Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 253


__ADS_3

Di dalam restoran terlihat kini Demian tengah makan bersama sahabat dan juga kekasih nya tak ketinggalan juga sang adik yang juga ikut bersama dengan dia untuk makan malam di luar


“Alisha kamu suka pergi kemana ?.” Tanya Karl


Alisha melirik sahabat kakak nya itu yang memang sudah sangat jelas sekali ingin mendekati dia sejak awal hanya saja tidak ada yang mau mengakui nya jika dia ingin mendekati diri nya saat ini


“Kenapa memang nya mau traktir makanan nya kan aku sudah memesan nya tadi .” Kata Alisha


“Oh hanya itu saja makanan yang kamu sukai baiklah malam ini aku yang traktir kalian semua .” Kata Karl menunjukkan senyum nya kepada mereka


“Terima masih Karl sudah baik mau mentraktir kita semua malam ini .” Kata Bella


“Jangan bicara seperti itu Bella , itu bukan apa-apa karena aku dan Demian pun juga sudah lama tidak bertemu jadi aku memutuskan untuk menghabiskan beberapa waktu bersama nya .” Kata Karl


“Pembual sekali .” Kata Alisha membuat Bella menyenggol sahabat nya karena ucapan nya yang sungguh sangat tidak sopan sekali dengan Karl


“Tidak apa Bella dia berkata apapun aku menerima nya jadi biarkan saja aku pun tidak mempermasalahkan nya sama sekali .” Kata Karl


Bella merasa jika sahabat nya terlalu berlebihan karena Karl juga tidak melakukan apapun dan lagi kenapa Alisha masih saja terus menerus tidak suka dengan nya padahal Karl hanya biasa saja itu sungguh aneh sekali bagi Bella dan memang tidak sepantas nya sang sahabat seperti itu menurut nya


“Maafkan dia ya . Tidak biasanya juga dia seperti ini karena biasa nya dia itu sangat sopan sekali hanya saja mungkin hari ini dia ke tempelan jin maka nya seperti ini .” Kata Bella


“Eh ke tempelan apa , kamu ini ya ngaco kalau bicara . Masak mendoakan sahabat tidak baik sekali, eh bukan sahabat sih tapi adik ipar yang jelas .” Kata Alisha


“Kamu kenapa seperti ini biasanya juga tidak .” Kata Bella


“Ya karena ada dia saja aku begini biasanya kan enggak seperti ini .” Kata Alisha


“Memang nya Karl kenapa , dia tidak melakukan apapun kan dan kamu nya saja terlalu percaya diri jika dia ingin menggoda kamu padahal sejak tadi dia tidak melakukan apapun hanya bertanya saja tapi malah respon kamu seperti itu tidak bagus sekali .” Kata Bella


Demian memang sengaja tidak ikut Campur sebab dia tahu jika dia ikutan terlihat membela Karl pasti sang adik akan sangat marah kepada nya berbeda jika Bella yang melakukan nya maka Alisha tidak akan marah sebab kedua nya sudah bersahabat sejak lama dan tidak mungkin juga persahabatan itu akan rusak hanya karena hal sepele saja jadi Demian membiarkan kedua nya berdebat sejak tadi seperti yang terdengar saat ini di meja makan


“Ya dia terus saja menetap ku seperti itu ya pasti dia sedang mencoba untuk mendekati ku kan saat ini .” Kata Alisha


“Tuh tuh kan percaya diri nya terlalu tinggi dan sok tahu sekali bahkan kakak kamu juga sejak tadi melihat kamu tapi dia juga tidak kamu bilang seperti itu .” Kata Bella


Jika berdebat dengan Bella pasti lah Alisha juga akan mengalah karena dia tahu bagaimana sahabat nya dan tidak mungkin juga dia akan terus mendebat nya seperti sekarang ini jadi dia pun lahir nya terdiam juga setelah beberapa kali berdebat dengan Bella


“Maafkan dia ya Karl kadang dia memang suka tidak jelas seperti ini .” Kata Bella


“Tenang saja aku sama sekali tidak keberatan dan tidak akan memasukkan nya kedalam hati juga .” Kata Karl tersenyum menatap Alisha yang kini sangat sinis sekali dengan nya dan dia masih saja tetap sulit untuk Karl dekati tapi tidak masalah Karl akan tetap mencoba bersabar mendekati nya secara perlahan juga karena dia tidak mau jika terburu-buru malah akan membuat Alisha semakin menjauh dari nya dia tidak ingin hal itu sampai terjadi nanti nya


