Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan
Jalan-jalan setelah jadian (season 2)


__ADS_3

“mbok jum, panasin makanannya ya" pinta rebecca pada mbok jum  "biar rebecca yang banguni om


zian buat sarapan ” pinta rebecca melirik jam dindingnya yang sudah pukul 08.45 pagi


Rebecca naik tangga menuju kamar zian  “ceklek” rebecca membuka pintu kamar zian “gak dikunci toh” gumam rebecca masuk ke dalam kamar zian,  rebecca mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kamar zian


“anak pertama sih, pantesan kamarnya yang paling luas” gumam rebecca memindai kamar zian yang memang paling luas di antara kedua saudaranya karena zian yang anak pertama di keluarga mama kaila


Rebecca duduk di tepi ranjang  king size milik zian, menepuk punggung zian pelan  “om” panggil rebecca “bangun katanya mau rapat jam 10” ucap rebecca mengingatkan perminintaan zian pagi tadi


“eughhh” zian menggeliat saat membuka matanya  dan langsung menarik tubuh rebecca kedalam pelukannya dan mengecup pipi rebecca “terimakasih sudah bangunin” ucap zian tersenyum ke arah rebecca


Rebecca mendorong tubuh zian dan segera bangun, mengusap pipinya “apaan sih om, dari semalem main serobot cium rebecca terus” ucap rebecca kesal


“opps sory” zian terkekeh “sengaja” balas zian


“sudah sana mandi, terus makan nanti telat loh” ucap rebecca


Zian bangun dari tidurnya “iya sih calon istriku” ucap zian mencubit pipi rebecca gemas


“siapa juga yang mau jadi istri om. Rebecca itu masih kuliah semester 3 om. Belum ada pikiran menikah tahu” balas rebecca


“berarti kalau sudah lulus kuliah bisa kan?” balas zian  terkekeh


“apaan sih om” ucap rebecca berkacak pinggang


“sudah ah mau mandi dulu” ucap zian.segera bangun dan berjalan menuju kamar mandi di dalam kamarnya


Zian menoleh kearah rebecca saat akan memasuki kamar mandi “boleh minta tolong pilihin baju gak? itung-itung latihan jadi calon istri” pinta  zian


“apaan sih om. Sana mandi” balas rebecca segera mendorong tubuh zian agar cepat  masuk kamar mandi


“apaan tuh si om sableng” gumam rebecca menuju kamar pakaian milik zian dan memilihkan baju untuk zian pakai dan meletakkan di atas ranjang


***


Aditya sudah di izinkan keluar rumah sakit. Ayah virza dan mama kaila mengantarkan aditya ke rumah mereka yang berada di Inggris


“aditya kamu beneran gak papa kalau mama tinggal nemenin ayah ke Jerman ?” tanya mama kaila yang berniat akan pergi bersama ayah virza untuk urusan bisnis


“gak papa mah, lagian kan harusnya aditya yang berangkat tapi karena aditya sakit jadi ayah dan mama yang berangkat” balas aditya


“ya sudah kamu istirahat saja. baik-baik sayang. Mama dan ayah mau ketemu Arthur dulu sebelum berangkat” ucap mama kaila memeluk aditya


“kamu jaga diri biak-baik ya aditya” ucap ayah virza memeluk aditya

__ADS_1


“iya yah” balas aditya


***


Aditya memutuskan masuk kerja setelah ia cukup sehat dan bisa beraktifitas seperti biasa


“hai miko” sapa aditya melambaikan tangannya ke arah miko


“hai tuan, anda sudah sehat? Kok berangkat kerja?” tanya miko saat melihat kedatangan aditya bekerja


“sudah lebih baik.  Ada pekerjaan apa?” tanya aditya


“sudah beres kok tuan. Cuma tuan ada undangan dari nona Cindy “ ucap miko


“undangan apa?” tanya aditya tak suka saat mendengar nama cindy di sebut


“katanya sih pembukaan Bar miliknya, dia sudah berapa kali datang sih tuan. Mungkin hari ini dia datang lagi” balas miko mengingat cindy yang setiap hari datang untuk mencari keberadaan aditya


