
Marsha melanjutkan aksi memasak nya dan Tama pun pergi ke kamar nya untuk beristirahat sejenak saat dan juga membersihkan diri nya karena dia baru saja pulang dari rumah sakit jadi dia harus mandi dulu
“Biarkan saja kakak ipar melakukan apapun selama itu baik dan tidak menyakiti nya itu bukan lah masalah .” Kata Tama lalu Naik ke Lantai atas sekarang untuk beristirahat sejenak
Dia melakukan banyak kegiatan hari ini jadi dia perlu istirahat yang cukup juga agar tenaga nya bisa kembali seperti semula pasti nya bahkan pekerjaan di kali ini memang sungguh membuat nya sangat kelelahan sekali tadi menangani beberapa pasien dan di tambah Luis juga yang harus dia obati karena ulah kakak nya yang cemburu hingga memukul Luis tanpa henti waktu itu
Di kantor Fabian masih sibuk melakukan meeting dan juga mengecek beberapa berkas nya juga karena di tidak mau jika pekerjaan tertunda dan semua proyek dia malah kacau jadi dia harus menyelesaikan nya sekarang ini . Banyak pekerjaan yang harus dia urus dan lagi dia juga beberapa hari tidak ke kantor jadi pekerjaan dia kini semakin banyak dan tidak bisa lagi dia menunda nya
“Tuan ini berkas yang harus anda tanda tangani sekarang tentang kerja sama kita dengan perusahaan yang kemarin kita ajak meeting .” Kata Marko
“Apa semua sudah benar dan berjalan dengan baik ?.” Tanya Fabian yang masih juga memeriksa berkas nya sebelum dia menanda tangani nya
“Sudah tuan sesuai dengan kesepakatan yang anda buat kemarin dan mereka pun menyetujui nya .” Kata Marko
“Tetap pantau terus semua nya dan pastikan pembangunan Hotel itu berjalan dengan baik .” Kata Fabian
“Maaf tuan tapi kenapa beberapa bisnis anda kini atas nama nona Marsha , apa ada sesuatu ?.” Tanya Marko
“Kau tidak perlu tahu alasan nya yang jelas semua secara perlahan alihkan kw istri ku sisa kan beberapa saja .” Kata Fabian
Entah apa yang akan terjadi hingga Fabian meminta sang asisten untuk mengalihkan harta nya menjadi nama Marsha dan ini pun secara mendadak juga dia melakukan nya membuat Marko heran bahkan tidak ada yang tahu juga kecuali Ben , karena hanya dia saja yang dapat di percaya oleh Fabian sebab sahabat dia yang lain pun tidak dia percaya karena mereka terkadang juga melewati batas dan Fabian tidak menyukai nya sama sekali atas keteledoran sahabat nya itu
“Bagaimana dengan Luis , apa dia sudah keluar dari rumah sakit ?.” Tanya Fabian
“Seperti nya belum tuan karena tuan Tama juga masih melakukan perawatan untuk tuan Luis .” Kata Marko menjawab pertanyaan dari bos nya itu
“Jangan biarkan dia mendekati istri ku lagi jika dia melakukan nya maka akuisisi perusahaan dia .” Kata Fabian
Marko tahu jika kali ini bos nya tidak main-main jadi dia pun mengiyakan apa yang di katakan oleh sang bos tadi
Tring
Ponsel Fabian berdering dan terlihat pesan masuk dari Tama dia pun segera membuka nya untuk melihat gambar apa yang dia kirimkan saat ini kepada diri nya
“Cepat lah pulang karena kakak ipar sudah memasak itu semua khusus untuk mu bahkan aku saja di larang untuk menyentuh nya . Jika tidak percaya cek saja cctv dapur dan kau akan menemukan kebenaran nya .” Kata Tama dalam pesan yang dia kirimkan
