. Kasih gak mau jauh dari kakak kasih” kasih melotot kearah daddynya “kalau mau pulang, pulang sendiri jangan ajak-ajak mas ojo” ucap kasih membuang mukanya kasar


Kasih menoleh kearah jonathan “ kalau daddy mengancam memecat mas ojo, biarin aja. Pasti suami kasih mau bayarin gajih mas ojo” kasih menoleh kearah raka “iya kan bang?” tanya kasih meminta persetujuan raka suaminya


“ah, iya” balas raka dengan suara terbata


Tuan William terkekeh di ikuti nyonya janet yang tersenyum dengan ucapan  kasih “kenapa


kalian malah ketawa?” tanya kasih pada orang tuanya dan juga  bingung melirik jonathan yang ikut tersenyum


“siapa yang mau bawa jonathan kembali ke Belanda?” tanya tuan William terkekeh


Kasih menautkan kedua alisnya mendengar nama jonathan “ihhh siapa yang bahas jonathan sih dad, kasih kan lagi bahas mas ojo” balas kasih kesal


Tuan William  menggelengkan kepalanya  melihat reaksi kasih “jonathan yang kita


bicarakan ya ojo pengawalmu itu ” balas tuan William


“maksud daddy?” tanya kasih bingung

__ADS_1


“mas ojo yang kamu tahu itu nama aslinya O’neills jonathan, kami biasanya memanggil dia jonathan dulu. saat kau kecil juga memanggilnya dengan nama itu tapi saat kau dulu di culik dia tidak suka namanya jadi celetukkan kau waktu kecil, dia pakai sebagai namanya” ucap tuan Williams


Ayah virza menoleh kearah tuan William dan jonathan “O’neills yang itu? “ tanya ayah virza merujuk pada keluarga terkenal dan terpandang yang menghilang dengan cepat karena kematiannya yang tiba-tiba


Tuan William mengangguk “iya dia. Semenjak orang tuanya meninggal saat dia masih kecil aku mengangkatnya sebagai anak. Tapi karena keangkuhannya itu, dia tak mau memakai namaku ataupun nama orang tuanya


sedikitpun” balas tuan William


Kasih menutup mulutnya “kok mas gak pernah cerita ke kasih ?” tanya kasih


“ada beberapa hal yang tidak  ingin di ceritakan kasih, sama sepertimu yang tak mau menceritakan beberapa hal ke mas” balas jonathan mengusap kepala kasih lembut


“berhubung kasih sudah menikah dan tak terlalu membutuhkan penjagaan jonathan jadi dia sudah mulai bisa mengambil alih kerajaan bisnisku. Dan itu di mulai dengan yang ada di Indonesia terlebih dulu ” jelas tuan William


Ayah virza menautkan kedua alisnya “maksudmu mengambil alih kerajaan bisnis? Lalu bagaimana dengan kasih?” tanya ayah virza yang masih bingung dengan penuturan william


Tuan William memahami kebingungan ayah virza “aku bekerja selama ini untuk membahagiakan anakku bukan memberikan dia sebuah tanggung jawab besar . Aku tahu jonatahan sangat menyayangi kasih jadi walaupun


kasih tak terjun langsung dalam bisnisku , dia pasti akan memberikan hak kasih secara penuh dan membuat hidup putriku sekaligus adikmu itu" tuan william melirik raka yang ada di sebelah kasih dan ayah virza"  aman dan terjamin tanpa harus bersusah payah ikut terjun dalam dunia bisnis yang memusingkan ” tuan William melirik kearah raka dan keluarga besarnya “kalian tak masalah bukan? jika kasih tak terjun dalam bisnisku secara langsung?” tanya tuan William agar besannya tak tersinggung dengan keputusannya


“tentu saja, kami menghormati keputusanmu. Kami juga masih bisa menuruti segala keperluan kasih tanpa bantuanmu” balas kakek sakti tersenyum menanggapi keputusan tuan william


“kasih seneng, sekarang mas ojo. Eh mas jonathan jadi kakak kasih” ucap kasih tersenyum bahagia


Jonathan mengusap lembut kepala kasih “mas juga seneng” balas jonathan tersenyum lembut


Ningrum melihat senyum jonathan ada rasa yang entah apa menggetarkan dadanya “ah mikir apa aku” batin ningrum menggelengkan kepalanya


“kau kenapa rum?” tanya rafasya yang melihat ningrum menggelengkan kepalanya


“eh engga kak, ningrum kayanya capek deh , kita pulang yuk” ajak ningrum


Mama kaila yang mendengar ucapan ningrum ikut menimpali “iya juga sudah malam” ucap mama kaila  melirik jam dinding


“kalau gitu kita pamit ya, sudah malam” pamit ayah virza dan keluarga rafasya


Orang tua raka juga ikut pamit pulang “mama saya ayah pulang ya, baik-baik di sini” ucap nenek angel memeluk raka dan kasih secara bergantian

__ADS_1


Setelah mengantar kepergian keluarganya , Raka dan kasih berjalan menuju lift menuju kamar kasih yang berada di lantai 3


“kenapa kau memilih kamar di atas? Bukannya di bawah juga banyak kamar?” tanya raka sembari menggenggam tangan kasih


“gak papa, pengen saja” balas kasih


“maaf ya kasih, kebetulan rumahku Cuma 2 lantai, jadi hanya bisa memberikan lantai 2 untukmu” ucap raka


Pintu lift terbuka raka menggandeng tangan kasih keluar lift “plak” kasih memukul lengan raka gemas setelah keluar lift


“apaan kasih, sakit tau” ucap raka mengaduh kesakitan mengelus lengannya


“ya abang, minta maaf Cuma gara-gara rumah kakak yang lantai dua” balas kasih terkekeh


“yakan kali  kamu lebih suka pemandangan lantai 3 dari pada lantai 2?” tanya Raka ikut tertawa


“gak gitu kali bang” kasih membawa raka masuk kamarnya yang sudah di hias oleh orang suruhan ningrum


“kasih suka tidur di lantai 3, karena gak terlalu suka di ganggu, dan jika kasih menangis gak akan ada yang dengar” ucap kasih


Raka mengusap pipi kasih “gak akan abang biarin pipi ini basah dengan air mata kesedihan lagi , abang hanya akan mengizinkan pipi ini basah dengan air mata kebahagiaan” ucap raka


Kasih mengusap tangan raka yang menyentuh pipinya “terima kasih bang” balas kasih mendekat ke wajah raka dan  mengecup bibir raka lembut


Mata raka membelalak lebar dengan perbuatan kasih yang tiba-tiba , membuat kasih tersenyum senang dengan reaksi raka


“kamu ya” raka mengecup bibir kasih lembut, merekapun saling berpangutan dan saling bertukar saliva


Kasih mendorong pelan tubuh raka pelan “kaki abang?’ tanya kasih saat mereka sudah di atas ranjang


“gak papa” balas raka kembali memangut bibir kasih


‘tapi bang” kasih kembali mendorong tubuh raka,  “mama sudah nitip agar abang menahan beberapa minggu karena kata dokter belum boleh olahraga ekstrim” kekeh kasih


“ah”raka mengacak rambutnya kasar


Kasih mengusap punggung raka “sabar ya bang, Cuma beberapa minggu kok” “ ucap kasih

__ADS_1


Raka membawa kasih masuk dalam selimut “ya sudah cepat tidur” ajak raka


“iya bang” kasih memeluk erat pinggang suaminya itu dan mereka pun menuju alam mimpi


__ADS_2