Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan
memberitahu orang tua tentang status baru (season 2)


__ADS_3

Zian beranjak dari duduknya “ ya sudah aku kerja


dulu ya” pamit zian mengecup kening rebecca


“akkkkkkh” mbok jum berteriak melihat zian yang


mengecup kening rebecca “akkkhhhh!” teriak mbok jum lagi menutup mulutnya


Zian menoleh kearah mbok jum “apaan sih mbok, biasa aja.


Gak usah pake teriak-teriak gak jelas gitu” balas zian melambaikan tangannya


kearah mbok jum dan tersenyum kearah rebecca


Melihat zian yang sudah pergi, mbok jum berlari


menghampiri rebeccayang masih duduk mematung di kursi meja makan


“kok tuan zian cium kening non rebecca?” tanya mbok


jum penuh selidik


Rebecca hanya menatap bingun kearah mbok jum tak


bisa menjawab “ah, kalian pacaran dibelakang nyonya dan tuan ya? makanya


pura-pura berantem terus kalau nyonya dan tuan ada di rumah” tebak mbok jum


menunjuk rebecca


“apaan sih mbok” balas rebecca berlari menjauhi mbok


jum agar tidak di tanya terus-terusan


Rebecca menuju taman belakang rumah zian “tuing”


rebecca melihat ponselnya yang berbunyi


“jangan lupa berangkat dengan sopir, dan telpon aku


saat sudah selesai kuliah, nanti akan aku jemput” isi pesan zian


Rebecca tersenyum girang membaca pesan dari zian


Rebecca berjalan dengan semangat mengambil peralatan


berkebunnya, dan mulai mengurus tanaman sambil bersenandung


“derrrt” ponsel rebecca bergetar


Rebecca kembali melihat ponselnya yang berdering “ah


tante” gumam rebecca mengangkat  video


call dari mama kaila


“siang tante” sapa rebecca


“ah disana sudah siang ya, disini masih jam 6 pagi”


balas mama kaila melirik jam dinding di ruangan makan


Mama kaila melirik tempat rebecca berada “kamu gak


kuliah?” tanya mama kaila yang mekihat rebecca berada di kebun belakang


“kuliah tante, tapi nanti sore berangkatnya” balas


rebecca


“kok wajahmu kelihatan senang banget, ada apa?”


tanya mama kaila melihat wajah rebecca yang terlihat lebih  cerah dari hari biasanya


“ah itu,  semalam rebecca kan nemenin om zian dan pulang


jam 1 dini hari  tapi rebecca bisa tidur


tante, padahal kami sempat nonton film sampai jam 2 pagi. Berarti rebecca bisa


tidur walau melewati jam tidur rebecca ” balas rebecca


Mama kaila menautkan kedua alisnya “kalian dari


mana? Kok pulang jam 1 dini hari ?” tanya mama kaila


“ke acara perayaan kerjasama hotel baru perusahaan


tante ” balas rebecca


“zian mengajakmu ke pesta?” tanya mama kaila heran

__ADS_1


“iya. Emangnya kenapa tante? Gak boleh ya rebecca


ikut om ke pesta” balas rebecca


“bukan gitu sayang, tante hanya heran saja. Secara


anak tante gak pernah pacaran dan gak pernah ajak perempuan manapun untuk menemaninya


ke suatu acara selain adiknya ningrum” balas mama zian mengingat zian yang


belum pernah mengajak perempuan manapun selain ningrum atau mama kaila menemani


ke suatu acara


“om zian sekarang sudah punya pacar kok tante” balas


rebecca tersenyum


Mama kaila menggigit roti bakar di tangannya, dan


mengunyahnya perlahan  “tahu dari mana


kamu kalau zian punya pacar?” tanya mama kaila terkekeh dan mengambil segelas susu