Bukan hanya mengirimkan foto masakan saja tapi Tama juga mengirimkan foto yang memperlihatkan Marsha sedang memasak dan juga video yang dia ambil ketika Marsha memang memasak sendiri dan tidak ada yang membantu nya sama sekali di dapur sejak tadi
“Marko aku akan pulang cepat jadi selesaikan pekerjaan yang belum besok aku akan memeriksa nya kembali .” Kata Fabian
“Baik tuan saya akan melakukan nya .” Kata Marko
Fabian kini menyelesaikan dokumen dan beberapa berkas yang ada di meja kerja nya setelah itu dia baru akan pulang untuk makan malam bersama dengan istri nya di rumah
Di kantor pun sama kini Alex juga sudah bersiap untuk pulang karena pekerjaan dia juga sudah selesai dan dia kini menggendong sang anak mengajak mereka pulang
“Anak Daddy cantik ayo kita pulang .” Kata Alex
“Sudah selesai kerjaan nya ?.” Tanya Jesi
“Sudah sayang semua sudah aku selesaikan dengan cepat karena ada kalian berdua maka dari itu aku sangat bersemangat sekali kerja nya .” Kata Alex
__ADS_1
“Ya sudah kalau begitu ayo kita pulang pasti kamu sangat lelah sekali kan nanti aku pijat di rumah .” Kata Jesi
“Iya istri ku tercinta . Anak Daddy cantik sekali sih membuat Daddy sangat sayang dan ingin terus memeluk kamu sayang .” Kata Alex
Denis berjalan menghampiri Alex ketika dia melihat sang bos akan pergi pulang bersama istri dan juga anak nya
“Aku akan pulang sendiri Denis jadi kau tidak perlu mengantar ku dan lagi mobil ku juga sudah ada di sini .” Kata Alex
“Ya baik tuan . Hati-hati lah di jalan tuan .” Kata Denis
Alex hanya mengangguk saja dia kini berjalan sambil menggandeng sang istri dan juga menggendong anak nya untuk segera masuk ke dalam mobil sekarang juga
“Sini biar Lexa sama mama saja Daddy biar bisa fokus nyetir nya .” Kata Jesi
“Tidak perlu sayang , begini juga aku bisa kok kamu tenang saja .” Kata Alex
Dia mengemudi sambil memangku sang anak bahkan kedua nya terlihat sangat senang sekali apalagi Lexa yang kini di ajak Daddy nya mengemudi sungguh dia sangat senang sekali bahkan tawa nya pun memenuhi mobil saat ini
“Mau jalan-jalan dulu sebelum pulang ?.” Tanya Alex
“Apa kamu tidak lelah sudah bekerja seharian dan sekarang mau jalan ?.” Tanya Jesi
“Untuk keluarga kecil ku mana mungkin aku lelah sayang , jadi bagaimana ?.” Tanya Alex kembali
“Kita pulang saja nanti Sabtu kan kamu libur baru kita pergi quality time bersama .” Kata Jesi
Dia tahu pasti sangat lelah seharian bekerja apalagi tadi kerjaan Alex sangat banyak jadi dia tidak terlalu menuntut ini dan itu kepada sang suami karena Jesi juga tahu suami nya ini sangat lah pengertian sekali jadi Alex juga tahu kapan waktu mengajak mereka untuk bersama dan tidak melulu hanya bekerja saja
“ Ya sudah jika kamu tidak sibuk maka kita bisa pergi nanti tapi sekarang pulang saja dulu untuk membersihkan badan nanti baru kita pergi setelah nya .” Kata Jesi yang kini menyetujui apa yang di katakan oleh suami nya karena memang sudah lama waktu ke bersamaan Alex dan Lexa tidak terjalin apalagi sudah lama juga mereka tidak pergi bersama untuk sekedar hanya bermain saja di time zone jadi kali ini Jesi setuju saja dengan Alex yang ingin mengajak dia dan juga anak nya pergi jalan bersama sekedar hanya bermain saja di mall itu tidak lah menjadi masalah sama sekali
Mobil mereka sudah masuk ke halaman rumah dan kini Jesi pun segera turun begitu juga dengan Alex yang masih menggendong putri mereka
