Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 280


__ADS_3

Ini kali pertama nya Marsha pergi berdua dengan Bian bahkan saat ini juga dengan suasana yang berbeda juga sebab Bian kini tidak lagi terlihat menyeramkan seperti dulu bahkan saat ini kedua nya bercanda tawa bersama di dalam mobil sambil Bian tetap mengemudi juga


“Kita mau kemana ?.” Tanya Marsha


“Kemana saja terserah atau kamu mau pergi kemana sekarang aku akan mengantar kamu .” Kata Bian


Dia menggenggam tangan sang istri membuat Marsha pun menatap nya karena Bian semakin hari dia memang semakin romantis juga bahkan saat ini Marsha merasa jika Bian memang sangat lembut dan baik kepada nya dia juga berharap jika hal itu tidak akan pernah berubah sama sekali sebab jika Bian berubah menjadi seperti dulu tentu nya kehidupan Marsha pun akan kembali menjadi mimpi buruk seperti sebelum nya


“Ke taman saja bagaimana kita bisa duduk santai di taman nanti .” Kata Marsha


“Tidak apa jika memang kamu ingin ke taman ya ayo ke taman saja tapi sebelum nya kita beli cemilan dulu untuk bersantai di taman .” Kata Bian


“Kita bukan ingin piknik kenapa malah mau beli cemilan segala .” Kata Marsha


“Tidak harus piknik juga kan jika ingin beli cemilan . Kita mampir dulu ke supermarket kamu bebas memilih makanan apapun .” Kata Bian


“Ok baik lah tuan tampan aku akan memborong semua yang ada di supermarket awas saja jika kamu tidak mau membayar nya nanti .” Kata Marsha


Bian mengeluarkan dompet nya dan Marsha pun terkejut ternaya ada foto dia ketika masih kuliah di dalam dompet Bian membuat dia pun menatap Bian saat ini


“Ini buah kamu , belanja apapun bisa menggunakan ini .” Kata Bian kembali dia memberikan kartu nya padahal waktu itu dia juga pernah di beri kartu unlimitid juga oleh Bian dan kali ini dia kembali memberikan nya , memang sultan itu beda kelas ya .


“Aku sudah punya yang kemarin masih ada , apa saldo nya habis ?.” Tanya Marsha


“Yang kemarin itu untuk beli rumah dan lain-lain nya kalau ini hanya untuk membeli barang jutaan saja sayang ku jadi beda .” Kata Bian


“Ah kamu ya memang , kan saat ini aku pergi dengan kamu jadi ya kamu saja yang membayar atau aku nanti turun sendiri ?.” Tanya Marsha


“Ya tentu saja aku akan menamani kamu nanti . Jika aku membiyarkan kamu sendiri pasti banyak yang akan menggoda kamu nanti jadi aku akan ikut bersama kamu masuk ke dalam .” Kata Bian


Setelah beberapa waktu akhir nya Bian berhenti di supermarket dan kini mereka pun keluar dari mobil untuk masuk ke dalam membeli kebutuhan yang di perlukan nanti


“Kamu bawah keranjang nya tidak apa ?.” Tanya Marsha


“Memang kenapa jika aku yang Membawa nya , tidak akan jadi masalah juga sayang . Sudah belanja saja aku akan mengikuti kamu .” Kata Bian


Mereka berdua kini menjadi pusat bergantian di sana bahkan terlihat jika Bian memang menjaga Marsha dengan baik dan sejak tadi juga dia tanpa banyak bicara pun mengikuti arah sang istri yang masih saja pilih-pilih saat ini


“Jangan lama pilih jika memang ingin kedua nya beli saja jangan banyak mikir seperti itu .” Kata Bian ketika dia melihat jika sang istri tampak sedang kebingungan saat ini


“Jika terlalu banyak nanti sayang jadi lebih baik beli satu saja asal habis nanti dari pada banyak tapi tidak kenakan sayang uang nya .” Kata Marsha


Bian hanya menurut saja dengan sang istri . Setelah di rasa penuh keranjang nya kini mereka pun menuju kasir lalu membayar nya dan setelah itu pergi kembali masuk ke dalam mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju taman sesuai dengan apa yang di inginkan oleh Marsha tadi bahkan saat dalam perjalanan pun Marsha menyuapi Bian yang sedang menyetir


“Fokus saja dengan jalan nya jangan terus menoleh ke arah ku .” Kata Marsha


“Kamu terlalu cantik jadi akan sangat di sayangkan sekali jika aku melewatkan pemandangan di samping ku ini .” Kata Bian


“Gombal saja terus dasar kamu ini ya mantan buaya maka nya bisa sekali jika menggombal .” Kata Marsha

__ADS_1


Canda tawa pun tak lepas dari kedua nya saat ini bahkan terlihat juga jika Bian juga menyuapi sang istri . Saat ini adegan romantis kedua nya pun terlihat dengan jelas dan raut wajah bahagia juga tampak pada diri mereka