Fabian kini sudah bersiap juga untuk makan dia kini sedang berganti pakaian yang sudah di siapkan oleh istri nya eh tapi sejak kalan Fabian menganggap Marsha sebagai istri nya padahal sebelum nya dia selalu saja marah dan marah saja kepada sang suami tidak pernah dia selembut dan sebaik saat ini seperti yang terjadi hari ini sungguh Fabian terlihat sangat berbeda tidak seperti sebelum nya . Fabian keluar dari kamar nya begitu juga Tama yang kini juga akan turun kebawah untuk makan malam bersama mereka di meja makan bawah nanti


“Wah kakak ku sangat harum sekali dan tampak rapi jadi terlihat sangat tampan sekali .” Kata Tama menggoda


“Diam , kenapa kau selalu saja suka sekali menggoda ku apa kau ingin aku mengusir mu saat ini dati rumah ku .” Kata Fabian


“Sudah tampan jadi jangan galak-galak nanti kakak ipar malah takut lagi dengan kegalakan mu ini kak .” Kata Tama sambil tersenyum


“Kau ini memang tetap saja ya bandel selalu saja suka sekali mengejek ku . Ayo turun makan bersama sekarang jangan membuat yang lain menunggu lama .” Kata Fabian


Dia berjalan bersama Tama turun ke bawah sambil mengobrol juga pasti nya ” Di bawah hanya ada kakak ipar saja jadi kau tidak ingin jika menunggu mu lama sebab dia nanti bisa saja tidak terpesona dengan mu karena terlalu lama menunggu .” Kata Tama


Bug


Fabian meninju adik nya dia kesal jika terus menerus Tama menggoda nya membuat dia menjadi salah tingkah saja nanti nya apalagi di depan Marsha dia tidak ingin jika salah tingkah nanti nya

__ADS_1


“Lihat lah kakak ipar sudah menunggu dia juga terlihat cantik sekali .” Kata Tama kembali tidak takut sama sekali jika dia akan di gebuk oleh kakak nya lagi karena dia tahu kakak nya tidak akan kejam seperti biasanya karena dia sudah mulai ada rasa cinta dengan istri nya jadi menggoda kakak nya tidak akan menghilangkan nyawa nya justru dia akan sering memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan uang dari Fabian karena dia yakin dengan informasi yang dia kirim ke kakak nya dia akan mendapatkan uang seperti tadi dia mengirimkan gambar dan sang kakak langsung memberikan nya uang secara cuma-cuma saja


“Kalian sudah siap , ayo makan lah semua makanan nya sudah siap juga jika dingin pasti tidak enak di makan nya .” Kata Marsha


Dia hanya berdiri saja bahkan ketika Fabian dan Tama sudah duduk pun dia masih saja berdiri membuat Fabian kini menatap nya


“Kenapa tidak duduk kata nya jika dingin makanan nya tidak enak .” Kata Fabian


Marsha bingung dia juga biasanya tidak ikut makan bersama dengan dia tapi sekarang kenapa Fabian malah mengajak nya untuk makan satu meja


“Duduk lah kakak ipar suami mu itu minta di layani apalagi itu makanan nya sangat spesial sekali .” Kata Tama sambil tersenyum


“Jangan memulai nya Tama .” Kata Fabian menatap tajam adik nya


Marsha masih berdiri dia mengambil kan nasi untuk Fabian saat ini dan juga lauk pauk nya yang pasti “Tuan mau ikan apa ?.” Tanya Marsha


“Jangan memanggil ku tuan panggil dengan nama biasanya saja Bian .” Kata Fabian


Marsha pun kembali terkejut dia heran lagi dan lagi kenapa sikap Fabian aneh kepada diri nya sungguh dia tidak mengerti sama sekali kenapa Fabian jadi begini


“Ehm panggilan nya kenapa tidak sekalian sayang saja .” Kata Tama menggoda lagi


Marsha kini mengambil kan lauk sesuai dengan apa yang Fabian mau dan setelah nya dia kini duduk untuk melihat reaksi apa yang di tunjukkan Fabian setelah memakan masakan nya tadi


