
kaila berjalan dipinggiran pantai dengan bertelanjang kaki dan bermain air dengan gembira virza mengikutinya dari belakang dan tersenyum lebar saat melihat kaila begitu bahagia
"apa kau sebagahagia itu kepantai?" tanya virza melihat senyum kaila yang mengembang
"iya kai suka, apa lagi saat mas yang menemani kai" balas kaila berbalik sesaat lalu bermain air kembali
1 jam berlalu saat kaila bermain air " apa sudah lelah?" Tanya virza menghampiri kaila
"sudah" kaila mengangguk dengan wajah cukup lesu karena lelah bermain air
"ya sudah kita istirahat dulu" virza menggendong aira masuk ke dalam vila yang cukup besar itu agar bisa segera istirahat
kaila sedikit meronta saat virza mengangkatnya "turunin mas, kai bisa jalan sendiri" pinta kaila saat virza menggendongnya memasuki vila
"ok"virza menurunkan kaila perlahan
"kita tidur dimana?" Tanya kaila melirik isi ruangan dalam villa
"dilantai atas" jawab virza menarik tangan kaila menuju lantai 3 vila tersebut
kaila begitu takjub saat memasuki kamar itu "wah bagus banget" ucap kaila membuka mulutnya lebar takjub dengan desaian kamar dan view pemandangan dari kamar tersebut
"tapi mas, ini sering di tempatin orang ya?" Tanya kaila dengan wajah agak risih, tak suka dengan tempat yang dipakai orang lain
virza mecubit hidung kaila gemas melihat ekspresi wajah kaila" tidak sayang, lantai ini di khususkan ayahmu untukmu saat kau kesini, mas hanya merubahnya sedikit" balas virza
kaila menautkan kedua alisnya "apa ayah membangun lantai ini untukku?" Tanya kaila
"iya sayang, mas hanya memodifikasi sedikit saja kalau furniture dan pemilihan bahan ayahmu yang pilih" balas virza
"wah pantesan kai ngerasa kamar ini nyaman sekali ternyata ayah bangun tempat ini untuk kai dan mas dekor ini sesuai selera kai" balas kaila takjub
"tentu saja mas akan mengatur tempat yang membuatmu nyaman, karena kau istri mas yang paling mas cinta" balas virza
"ya dah kai mau mandi dulu ya mas, badan kai lengket banget habis mainan air tadi" ucap kaila mencium bajunya yang terasa tak sedap
"ok sayang" virza membopong tubuh kaila tanpa meminta izin
kaila terkejut dengan sikap virza "kaila mau mandi mas, ngapai malah di gendong gini? Emangnya kita mau main gendong-gendongan?" Tanya kaila
"ya ini juga mau mandi sayang" virza membawa kaila ke dalam kamar mandi dan menurunkannya di bawah sower
"emang harus sedekat ini ya mas?" Tanya kaila saat ia mencoba melepaskan bajunya tapi kesulitan karena virza yang tak mau jauh darinya
"iya biar memudahkan mas bantu kamu dan kamu bantu mas" balas virza mengedipkan sebelah matanya
"bantu apa?" Tanya kaila memundurkan tubuhnya
__ADS_1
virza mendekat ke telinga kaila " melepas baju dan bantu mandi" balas virza tersenyum nakal
kaila akan protes tapi virza langsung membungkam mulut kaila dengan cepat dengan benda kenyal berwarna merah muda
mereka saling bertukar saliva sambil melepas satu persatu kain yang menempel di tubuh mereka
"kaila capek mas" ucap kaila dengan nafas memburu saat virza melepaskan kain terakhir yang menutupi gunung kembar kaila
"kalau gitu mas saja yang kerja kamu tinggal menikmatinya saja" balas virza terus menciumi leher kaila
setelah mereka menyalurkan hasrat mereka virza membawa kaila untuk berendam di bath up dengan taburan bunga dan minyak aromaterapi
"mas" panggil kaila
"hm" balas virza sambil mengusap punggung kaila
"mas kita sudah nyoba lama tapi adik zian gak jadi-jadi kalau ternyata kai gak bisa hamil lagi gimana?" Tanya kaila ragu-ragu
virza mengerutkan keningnya "kenapa kamu tanya seperti itu?" Balas virza
"kai hanya bertanya dan ingin tahu saja " balas kaila
"kita bisa datang ke dokter atau kalau memang gak bisa, dengan adanya zian saja juga tak apa atau kalau sepi kita angkat anak kan bisa" balas virza
"beneran mas?" Tanya kaila tersenyum lebar
