Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 166


__ADS_3

Selama Jesi dan putri nya berada di restoran Denis pun henti memperingatkan bu bos nya agar tidak melakukan pekerjaan apapun di sana sebab pak bos akan terus memantau mereka meskipun dia sendiri tidak ada di sini dan jawaban Jesi hanya iya iya saja sejak tadi tapi dia masih saja membantu mereke bahkan Dona pun juga sudah melarang nya namun dia tidak mau memerhatikan juga


“Sudah lah Denis aku capek mendengar ocehan mu ini diam lah jangan banyak bicara lagi karena jika suami ku marah maka nanti aku yang akan bertanggung jawab jadi tenang saja .” Kata Jesi


“Sungguh kau ini sangat merepotkan sekali nyonya bahkan aku pun sampai berbusa mulut ku ketika mengingatkan mu .” Kata Denis


“Kau ini ya seperti tidak mengenal ku saja padahal dulu kita pernah bekerja bersama .” Kata Jesi


“Ayolah nyonya jangan seperti itu dan aku ini adalah anak buah bos mu jadi mohon pengertian nya nyonya agar pekerjaan ku ini tetap aman .” Kata Denis


“Memang nya ada anak buah suami ku yang sanggup menggantikan pekerjaan mu, aku rasa tidak jadi ya sudah bersabar saja ya karena aku sangat tahu sekali jika kau adalah anak buah suami ku yang paling hebat dan berbakat sekali .” Kata Jesi


“Memuji tapi pasti ada mau nya juga kan tidak mungkin hanya sekedar pujian saja yang keluar dari mulut nyonya ku yang baik hati ini .” Kata Denis


“Aku ingin mengajak Lexa dan Rahma ke mall apa boleh ?.” Tanya Jesi sambil tersenyum kepada Denis


“Saya tanya bos dulu jika di perbolehkan maka kita bisa berangkat karena tanpa izin bos saya tidak akan berani untuk melangkah nyonya apalagi ada tian putri juga saya rasa bos tidak akan mudah melepaskan kalian untuk pergi kemanapun .” Kata Denis


“Iya juga aku tahu hal itu tapi aku ingin menemani Rahma untuk mempersiapkan apapun yang dia butuhkan Untuk pesta pertunangan nya jadi tidak salah bukan jika sebagai sahabat baik apalagi aku Sudah di anggap keluarga oleh mereka .” Kata Jesi


“Anda memang sangat pandai mencari alasan nyonya bahkan bos saja juga akan tunduk dengan. Alasan anda .” Kata Denis


“Jes sedang apa bukan nya tadi aku menyuruh mu duduk tenang saja kenapa masih saja susah sekali di beri tahu .” Kata Rahma

__ADS_1


“Ya gak apa-apa lah hitung-hitung nostalgia dalam pekerjaan seperti sebelum nya iya kan Reza .” Kata Jesi


“Benar sekali nyonya bos kita sudah lama bukan tidak bekerja bersama jadi ya memang harus nya begitukan .” Kata Reza


“Nyonya jangan memanggil ku seperti itu aku tidak suka lagi pula kita kan bersahabat jadi jangan memanggil ku dengan sebutan seperti itu karena aku sangat tidak suka sekali atau kalian memang sudah tidak menganggap aku sebagai sahabat maka nya kalian seperti ini kepada ku .” Kata Jesi


“Ya enggak lah jes bahkan kita pun menganggap mu sahabat sejak dulu hingga saat ini jadi ya tidak mungkin kan persahabatan kita rusak begitu saja namun kan saat ini berbeda kamu bos kita di sini jadi kita harus profesional kan .” Kata Farah


“Tidak ada santai saja aku juga bukan bos di sini karena pemilik Nya kan bunda Dona bukan aku .” Kata Jesi


“Mana ada bunda ku pemilik nya ini semua milik suami mu ya jangan mengada-ada jika bicara .” Kata Rahma


“Wah ini cewek juga setres mentang-mentang mau nikah dengan orang kaya jadi tidak mengakui jika usaha ini miliki keluarga nya .” Kata Jesi


“Nanti jika suami ku datang kamu pasti akan dia marahi jadi bersiap lah kamu .” Kata Jesi


“Suka nya ngancam mulu ya sekarang bahkan menggunakan nama suami nya juga ya mana mungkin kita tidak takut .” Kata Rahma


“Dan kamu juga bukan kini sebentar lagi anak menikah dengan pak Kevin jadi kalian berdua sama hebat nya “ kata Reza


“Yah masih hebat suami Jesi lah Za karena dia memang pengusaha top sekali dan tidak bisa do bandingkan dengan siapapun juga .” Kata Rahma


“Eh eh eh jangan seperti itu kenapa kalian masih membahas hal itu dan apa yang kalian pikirkan itu sama sekali tidak benar ya .” Kata Jesi

__ADS_1


“Maaf anda jangan terlalu dekat dengan nyonya Jesi sebab bos bisa marah jika kalian berdua terlihat sangat dekat sekali .” Kata Denis memotong pembicaraan mereke


“Denis kenapa sih ini Reza sahabat ku jadi jangan seperti itu dan dia pun juga tidak melakukan hal buruk juga bahkan merayu ku pun juga tidak dan di sini pun banyak orang bukan hanya berdua saja .” Kata Jesi


“Iya saya tahu dan paham nyonya namun bos mana perduli akan hal tersebut jadi bekerja sama lah dengan baik nyonya agar semua juga berjalan dengan baik sesuai dengan rencana juga .” Kata Denis


Bug


Tas Jesi pun melayang kepada badan Denis sebab dia sudah tidak bisa berkata-kata lagi dengan semua nya ini bahkan dia pun juga sudah habis kata-kata memberi tahu kepada Denis agar dia tidak lagi menyuruh sahabat nya menjauh dari nya


“Nyonya kenapa bar-bar sekali sih anda ini tidak bagus sekali .” Kata Denis


“Kau yang membuat ku memukul mu dan memang itu pantas untuk mu jadi jangan lagi menyuruh ku untuk menjauhi para sahabat ku di sini .” Kata Jesi


Sejak tadi memang jesi sedang berbaur dengan para sahabat nya sementara anak nya sedang bersama orang tua Rahma karena mereka juga sangat menyayangi Lexa hingga mereka pun sangat suka sekali dengan kehadiran Lexa di restoran


Dan di tempat lain nya kini Demian pun juga sedang meeting dengan klien nya dia tampak sedang sibuk memeriksa dokumen yang sedang dia pegang


“Kau sudah berapa lama menjadi musuh abadi Alex ?.” Tanya Demian


“Lumayan lama Karena dia terlalu sombong dan aku sangat tidak suka sekali dengan sikap sombong nya itu yang semakin lama semakin tidak bisa di biarkan menurut ku .” Kata Sandy


“Dia memang sombong karena dia bisa melakukan segala nya jadi itu wajar bukan lalu kenapa kau malah tidak suka jika kau tidak bisa menyaingi nya setidak nya jangan membenci nya itu hal yang sangat tidak masuk akal sama sekali yang kau lakukan .” Kata Demian yang masih memeriksa dokumen dan tidak perduli dengan ekspresi yang ada pada diri Sandy saat ini

__ADS_1


__ADS_2