
Setelah selesai di obati Marsha masih duduk manis di tempat dia bingung harus bagaimana Karena tahu jika dia memang melakukan kesalahan pasti Fabian juga tidak akan mengampuni nya karena dia sudah berani pergi tanpa memberi tahu nya . Marsha hanya cemas jika nanti Fabian akan mengganggu keluarga nya karena dia tahu betul jika dia melakukan kesalahan bukan hanya dia yang akan mendapat kan amarah nya dia dan keluarga nya yang akan menanggung hal itu . Sakit ketika melihat keluarga nya di siksa itu akan membuat batin Marsha semakin menderita , dia bisa menerima jika Fabian menyiksa nya tapi dia tidak bisa melihat jika orang tua dia yang di siksa
Ceklek
Pintu terbuka dan terlihat kini Fabian menatap nya lalu dia pun berjalan menghampiri Marsha saat ini. Marsha terlihat bangkit dari duduk nya lalu dia segera berlutut di depan Fabian untuk meminta maaf kepada nya
“Tuan maaf kan saya dan saya janji tidak akan mengulangi nya lagi . Saya mohon jangan hukum orang tua saya .” Kata Marsha sambil menundukkan kepala nya
“Berdiri lah .” Kata Fabian
Marsha menatap nya lalu dia pun segera berdiri ketika menatap mata Fabian karena dia pun juga masih sangat takut sekali
“Kau tahu apa kesalahan mu kan .” Kata Fabian dan Marsha hanya mengangguk saja
“Jawab , apa kau bisu sehingga tidak bisa menjawab apa yang aku katakan tadi .” Kata Fabian
“Iya tuan saya tahu apa kesalahan saya .” Kata Marsha
Fabian kini semakin mendekat dan dia pun menatap mata Marsha dan kedua nya kini saling tatap
“Ingat lah jangan dekat dengan lelaki mana pun jika kau tidak ingin aku marah .” Kata Fabian
“Iya tuan saya mengerti .” Kata Marsha
“Kenapa mau bisa pergi dengan Luis tadi bukan nya aku mengatakan jika kau tidak boleh pergi .” Kata Fabian
“Kak Luis berkata jika dia sudah izin kepada anda jadi saya pun menerima nya karena tadi kak Luis juga membantu saya berkomunikasi dengan orang tua saya .” Kata Marsha dengan jujur
“Jadi karena dia membantu mu berkomunikasi dengan orang tua mu maka nya kau menurut kepada nya dan membantah perintah ku ?.” Tanya Fabian
“Bukan seperti itu tuan .” Kata Marsha
“Jadi seperti apa ?.” Tanya Fabian yang kini dia semakin dekat dengan Marsha bahkan tidak ada jarak di antara kedua nya saat ini
“Saya hanya ingin menghirup udara segar juga tuan jadi saya pun ikut dengan kak Luis tadi .” Kata Marsha
“Apa kau tertekan beras di rumah ?.” Tanya Fabian
Marsha hanya diam saja karena dia takut jika dia jujur Fabian akan sangat marah dan jika dia tidak jujur juga pun dia yakin Fabian tetap akan marah juga kepada nya
“Jawab saja dengan jujur sebab aku tidak akan melepaskan mu jika kau berbohong kepada ku .” Kata Fabian
“Saya hanya ingin mencari udara segar tuan .” Jawab Marsha yang dia yakini jika jawaban itu aman
Fabian menyentuh luka dari Marsha dia menatap nya dengan sangat intens sekali
“Apa masih sakit ?.” Tanya Fabian
“Sudah membaik , saya minta maaf juga tuan karena membuat nona Laura marah tadi .” Kata Marsha
Fabian tersenyum kepada Marsha membuat Marsha pun heran kenapa dia malah tersenyum kepada nya dan ini adalah pertama kali nya Fabian tersenyum kepada nya
“Kau istri ku bukan .” Kata Fabian
“Iya tuan .” Jawab Marsha gugup
“Lalu apa kau suka jika suami mu pergi dengan wanita lain nya ?.” Tanya Fabian
“Tapi nona Laura adalah kekasih anda.” Kata Marsha
“Sudah istirahat lah kita akan tinggal di sini sampai kau sembuh setelah nya kita akan mengunjungi orang tua mu .” Kata Fabian
Mendegar hal itu membuat Marsha pun tersenyum senang dan dia pun refleks langsung memeluk Fabian sangking dia senang nya karena dia akan pergi menungunjungi orang tua nya nanti bersama Fabian
“Terima kasih banyak tuan saya sangat senang sekali .” Kata Marsha yang masih memeluk Fabian dan Fabian hanya mengangguk kan kepala nya saja
“Ah tuan maaf saya tidak sengaja sekali lagi maaf .” Kata Marsha hendak melepaskan pelukan nya namun Fabian kembali menarik dia dalam pelukan nya
__ADS_1
“Aku membiarkan mu melakukan nya jadi peluk saja aku dan anggap aku sebagai suami mu saat ini .” Kata Fabian
Marsha pun menurut karena dia tidak mungkin juga jika melawan bisa marah lagi nanti kepada dia
“Sudah istirahat lah istri ku sayang agar kamu lekas sembuh dan bisa mengunjungi orang tua mu nanti .” Kata Fabian dengan manis nya
Marsha mengangguk dan kini dia pun mengikuti Fabian untuk masuk ke kamar lalu pergi beristirahat saat ini
Fabian turun ke bawah tampak di sana ada para sahabat nya yang datang
