Pejuang Move On

Pejuang Move On
Gosip 2


__ADS_3

Di ruangan Kerja Egi.


Begitu memasuki ruangan, Egi langsung mendudukkan diri nya ke sofa dengan kaki di selonjorkan ke meja, dan kedua tangan jadi bantalan kepala. Memejamkan mata dan menghela napas panjang.


Kenapa Annisa tidak mengabari kegiatan nya hari ini. Pasti jam segini dia tengah makan siang dan istirahat. Apa gara gara pagi aku pura pura marah jadi nya dia ikutan marah terhadap ku.


Cukup lama Egi dengan posisi seperti itu dan merenung, sampai hampir ketiduran hingga sebuah ketukan pintu dari luar membuat nya harus ketarik kembali ke sadaran yang nyata.


"Masuk," titah Egi.


Jhon memasuki ruangan Egi dan berjalan ke arah sofa lalu duduk di sofa yang bersampingan dengan egi.


Brak. Jhon meletakkan beberapa dokumen di atas meja.


"Tuan Egi, anda masih harus melanjutkan untuk mempelajari lagi dokumen dokumen ini, karena meskipun anda sudah pandai dengan mengurus bisnis kafe juga Showroom tapi ini perusahaan di bidang Perbankan dan pendidikan, jadi akan sedikit berbeda untuk mengatasi nya," tutur Jhon meletakkan laptop ke atas meja.


Egi membuka mata nya, dan menurunkan kaki yang ada di atas meja. "Baiklah, serahkan dokumen mana yang harus aku pelajari," pinta Egi yang sudah membenarkan posisi duduk nya.


Menepuk setumpuk dokumen yang ada di atas meja. "Semua nya tuan Egi pelajari dahulu, bila tidak ada yang di mengerti tuan bisa tanyakan, saya akan tinggal di sini mengawasi tuan Egi," ucap Jhon.


Egi mengambil setumpuk dokumen itu, lalu beranjak berjalan ke arah meja kerja. Ia duduk di kursi dan mulai sibuk memeriksa dokumen tersebut untuk di pelajari nya.


Sementara Jhon sibuk dengan laptop di atas meja sofa.

__ADS_1


Beberapa waktu kemudian.


Ting...ting. bunyi notifikasi di ponsel Jhon mengalihkan fokus nya dari layar laptop.


Jhon mengambil ponsel yang ada di samping laptop dan membuka pesan yang di kirim dari anak buah nya.


Seketika senyuman jahil terurai di bibir nya melihat isi pesan yang ada di layar ponsel. "Ekhem...," dehem Jhon sebelum berceloteh. "Seperti nya Nona Annisa sangat populer di rumah sakit itu, sampai sampai di berita kan memiliki asmara dengan dokter Frans. Kenapa harus dokter frans yang di gosipin seharusnya saya juga di gosipin begitu, kan bagaimana pun saya adalah sebagai kakak nya," tutur Jhon menyindir Egi.


Mendengar penuturan Jhon. Sontak pandangan Egi menengadah menatap tajam ke arah Jhon dan mencengkram kuat dokumen yang tengah di pegang nya. "Coba ulangi sekali lagi, kau bilang apa Jhon! Asmara dokter frans dan istri ku! Apa maksud mu hah!" Bentak Egi menggeram dengan suara meninggi.


Terkekeh pelan melihat reaksi Egi. "Aku berkata ada gosip dari rumah sakit tempat Nona Annisa dinas yang mengatakan jika nona Annisa terlibat asmara dengan dokter Frans. Kenapa tuan egi marah pada saya? Saya hanya membaca pesan saja," ucap Jhon dengan nada santai.


"Pesan! Kemarikan ponsel mu aku ingin lihat sendiri pesan yang kau maksud," pinta Egi dengan tidak sabaran.