“ya sudah abaikan saja orang aneh itu” balas aditya masuk ke ruangannya


belum lama orangnya dibicarakan, tapi sudah datang “miko” sapa cindy tersenyum sumringah ke arah miko


“panjang umur banget si kuntilanak satu ini” gumam miko dengan bahasa Indonesia agar cindy tak paham karena cindy yang asli orang Inggris


cindy mendengar miko yang berkomat-kamit tak jelas “kamu nyumpahin aku ya?” tunjuk cindy menebak ucapan miko


“ bosmu ada kan? Tadi aku lihat mobilnya loh” ucap cindy memaksakan masuk ruangan aditya


miko berusaha mencegahnya tapi cindy keduluan masuk ruangan Aditya “aditya” panggil cindy membuka pintu dengan kasar


Aditya melirik miko tajam, dan miko hanya menunduk tak bisa menjawab karena tak sanggup menghalangi cindy


“ada apa kau kesini?” tanya aditya ketus


“aku mau mengundangmu ke pembukaan Bar baru aku” ucap cindy menyerahkan undangan


“aku gak ada keharusan datang ke uandanganmu” balas aditya tetap konsentrasi dengan komputer miliknya


“pokoknya kamu harus datang” ucap cindy berkacak pinggang


“aku gak bisa. aku sibuk ” balas aditya


“ih, kalau kamu gak datang aku akan menungumu seharian disini” ancam cindy duduk di sofa yang berada di ruangan aditya


“apa-apaan sih kamu!” teriak aditya kesal pada cindy

__ADS_1


“bodo! Harus datang pokoknya” balas cindy duduk sambil membuang mukanya kasar


Aditya mengusap mukanya kasar “baiklah aku akan datang kesana” balas aditya


“oke” balas cindy langsung menghampiri aditya


“aku tunggu” ucap cindy menyentuh dagu aditya genit


***


Miko mengantar aditya ke bar yang baru di buka cindy “tuan yakin mau datang kesana?” tanya miko


“mau gimana lagi, dia ngeyel banget sih” balas aditya


“ya sudah, pokoknya tuan inget jangan minum apapun dari wanita licik itu ya “ ucap miko memperingati aditya karena cindy terkenal wanita licik yang suka tidur dengan beberapa pria


“iya aku tahu” ucap aditya berjalan keluar mobil untuk masuk ke dalam bar


“semoga tuan gak di makan sama tuh kuntilanak” gumam miko melihat punggung aditya yang makin menjauh


Aditya melangkah masuk ke dalam bar menghampiri cindy “cindy” panggil aditya


“wah my handsome sudah datang. Ayok duduk” ajak cindy menarik tubuh aditya agar duduk di sampingnya


“ayo minum” ucap cindy menyerahkan gelas pada aditya


Aditya menerimanya tapi tak langsung diminum oleh aditya  “disini terlalu berisik” ucap aditya menyingkir ke tempat duduk yang tak terlalu berisik


***


“tuan lama banget ya, kataya Cuma sebentar” gumam miko melirik ponselnya berkali kali


Miranda yang kebetulan lewat Bar milik cindy,  melihat mobil aditya di depan bar, miranda mengetuk kaca mobil aditya  “ ngapain kamu disini?” tanya Miranda saat kaca mobilnya di buka


miko sangat terkejut melihat kedatangan Miranda “ah nona Miranda” sapa miko keluar mobil bosnya


“kemana mas aditya?” tanya Miranda menatap tajam miko


miko menunjuk Bar di hadapannya “di dalam nona” balas miko dengan  takut-takut


miranda menyipitkan matanya ke arah Bar “ngapain dia datang ke sini?” tanya Miranda tajam pada Miko


“itu nona cindy maksa tuan aditya datang” balas miko


"apa?!" teriak miranda kesal ke arah miko

__ADS_1


Miranda langsung masuk ke dalam bar mencari keberadaan aditya


__ADS_2