“Kau memasak nya sendiri ?.” Tanya Bian


“Ya Bian aku memasak nya sendiri semua ini kecuali yang itu dan itu .” Tunjuk Marsha pada makanan yang di makan oleh Tama saat ini


“Tentu saja aku tidak memakan masakan mu kakak ku sayang karena kau tidak memperbolehkan nya sebab itu khusus untuk suami tersayang mu ini kan .” Kata Tama membuat ulah lagi


“Dan kalian akan makan berduaan dengan romantis nya di sini tanpa harus ada yang mengganggu maka nya mencoba untuk mengusir ku dari sini malam ini .” Kata Tama


Para maid yang sejak tadi mendengarkan pun menahan senyuman nya karena memang saat ini Fabian dia rasa oleh meraka terlihat tidak terlalu galak apalagi dengan Marsha dia kini sudah mulai melembut membuat mereka merasa tenang dan juga damai saat di rumah berbeda dengan sebelum nya


Di mall Alex dan istri serta anak nya pun kini masih asik menikmati permainan . Alex yang dulu terlihat sangat arogan kini terlihat sangat Family man sekali bahkan dia masuk ke dalam tempat mainan anak hanya untuk sekedar mengajak Lexa bermain walaupun di sana tidak ada orang tua yang masuk sama seperti diri nya saat ini


“Sayang sebaik nya ganti saja jangan di mandi bola lihat lah tidak ada yang masuk ke sini seperti kamu .” Kata Jesi


“Sudah lah sayang jangan perdulikan mereka karena aku hanya ingin membuat putri cantik ku ini bahagia .” Kata Alex tanpa perduli dengan banyak orang yang melihat nya dan tentu nya mereka tidak berani menyuruh Alex pergi sebab mereka juga tahu siapa Alex


“Seperti nya Lexa bosan sayang jadi cari tempat main yang lain saja .” Kata Jesi kembali mencari alasan agar suami nya bersedia untuk pergi dari sana


“Seperti nya memang begitu , anak Daddy sudah bosan kalau begitu ayo bermain mobil-mobilan saja sekarang bersama Daddy .” Kata Alex


Jesi hanya bisa menghela nafas panjang saja dengan melihat kelakuan sang suami padahal dia sudah cukup lama bermain dan kini masih saja mengajak Lexa bermain malah main mobil-mobil an lagi sungguh Jesi sangat tidak menyangka suami nya akan menjadi seperti ini


“Kamu mau apa sayang , apa mau main juga ?.” Tanya Alex


“Sudah cukup main nya sebaik nya kita makan saja kan kita belum makan malam juga .” Kata Jesi


“Apa kamu sudah lapar , jika iya ayo makan sekarang . Aku tidak ingin kamu kelaparan .” Kata Alex


“Ya sudah ayo makan dulu nanti bisa di lanjut lagi main nya sekalian aku juga mau belanja juga nanti karena ada beberapa yang harus aku beli juga .” Kata Jesi


Alex menggandeng tangan istri nya dan tetap menggendong sang buah hati sambil mengajak nya mengobrol juga meskipun Lexa hanya merespons dengan omelan saja


“Loh kalian di sini juga .” Sapa Rahma ketika melihat sahabat nya Jesi sedang di mall yang sama dengan nya

__ADS_1


“Rahma kamu ke sini juga , tidak menyangka bisa bertemu dengan kamu di sini senang nya .” Kata Jesi memeluk sahabat nya seperti sudah lama saja mereka tidak bertemu padahal tadi pagi Rahma telah mengunjungi Jesi ke rumah nya


“Kita ingin jalan-jalan sekalian makan juga cari suasana baru maka nya ke sini .” Kata Kevin


“Makan bareng saja kalau begitu bagaimana ?.” Tanya Jesi


“Tidak masalah .” Jawab Kevin


Mereka pun kini berbincang akan makan di mana sekarang dan terlihat juga Rahma beberapa kali juga mengajak bicara Lexa membuat keceriaan pun semakin menjadi


“Di sana saja bagaimana ?.” Tanya Rahma


“Makanan itu , boleh juga tidak pernah kan kita mencoba ke sana .” Kata Jesi melihat apa yang Rahma tunjuk tadi


