Noda

Noda
Daniel Bersama Dia


__ADS_3

Spontan, aku langsung menoleh, menatap Reza yang ternyata juga menatapku. Untuk sekian detik, mata kami saling beradu. Lantas aku menunduk dan menghindari tatapannya.


"Apa aku boleh tahu?" Aku balik bertanya.


"Tentu saja. Nanti, kalau kamu sudah tahu, bantu aku mendekatinya, ya. Aku akan memberimu hadiah, jika aku berhasil menjadi kekasihnya," jawab Reza dengan antusias.


"Iya, aku pasti membantumu. Sekarang katakan siapa dia!" ucapku, tanpa pikir panjang.


Soal hati memang tidak bisa dipaksa, nanti aku akan bicara dengan Mayra dan memberinya pengertian.


Beberapa detik berlalu, Reza belum juga melontarkan sepatah kata. Kulirik wajahnya yang berada tepat di sampingku. Senyumnya mengembang lebar, dan sorot matanya menyiratkan binar-binar kebahagiaan. Apakah dia benar-benar jatuh cinta?


Di saat aku masih menunggu jawabannya, tiba-tiba aku mencium aroma manis yang sangat menggoda. Aku menoleh dan melihat gula kapas yang beraneka warna. Tanpa sadar, aku menghentikan langkah dan menelan ludah, membayangkan betapa lembut dan manisnya makanan itu.


"Kamu mau?" tanya Reza.


"Tidak apa-apa 'kan, kalau aku beli sebentar," jawabku.


"Tentu saja tidak, ayo!" Reza mengeratkan genggamannya dan mengajakku membeli gula kapas.


Cukup lama kami berjalan-jalan mengelilingi Taman Hiburan. Membeli aneka makanan, dan melihat bermacam wahana permainan. Tak terasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam, aku dan Reza memutuskan untuk pulang.

__ADS_1


Mobil Reza terparkir jauh di depan, kami tidak bisa berjalan cepat, karena pengunjung masih cukup padat.


"Jika lelah, besok istirahat saja, tidak usah bekerja," kata Reza.


"Aku tidak lelah," jawabku.


"Jangan hanya___"


Entah apa yang Reza katakan selanjutnya, aku tak mampu lagi mendengarnya. Pikiranku hanya tertuju pada satu hal yang tertangkap jelas dalam kornea.


Di depan sana, di antara kerumunan orang-orang yang berlalu lalang, aku melihat Daniel berjalan dengan seorang perempuan. Rambut panjangnya dibiarkan tergerai, meriap, menyentuh bahunya yang terbuka. Dilihat dari postur tubuh dan gayanya, aku sangat familiar dengan perempuan itu. Hanya saja aku masih tidak yakin, jika itu benar-benar dia.


"Kirana, tunggu, Kirana!"


Kuabaikan teriakan Reza yang terus memanggilku. Gemuruh dalam dada, memaksaku untuk tetap melangkah. Aku sudah menyerahkan segalanya demi Daniel, bahkan aku sampai kehilangan masa depan dan mimpi indahku. Mungkinkah dia membalasnya dengan pengkhianatan?


Mataku mulai memburam, telaga bening mulai menggenang di sana. Namun aku tak goyah, aku terus melangkah dan mengikis jarak di antara kami. Akan tetapi, kenyataan mematahkan usahaku. Aku menabrak seseorang, ketika jarakku dengan Daniel hanya tinggal beberapa meter saja.


Aku terhuyung dan nyaris terjatuh, namun untungnya ada tangan kekar yang menangkapku dengan gesit. Dia menahan tubuhku dan mendekapku dengan erat.


"Ingat, Ra, kamu sedang hamil! Jangan lari-lari!" kata Reza dengan intonasi yang sedikit tinggi.

__ADS_1


"Aku tidak sengaja." Aku berkilah sembari melepaskan pelukannya.


Aku menatap ke depan, melirik ke segala penjuru, mencari sosok Daniel. Namun nihil, aku tak menemukan keberadaannya, aku telah kehilangan jejaknya.


"Argghhh!!" Aku menggeram sambil mengacak rambutku dengan kasar.


"Hei, kenapa?" Reza menggenggam kedua pundakku.


"Tadi kamu juga lihat 'kan, Za?" pekikku dengan air mata yang berderai.


Lelah rasanya diri ini menapaki ujian yang seakan tiada henti.


"Za! Kamu tahu 'kan, dia jalan dengan siapa! Jawab, Za!" Kutarik-tarik kemejanya dengan kasar.


"Za!!" pekikku semakin keras. Aku benci dengan dia yang terus diam, aku butuh jawaban dari orang lain. Aku ingin memastikan jika penglihatanku tidak salah.


"Jangan membuang air mata, untuk seseorang yang belum tentu memikirkanmu. Kamu terlalu mulia untuk menangisinya, Kirana."


Kurasakan hangat jemari Reza mengusap air mataku. Namun aku tak lantas diam, justru tangis ini kian pecah. Kalimat yang Reza ucapkan, menyiratkan makna bahwa apa yang kulihat adalah benar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2