Egi melihat pesan yang Jhon baca dan ada beberapa bukti gambar annisa yang tengah makan satu meja berdua di kantin. Pesan itu di kirim dari salah satu anak buah Jhon yang di tugaskan memata matai Annisa selama di luar rumah.


Egi mengepalkan tangan kuat, menggertak kan gigi geram juga menajam kan mata menatap kesal dengan apa yang dilihat dan di baca nya. "Kenapa mereka bisa sedekat ini! Dan kenapa bisa beredar berita rendah tentang istriku!" ucap Egi menggeram dan menggenggam kuat ponsel yang ada dalam pegangan nya.


Tertawa pelan, Jhon berdiri dengan tangan bersedekap di depan meja egi. "Tuan Egi sepertinya lupa, jika khalayak umum belum tahu status nona Annisa yang telah di persunting oleh tuan Egi. Jadi wajar saja jika muncul berita gosip seperti ini, ketika ada laki laki yang dekat dan akrab dengan nona, dan langsung tersebar pernyataan menurut penglihatan para penggosip," jawab Jhon dengan nada santai kemudian Jhon mendekat mengambil ponsel yang ada di genggaman tangan Egi. "Jadi menurut saya, tuan Egi tidak perlu marah marah tidak jelas, seperti itu," lanjut Jhon sambil memasukkan ponsel ke saku jas.


Egi mendelik tajam ke Jhon. "Lalu aku harus bagaimana agar Annisa istri ku tidak di dekati pria lain dan di gosipi seperti itu?" tanya Egi.


Cetak. Jhon menjentikkan jemari nya.

__ADS_1


"Gampang, tinggal adakan resepsi pernikahan sebagai tanda kepemilikan dan mengumumkan jika nona Annisa hanya milik tuan Egi seorang. Dengan pernyataan seperti itu, pasti semua laki laki yang ingin mendekati nona akan mundur dan juga gosip tentang nya akan meredam tergantikan oleh status suami istri yang resmi di mata masyarakat," saran Jhon. Lalu Ia berbalik melangkah kembali ke sofa.


Egi menautkan jemari tangan dan menyiku ke atas meja. "Tapi, kekuatan ku masih kurang. Dan umur ku masih terbilang sangat muda jika harus mengadakan resepsi pengakuan itu, masyarakat pasti akan menyangka yang jelek tentang Annisa jika aku mengadakan resepsi dalam usia ku sekarang," ucap Egi dan mendesah kecewa.


"Untuk itu, tuan besar menyuruh tuan Egi agar fokus ke karir terlebih dahulu, untuk mempersiapkan hal ini," tutur Jhon yang sudah duduk kembali ke sofa. "Dan tenang saja soal gosip seperti ini akan saya atasi, apa sih yang nggak untuk nona Annisa adik ku tersayang," ucap Jhon memprovokasi Egi kembali.


"Jhon! Kau bisakah jangan membuat ku marah lagi," teriak Egi kesal.


"Membuat marah? Sepertinya saya hanya mengatakan nona Annisa adik ku tersayang. Apa nya yang salah?" ucap Jhon merasa tidak bersalah.


"Jhon!" Geram Egi dan menghembuskan napas kasar. "Kau urus dokter frans agar tidak melewati batas untuk mendekati istri ku," titah Egi tegas.


"Tidak di perintahkan juga saya akan melakukan nya tuan Egi. Karena saya tidak mau kasih sayang nona Annisa terhadap saya yang kakak nya akan terbagi," sahut Jhon membuat Egi lagi lagi menghembuskan napas kasar.


"Jhon!" Teriak Egi bersamaan dengan menggebrak keras meja karena saking emosi nya.


Jhon tersenyum senang sambil tetap fokus menatap layar laptop.


Menjahili dia ternyata lumayan seru juga.


BERSAMBUNG...


Setelah Membaca Budayakan Tekan Tombol LIKE dan Tinggalkan JEJAK yaaa. Biar tambah semangat Author nya.

__ADS_1


__ADS_2