“Bahkan kita dulu hanya bisa melihat saja kan dari luar .” Kata Rahma


Kedua nya pun tertawa ketika mengingat masa sulit mereka dulu dan saat ini mereka pun bisa makan di tempat mana pun yang mereka ingin tinggal masuk saja beres tidak akan ada yang mengusir mereka apalagi merendahkan mereka tidak akan mungkin hal itu terjadi


“Ya sudah kita makan di sana , ayo .” Kata Alex menggandeng tangan istri nya


Mereka masuk ke dalam dan kini mencari di mana tempat duduk yang kosong yang bisa mereka berlima gunakan untuk makan malam bersama tanpa di sengaja ini bahkan tidak ada rencana mereka bisa bertemu secara kebetulan di mall ini sungguh persahabatan nya bagus sekali kan


“Bella Hay kalian di sini juga .” Sapa Jesi ketika dia tidak sengaja melihat ada Bella dan kebetulan meja Bella juga masih ada tempat duduk yang kosong jadi dia mengajak Alex untuk menghampiri mereka


“Eh kalian ke sini juga , tidak menyangka bisa bertemu dengan kalian juga di sini .” Kata Bella dengan senyuman nya


“Bagaimana jika kita gabung saja di sini apa boleh ?.” Tanya Jesi


“Tentu saja boleh silahkan duduk saja .” Kata Alisha yang menjawab


Sejak tadi Alex dan juga Karl saling tatap bahkan tatapan kedua nya terlihat sangat mengerikan sekali dan Suasana pun juga sangat mencekam sekali di sana saat ini tapi Jesi tidak merasakan hal itu dia pun kini duduk dengan manis nya di sana tanpa memperdulikan keadaan sekitar nya


“Wah ini siapa , pacar Alisha ya tampan sekali .” Kata Jesi tiba-tiba membuat Alisha kaget dan terbatuk


“Makan pelan-pelan saja tidak akan ada yang mengambil nya juga .” Kata Karl memberikan minuman kepada Alisha


“Kamu bicara apa sih , dia teman Demian .” Kata Bella


“Oh teman Demian ya , aku kira dia kekasih Alisha karena kalian seperti sedang Double data saat ini .” Kata Jesi masih saja berani berkata seperti itu


“Pesan makanan dulu bicara nya nanti lagi .” Kata Alex


“Sini Lexa aku saja yang menggendong nya kamu dari tadi sudah menggendong dia sekarang gantian aku . Kamu sudah bekerja keras hari ini jadi biar aku yang merawat anak kita ini .” Kata Jesi


“Tidak apa pesan saja dulu makanan nya lagi pula putri Daddy ini sangat anteng sekali dan juga sama sekali tidak rewel .” Kata Alex


Sejak tadi pun Karl juga memperhatikan putri Alex dan juga istri Alex . Dia tidak menyangka jika Alex akan se romantis dan sehangat ini kepada keluarga nya karena yang dia tahu adalah Alex tidak suka dengan hubungan yang seperti ini tapi kali ini Karl bisa melihat sendiri betapa berharga nya mereka berdua untuk Alex


“Pesan lah hari ini dia yang akan traktir .” Kata Alisha


“Oh begitu ya , rezeki sekali ya kita bisa di traktir dia . Siapa nama nya , belum kenalan loh .” Kata Jesi


“Ingat suami Jes nanti dia marah loh jika kamu melirik yang lain nya .” Kata Alisha


“Tidak mungkin aku melirik cowok kamu kan tidak baik merebut pasangan orang lain bisa kena karma aku nanti apalagi anak aku cewek .” Kata Jesi


Bella pun tertawa dengan ucapan Jesi bahkan kini Alisha pun hanya bisa mendengus kesal saja karena sejak tadi Jesi menganggap Karl sahabat kakak nya sebagai pacar dia padahal dia tidak ada hubungan sama sekali dengan Karl dan Karl hanya bisa menungging kan senyum nya ketika dia mendengar ucapan dari Jesi sejak tadi bahkan Alisha pun masih terdiam tidak bisa menjawab sama sekali ucapan Jesi sejak tadi bahkan membantah pun rasa nya sudah tidak sanggup lagi saat ini

__ADS_1


__ADS_2