Di kediaman nya Alex masih saja kesal dengan Karl meskipun ada sang istri yang sejak tadi menenangkan diri nya namun tetap dia sangat tidak suka sekali dengan tindakan Karl yang selalu terlihat mendekati sang istri saat ini


“Lihat lah sayang apa yang Karl lakukan , dia mencoba menggali informasi tentang kamu . Lelaki ini apa sih mau nya kenapa dia terus saja mengusik kamu .” Kata Alex


“Sudah lah abaikan saja , untuk apa juga cari tahu tentang aku karena semua juga tidak penting dan tidak ada rahasia sama sekali kan tentang diri ku .” Kata Jesi


Alex hanya tersenyum saja karena dia juga tahu satu hal tentang sang istri namun dia tidak menceritakan nya sebab Alex merasa tidak ada gunanya juga cerita tentang itu sebab saat ini sang Istri pun juga sudah bahagia bersama dengan dia dan anak nya


“Sayang , jika kamu punya saudara laki-laki bagaimana , apa kamu akan sangat senang sekali ?.” Tanya Alex


“Ya mana mungkin aku punya saudara lelaki kan aku anak tunggal sayang dulu .” Kata Jesi


“Seandai nya jika kamu memiliki nya dan ada orang yang sengaja memisahkan kalian bahkan membuat kamu melupakan saudara kamu itu , bagaimana ?.” Tanya Alex


“Tentu saja aku akan sangat marah sekali dengan orang itu kenapa dia sangat jahat sekali dengan ku dan dengan tega nya memisahkan ku dengan saudara ku sendiri . Apa otak mereka sudah terjual hingga berbuat bodoh dan sangat keterlalun sekali seperti itu .” Kata Jesi


Dia kesal sekali jika sampai memang dia memiliki saudara namun ingatan tentang Saudara nya malah sengaja di hapus oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab seperti cerita suami nya tadi


“Bagaimana jika alasan nya itu karena orang yang kamu sayang agar tetap aman jadi hal itu di lakukan ?.” Tanya Alex lagi


“Apapun alasan nya seharus nya tidak melakukan hal itu . Itu sama saja merusak Hububgab persaudaraan orang . Tidak baik sekali orang itu jika memang dia sengaja melakukan nya bahkan jika sampai hal itu terjadi pada ku maka aku juga tidak akan memaafkan siapapun yang sudah melakukan nya .” Kata Jesi


Alex hanya diam dia tidak lagi melanjutkan ucapan nya karena dia juga sudah menemukan jawaban yang dia cari juga dari sang istri maka dari itu dia tidak lagi bicara tentang hal itu dengan Jesi


“Ah iya tadi aku belum menyuapi nya Mirna pasti dia sedang lapar . Anak mama kasihan sekali pasti kelaparan ya sayang kamu .” Kata Jesi


Dia kini menggendong Lexa dan memeluk nya seraya mengajak nya bicara juga


“Biar saya siapkan dulu nyonya makanan untuk nona Lexa .” Kata Mirna


“Iya Mirna terima kasih sudah mau melakukan nya dan jangan lupa susu untuk Lexa juga ya .” Kata Jesi


“Anak Daddy sangat lah cantik sekali jika memiliki adik akan semakin cantik pasti nya .” Kata Alex


“Apa sih sayang tunggu dia agak besar dulu kasihan nanti jika masih kecil sudah punya adik nanti malah kekurangan kasih sayang .” Kata Jesi


“Tidak akan Lexa kekurangan kasih sayang sebab mama dan Daddy nya akan selalu menyayangi dia dan tidak akan membiarkan dia merana juga .” Kata Alex


“Kamu bisa sekali ya memang , dasar pintar sekali jika bicara .” Kata Jesi


“Jika tidak pintar nanti anak aku juga tidak pintar sayang jadi Daddy nya harus pintar agar sang anak juga pintar sama seperti Daddy nya .” Kata Alex


“Iya deh iya kamu memang sangat pintar sekali Daddy hingga aku pun mudah jatuh cinta kepada kamu .” Kata Jesi


“Sini Lexa biar Daddy yang gendong . Uh anak Daddy yang sangat cantik sekali membuat Daddy sangat sayang sekali dengan kamu .” Kata Alex


“Apa dengan mama tidak sayang Daddy ?.” Tanya Jesi dengan nada suara mirip anak kecil

__ADS_1


“Tentu Daddy sangat lah cinta dengan mama kamu bahkan cinta Daddy melebihi cinta mama kepada Daddy sayang .” Kata Alex


“Uh Daddy sok tahu sekali ya malah menyombongkan diri nya sendiri membuat mama kesal sekali dengan Daddy .” Kata Jesi


“Cinta nya Daddy jangan marah ya dengan Daddy nanti akan membelikan emas berlian permata .” Kata Alex


“Tidak suka hal seperti itu jadi tidak bisa kamu menyogok ku dengan hal begituan .” Kata Jesi