di hadapannya


“om zian ngajak rebecca pacaran semalem” balas


rebecca dengan polosnya


“byuuuuuuur” mama kaila memuncratkan susu yang ia


minum karena saking terkejutnya


Ayah virza yang melihat mama kaila tersedak pun


menghampirinya “hati-hati ya kai, sampai tersedak gini?” ucap ayah virza


mengusap muka mama kaila yang terkena cipratan susu


“itu mas” tunjuk mama kaila kearah rebecca yang


berada di layar ponsel mama kaila


“zian ngajak rebecca pacaran” mama kaila tertawa


senang


kita gak jadi bujang lapuk lagi” gumam ayah virza merasa lega


Rebecca menggaruk tengkuknya yang tak gatal “kalian


marah, sedih atau senang sih?” rebecca tak mengerti reaksi mama kaila dan ayah


virza


“tentu saja senang, sepanjang 35 tahun hidupnya,


baru kali ini dia pacaran” balas mama kaila menangis haru


“kalau senang jangan nangis tante, kan rebecca jadi


gak enak karena menyetujui keinginan om zian jadi pacarnya ” balas rebecca ikut


menangis


“jangan sayang, jangan menolak anak tante. Tante


seneng banget kalau kamu jadi anak mantu tante. Kita kan punya hobi yang sama


jadi ada yang bisa tante ajak berkebun bareng “ balas mama kaila mengusap air


matanya


“iya tante” balas rebecca tersenyum kearah mama


kaila


***


Setelah mematikan sambungan telponnya, mama kaila


mengajak ayah virza berunding “tapi gak papa nih mas kita biarin mereka berdua


serumah, setelah mereka pacaran?” tanya mama kaila sedikit khawatir


“ah biarin saja, mereka kan sudah besar” balas ayah


virza melahap sandwich  di tangannya dengan


lahap

__ADS_1


“ih, nanti kalau kita punya cucu dadakan gimana?”


tanya mama kaila


“ya sudah, toh kita sudah punya cucu, nambah satu lagi


juga gak masalah” balas ayah virza datar


“iya juga ya mas, lagian kai kan pengennya dapat


cucu duluan dari zian tapi kebalap sama ningrum” balas mama kaila membayangkan


punya cucu dari zian sejak dulu


Ayah virza terkekeh “tapi walaupun ningrum balap


kakak-kakanya punya anak, tapi kamu juga sayang betul sama Arthur, gak ketemu 1


minggu saja sudah kaya gak ketemu 1 tahun” balas ayah virza mengingat mama


kaila yang berulang kali menelpon Arthur dalam sehari


“tapi baby Arthur tuh emang ngangenin tahu mas”


balas mama kaila mengingat cucu pertamanya yang sudah terlihat chuby itu


***


Zian menunggu rebecca di pelataran parkir kampus


rebecca sambil bersandarkan badan mobil dan memainkan ponselnya


“eh eh rebecca ada cowok tampan disitu” tunjuk zeta


dengan dagunya kearah zian yang sedang bersandar pada badan mobil


“ah”rebecca melirik kearah zian


“nunggu siapa ya dia? ganteng banget. Tapi kalau


ganteng banget pasti sudah punya pacar ya” ucap zeta mengira-ngira zian yang


sudah memiliki pacar


“emang dia sudah punya pacar” balas rebecca


tersenyum


“tau dari mana?” tanya zeta


“udah ah, pulang dulu ya” ucap rebecca berjalan


mendahului zeta  kearah zian


“om” panggil rebecca


Zian mendongak “sudah selesai kuliahnya?” tanya zian


mengecup kening rebecca


Zeta menutup mulutnya berjalan menuju kearah rebecca


“pantesan kamu tahu om ganteng punya pacar, kamu pacarnya ya?” tanya zeta


Zian mengajak zeta bersalaman “perkenalkan saya


zian, pacar rebecca” ucap zian memeperkenalkan dirinya


“zeta, teman rebecca” balas zeta  tersenyum


Zeta melirik rebecca “idiiiiih, kamu bisa punya


pacar juga toh kirain pacar kamu tumbuhan semua” balas zeta yang tahu kecintaan


rebecca pada tanaman


“biasanya aku juga di nomor duakan setelah tanaman


kesayangannya itu” kekeh zian


Rebecca mencubit lengan zian dengan kesal “katanya


mau ngajak jalan” tanya rebecca


Zeta tersenyum memandang rebecca sahabatnya “cieeee


yang mau kencan” ejek zeta


“ya sudah kita pergi dulu ya “ ucap zian berpamitan


dengan zeta

__ADS_1


__ADS_2