"iya sayangku" balas virza memeluk kaila dari belakang
virza terkekeh "kebanyakan baca novel sih jadi suka halu dan imajinasi gak jelas" balas virza
kaila tak terima dengan ucapan virza yang meledek dirinya yang membaca novel "ih tapi seru tau mas baca novel ada imajinasi tersendiri dari kita saat membaca berbeda saat kita melihat film atau drama" balas kaila semangat
"iya iya, membaca memang bagus asal jangan terlalu ikut terbawa cerita ya" balas virza
setelah selesai mandi virza membantu kaila berganti pakaian
"pakaian apa sih ini mas?" Tanya kaila saat virza memakaiakan lingeri berwarna hitam
"maaf ya kai mas gak ada bawa baju kamu, ada cuma lingeri dilemari, bajumu aja mas langsung suruh pegawai sini nyuci biar besok bisa di pakai" balas virza
"tapi itu mas pakai kaos?" tanya kaila menunjuk virza yang memakai baju kaos dan celana pendek
"ya adanya ukuran mas kai" balas virza
"ya gak papa lah paling juga kedodoran dikit ketimbang pakai baju saringan tahu kaya gini" balas kaila
"ih gak papa sayang, kamu pakai ini tuh bagus tahu" ucap virza mencoba menghentikan kaila
__ADS_1
"bagus apa?" Balas kaila beranjak dari kasur untuk membuka lemari pakaian
virza berlari menutup lemari pakaian dengan gerakan cepat " apaaan sih mas" ucap kaila kesal menajamkan tatapannya pada virza
"biarin sih kai, bagus tahu mas suka" pinta virza memohon
kaila menjadi tak tega melihat tampang virza " ya sudah kai pakai tapi jangan disobek!" Teriak kaila mrnunjuk virza
Kaila berjalan menuju ranjang dan masuk dalam selimut bergegas ingin tidur untuk menghindari hal yang sudah ada dalam pikiran virza "ya sudah gak disobek nanti mas buka pelan-pelan deh" balas virza menyusul kaila
"mas!" Teriak kaila
virza memeluk kaila yang sedang kesal " ya mas gak akan goda kamu lagi deh kita tidur sekarang tapi pagi nanti dapet jatah ya" pinta virza
"mas tadi aja 3 kali lho" ucap kaila protes karena virza yang masih ingin lanjut terus papdahal kaila sudah merasa lelah
"kan belum 5 kali" balas virza cuek
"kita bukan pengantin baru lagi mas" sahut kaila mengingatkan virza bahwa mereka bukan lagi pengantin baru
"ya justru karena bukan penganten baru kita harus buat seperti baru menikah setiap hari " balas virza semangat
kaila menghela nafas "ya sudah lah emang kaila pasti kalah kalau ngelawan mas yang lagi mesum " kaila menutup tubuhnya dengan selimut
virza ikut masuk dalam selimut menempel kaila makin dekat "kok kamu ngomong gitu sih kai? mas di bilang mesum" protes virza dikatai mesum oleh kaila
"bodo" balas kaila
virza pun menggelitik kaila untuk sekedar bercanda sampai mereka kelelahan dan tertidur
mentari mulai menampakan cahanya membuat virza mulai mengerjapkan mata " sudah pagi ternyata " gumam virza saat membuka mata
ia mengambil jam tangannya untuk melihat sudah pukul berapa " wah sudah jam 8" gumam virza mengecup pipi kaila untuk membangunkannya
"sayang sudah pagi, mau pulang tidak?" Tanya virza
kaila pun mulai membuka mata saat mendengar suara virza suaminya memanggil "memang sudah jam berapa mas?" tanya kaila mengucek matanya yang baru bangun tidur
" jam 8" balas virza
"wah jam 8, kai kan harus ganti janji sama si somplak" ucap kaila menepuk jidatnya
"ya sudah kita sarapan dulu lalu pulang" balas virza
kaila dan virza kembali menaiki helikopter untuk pulang tapi kali ini mereka turun di rumahnya yang memiliki halaman cukup luas sehingga helikopter bisa mendarat di sana , mereka memutuskan pulang ke rumah agar memudahkan mereka berganti pakaian dan berangkat kerja
"kai mau mas antar apa diantar supir?" Tanya virza
__ADS_1
"hari ini kai bawa mobil sendiri saja, soalnya kai dan teman-teman kai mau mengunjungi angel nanti" balas kaila
"ya sudah kalau begitu mas duluan ya" virza mencium kening kaila lalu masuk dalam mobil dan melajukannnya menuju kantornya