“Memang sangat suka sekali jika istri ku tidak matre sebab akan tidak mudah di dekati oleh orang nanti jadi kamu tidak akan selingkuh dari suami tampan dan kaya mu ini ya meskipun sedikit arogan juga tidak apa lah yang penting kan sangat cinta kamu .” Kata Alex


“Tuan maaf ini makanan untuk nona Lexa .” Kata Mirna


“Ya mana aku akan menyuapi putri ku .” Kata Alex


Keluarga bahagia adalah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana dalam keluarga Alex karena dia juga tidak pernah bertengkar juga dengan sang istri bahkan dia pun juga selalu saja mengalah dengan istri nya bahkan anak buah Alex juga sudah merasakan banyak sekali perubahan dalam diri Bos nya selama ini hingga mereka pun merasa lebih tenang juga dalam menjalankan tugas nya di kediaman Alex


Di sisi lain nya sama hal nya dengan Alex kini sang sahabat Kevin pun juga merasa bahagia sekali karena kabar kehamilan sang istri membuat nya merasa sangat bahagia dan kebahagiaan dia kali ini pun dia bagikan kepada semua orang dengan memberikan mereka semua para anak buah nya bonus


“Sayang aku sangat bahagia sekali , terima kasih banyak sayang .” Kata Kevin memeluk sang istri


“Iya sama-sama aku juga sangat senang dan juga sama sekali tidak menyangka juga jika akan hamil secepat ini .” Kata Rahma


Rahma juga tidak menyangka jika dia bisa hamil secepat ini dan kebahagiaan dia pun juga akan dia bagikan dengan sang sahabat nanti nya


“Kamu jangan lagi ke restoran karena aku tidak ingin jika kamu kelelahan jadi jika memang di sana karyawan nya kurang aku bisa memberikan karyawan di restoran ku sayang untuk membantu ayah dan bunda di sana .” Kata Kevin


“Tidak perlu seperti itu sayang nanti aku akan bicara dengan bunda jadi bisa nanti jika memang ada uang bunda dan ayah cari karyawan sendiri .” Kata Rahma


“Alex tidak akan mengizinkan nya dan aku pun juga sebab pasti kalian tidak akan bisa membedakan mana yang baik dan buruk karana ayah dan bunda pun juga sangat baik bahkan bisa mudah luli dengan seseorang jadi aku takut saja jika nanti kalian pun akan di manfaatkan .” Kata Kevin


“Jika kamu dan Alex terus saja membantu dan tidak mau di beri imbalan pasti ayah dan bunda akan sangat tidak setuju sekali .” Kata Rahma


“Sudah jangan memikrikan hal itu untuk saat ini . Kita bicarakan lagi nanti saja jadi kamu tidak pwlei banyak memikrikan hal yang tidak penting juga , fokus untuk kesehatan bayi kita saja .” Kata Kevin


“Kamu mau apa , atau kita makan malam di luar saja bagaimana ?.” Tanya Kevin


Dia lebih memanjakan sang istri saat ini Setelah tahu jika Rahma sedang hamil dia lebih protektif lagi dan akan selektif juga dalam memilih makanan untuk istri nya


“Tidak , aku tidak ingin pergi keluar saat ini , rasa nya aku sangat lelah sekali jadi makan di rumah saja tapi kamu yang memasak nya bagaimana apa kamu mau ?.” Tanya Rahma


“Tentu saja mau , apapun yang kamu inginkan akan aku turuti ratu ku sayang . Tunggu di sini aku akan memasak untuk kamu .” Kata Kevin


“Ikut . Aku ingin melihat kau memasak jadi aku akan ikut ke dapur “. Kata Rahma


“Baiklah ayo ikut juga dan kamu duduk manis saja biar aku yang akan memasak sendiri untuk kamu nanti nya .” Kata Kevin


Dia kini menggandeng sang istri menuruni anak tangga terlihat juga jika Kevin sangat lah perhatian sekali dengan istri nya bahkan tadi dia menawarkan untuk menggendong sang istri hanya saja Rahma tidak kau sebab dia merasa bisa jalan sendiri jadi tidak perlu di gendong


Dan malam pun tiba sejak tadi Denis pun sibuk sekali dengan pekerjaan yang menumpuk karena Alex pun selalu menambahi pekerjaan nya membuat dia kesal juga dengan sang bos namun dia juga tidak berani mengatakan nya karena bisa kena marah jika dia mengeluh . Alex sudah memberikan gaji yang cukup banyak kepada dia jadi jika dia masih saja mengeluh pasti Alex akan memecat dia nanti jadi dia tidak akan berani mengeluhkan pekerjaan nya saat ini di depan Alex . Dia bisa nya menggerutu saja sendiri saat ini karena ada pekerjaan yang juga sangat sulit untuk dia lakukan tapi dia tetap akan berusaha melakukan yang terbaik juga untuk sang bos

__ADS_1


__ADS_2