“Kamu mandi saja dulu sini Lexa biar sama aku saja .” Kata Jesi
“Ya sudah ini anak Daddy sama mama dulu Setelah nya nanti kita pergi jalan bersama .” Kata Alex
Jesi pun juga akan memandikan anak nya jadi setelah suami nya selesai Lexa juga sudah cantik jadi nanti tinggal dia saja yang harus bersiap untuk pergi bersama sekalian juga mereka akan makan malam di luar jadi kali ini Jesi tidak akan memasak sebab sebentar lagi mereka akan pergi bersama untuk menikmati indah nya malam di luar bersama keluarga kecil mereka
“Sudah pulang nyonya sini saya bantu untuk memandikan nona Lexa .” Kata Mirna
“Tidak perlu Mirna aku bisa melakukan nya sendiri dan hari ini tidak perlu memasak ya sebab aku dan suami akan makan malam di luar jadi kamu tidak usah memasak untuk kami hari ini .” Kata Jesi
“Baik nyonya kalau begitu saya permisi dulu .” Kata Mirna
Jesi kini pergi untuk menyiapkan baju anak nya sebelum dia memandikan nya dan tak lupa juga dia menyiapkan segala keperluan untuk Lexa nanti Setelah dia mandi agar Jesi juga tidak kelabakan nanti nya jadi dia pun mempersiapkan nya dulu sebelum memandikan sang buah hati . Pekerjaan rumah tangga ini dia lakukan dengan senang hati karena Jesi tidak bekerja jadi dia sangat suka melakukan semua nya sendiri guna mengusir kebosanan dia di rumah jadi dia ingin melakukan semua nya sendiri saja tanpa meminta bantuan orang lain pasti nya
Di restoran pun Rahma juga sedang membantu sang bunda dia sibuk membantu ayah dan bunda nya karena di sana sangat rame sekali bahkan mereka yang bekerja di sana pun juga kewalahan menghadapi pengunjung yang membludak ini hingga panggilan dari Kevin pun tadi dia abaikan karena sangking banyak nya pengunjung yang datang . Rahma sangat bersyukur sekali sebab semakin lama restoran ini memang semakin rame juga jadi dia merasa senang karena usaha yang di kelola oleh orang tua nya berjalan dengan sangat baik sekali hingga saat ini
“Maaf ya sayang tadi tidak sempat mengangkat panggilan kamu .” Kata Rahma ketika Kevin sudah datang di restoran
“Apa sangat banyak tadi pembeli nya ?.” Tanya Kevin sambil mengelus pipi sang istri sebab terlihat sekali jika Rahma kelelahan
__ADS_1
“Ya lumayan semakin hari memang semakin banyak sayang dan aku sangat senang sekali .” Kata Rahma
“Jika masih kurang bisa ambil karyawan di restoran saja nanti aku akan buka lowongan lagi di sana .” Kata Kevin
“Kenapa selalu saja mengorbankan restoran milik kamu kan kita bisa buka lowongan karyawan baru sendiri saja tanpa harus mengambil karyawan kamu sayang .” Kata Rahma
“Kalau di sini seleksi sendiri aku takut nya ayah dan bunda malah salah memilih apalagi saat ini orang melakukan kejahatan dengan berbagai macam modus sayang jadi alangkah baik nya jika mengambil yang sudah aku triner saja yang sudah jelas jika mereka sangat setia sekali .” Kata Kevin
Kevin dan Alex sudah pernah membahas hal ini dan Kevin pun tidak keberatan jika karyawan nya di taruh di restoran sang mertua sebab dia juga tahu jika mertua nya itu sangat baik dan polos jadi untuk menghindari hal yang tidak di inginkan Kevin setuju dengan usulan dari Alex waktu itu
“Kamu baik sekali sayang , terima kasih banyak ya atas pengertian nya .” Kata Rahma
“Sama-sama . Kamu lelah ya , ayo kita pulang saja nanti aku pijat kamu agar lelah nya hilang .” Kata Kevin
“Tidak lelah sama sekali kok justru kamu yang lelah sebab bekerja seharian kan kalau aku masih banyak santai nya di sini karena banyak juga kan yang membantu berbeda dengan kamu sayang .” Kata Rahma
“Kita pulang saja sekarang atau kamu mau kita pergi jalan-jalan saja untuk menghilangkan rasa penat juga ?.” Tanya Kevin
“Jalan-jalan , boleh juga kalau kamu tidak lelah ayo kita pergi jalan kebetulan juga aku ada yang perlu di beli juga jadi ayo jalan saja .” Kata Rahma
“Ya sudah kalau begitu ayo pamitan sama ayah dan bunda atau kita ajak saja mereka sekalian untuk pergi bersama dengan kita .” Kata Kevin
“Kita coba tawarkan saja tapi kalau mereka tidak mau ya jangan di paksakan .” Kata Rahma
Dia kini menghampiri kedua orang tua nya untuk berpamitan sekalian juga bertanya apa mereka mau jika dia ajak pergi jalan bersama karena Rahma tahu pasti kedua orang tua nya itu menolak sebab mereka sangat bertangguh jawab sekali dalam melakukan pekerjaan nya dan tidak akan mau jika meninggalkan restoran sebelum tutup juga pasti nya
Fabian sudah sampai rumah dia kini buru-buru masuk ke dalam karena ingin membuktikan apa benar jika Marsha sudah memasak khusus untuk nya seperti apa yang Tama katakan tadi di chat
“Wah cepat sekali kak datang nya , bukan nya lembur .” Kata Tama menggoda
“Diam lah jangan banyak bicara Tama atau mau aku usir dari sini .” Kata Fabian
Di melangkah kan kaki masuk ke dalam dan benar saja saat ini Marsha sedang mempersiapkan makanan nya di atas meja terlihat sekali dia kini sibuk sendiri menata makanan itu menbuat senyuman Fabian mengembang secara langsung dan Tama pun mendekati sang kakak
“Aku tidak bohong bukan jadi ayo transfer uang ke aku untuk bayaran informasi yang tadi telah aku berikan .” Kata Tama
“Dasar adik mata duitan sudah kaya masih saja meminta uang kepada kakak nya .” Kata Fabian lalu dia menunjukkan bukti transferan nya kepada Tama
“Kakak ku sangat baik sekali ya , terima kasih banyak kak Fabian yang tampan .” Kata Tama merasa senang sekali karena dengan mengirim pesan seperti itu saja dia mendapatkan dua puluh lima juta dari sang kakak tanpa harus di bekerja dan juga mengeluarkan tenaga sungguh dia senang sekali memiliki ide seperti tadi yang bisa menghasilkan uang dalam hitungan detik saja seperti yang terjadi saat ini
“Kakak ipar lihat lah suami mu sudah pulang .” Kata Tama membuat Marsha pun menoleh melihat sang suami yang sudah datang sementara itu Fabian pun memukul Tama karena dia memanggil Marsha yang masih asik menata makanan di atas meja
Marsha menghampiri suami nya dia pun kini mendekat dan tersenyum melihat Fabian yang saat ini sudah ada di rumah
“Tuan sudah pulang , mandi lah dulu saya akan menyiapkan air hangat dan pakaian tuan .” Kata Marsha
“Jangan memanggil tuan tapi panggil sayang saja kan kalian berdua itu suami istri bukan majikan dan pembantu .” Kata Tama membuat dia kembali mendapatkan tinjauan dari sang kakak karena ucapan nya
“Aku akan bersiap untuk mandi jadi siapkan baju ku saja di kamar .” Kata Fabian
Marsha mengangguk kan kepala nya dia kini mengikuti Fabian untuk menyiapkan baju ganti yang akan dia gunakan nanti
__ADS_1