“Bagaimana Laura ?.” Tanya Fabian
“Dia marah dan mengamuk tadi di rumah mu karena tidak menemukan diri mu tadi di sana .” Kata Ben
“Berikan pelajaran kepada dia agar dia tidak lagi melakukan hal bodoh seperti itu di depan umum .” Kata Fabian
“Kau yakin kita boleh melakukan nya ?.” Tanya Joe
“Sudah aku katakan bukan jadi lakukan sesuai dengan apa yang aku katakan dan kau Sandy pergilah dari sini karena aku tidak suka jika melihat mu bersama dengan istri ku tampak sangat dekat sekali .” Kata Fabian
“Aku tidak akan mendekati nya Fabian janji .” Kata Sandy
“Aku tidak perduli pergi lah berikan pelajaran kepada Luis .” Kata Fabian
“Dia sudah babak belur kau hajar tadi apa masih kurang ?.” Tanya Sandy
“Jika kau masih terus banyak bicara maka aku akan membungkam mu selama nya .” Kata Fabian serius dengan ucapan nya
“Baiklah aku akan pergi sekarang dari sini dan akan melakukan apa Yang kau perintahkan .” Kata Sandy
Dari pada dia kembali menjadi sasaran Fabian lebih baik dia pergi saja saat ini dari kediama Fabian itu agar aman
“Kau juga pergi lah Joe mengurus Laura biarkan Ben di sini menjaga istri ku karena aku akan pergi sebentar ada keperluan di luar .” Kata Fabian
“Ya aku akan melakukan nya .” Kata Joe
“Kau mau pergi kemana ?.” Tanya Ben
“Jangan lama-lama jika pergi karena aku juga banyak urusan yang harus di lakukan .” Kata Ben
“Ya aku akan segera kembali dan ingat lah jaga istri ku baik-baik jangan sampai dia pergi dari sini tanpa kau tahu sama seperti tadi .” Kata Fabian
Setelah selesai bicara Fabian segera menaiki mobil nya dan kini dia pergi meninggalkan kediaman nya untuk Pergi ke suatu tempat yang akan menjadi tujuan nya saat ini
Mobil Fabian sudah sampai di sebuah gedung sangat tinggi dan dia pun segera masuk ke dalam. Scurity yang melihat ke dagangan Fabian pun segera mencegah nya Karena dia semua juga yahu bagaimana hubungan Fabian dengan pemilik kantor ini
“Aku ingin menemui nya apa dia tidak ada di kantor ?.” Tanya Fabian
“Bos ada tapi maaf anda tidak di perbolehkan masuk ke dalam kantor ini .” Kata sang scurity
“Tanya kan dulu kepada nya jangan mengambil kesimpulan bodoh .” Kata Fabian
Sang scurity pun hanya diam saja karena dia merasa apa yang dia lakukan benar jadi dia tidak memperdulikan apa yang di katakan oleh Fabian saat ini kepada nya
“Tuan Fabian anda di sini .” Sapa Denis
“Aku ingin bertemu dengan bos mu apa dia ada ?.” Tanya Fabian
“Silahkan masuk tuan kebetulan bos ada di ruangan nya saya akan mengatakan jika anda datang ke sini .” Kata Denis
Fabian mengikuti Denis menaiki lift untuk pergi menuju ruangan Alex saat ini bahkan dia masuk ke kantor Alex dengan santai nya meksioun banyak tatapan penuh tanya dari para karyawan Alex tapi dia sama sekali tidak memperdulikan nya sampai saat ini karena dia datang hanya untuk bertemu Alex saja
Sementara itu kini Demian dan juga Bella sedang makan bersama bahkan Demian pun menemani Bella melakukan pemotretan saat ini
“Kenapa kamu malah menemani aku , bukan nya kau sangat sibuk sekali lagi pula aku bisa pergi sendiri kok jadi tidak perlu mengantar ku juga .” Kata Bella
“Sayang , aku hanya ingin menemani kamu saja jika aku tidak menemani pasti lelaki itu akan mendekati kamu .” Kata Demian
__ADS_1
“Tidak mungkin juga dia melakukan nya , kamu ini ada-ada saja .” Kata Bella
“Lihat saja sejak tadi dia memperhatikan pacarku yang cantik ini dan ingin rasa nya aku menghajar dia tapi aku menahan nya agar kamu tidak marah kepada ku .” Kata Demian sambil menyungging kan senyum nya
“Apa sih itu terlalu berlebihan untuk apa menghajar Hiro lagi pula dia tidak melakukan apapun dan dia tidak melihat ku . Aku tidak secantik itu untuk dia lihat terus menerus .” Kata Bella
“Pacar ku tentu saja sangat cantik dan baik juga pasti nya .” Kata Demian sambil mengelus pipi Bella
Demian memang sering mengantar Bella pergi melakukan pekerjaan nya dia terlalu bucin kepada kekasih nya dan takut jika kekasih nya akan di ambil oleh lelaki lain maka dari itu dia akan mengantar jika Bella akan melakukan pekerjaan dengan partner pria
“Setelah ini kamu mau kemana ?.” Tanya Demian
“Kita pulang saja kasihan nanti Alisha sendiri di rumah .” Kata Bella
“Pacar ku pengertian sekali tapi tenang saja dia bersama dengan Ares jadi dia tidak akan sendiri , jadi kamu mau kita pergi ke mana ?.” Tanya Demian
“Bagaimana jika pergi makan di restoran dulu terus pulang .” Kata Bella
“Hanya itu saja tidak mau belanja atau pergi ke mall ?.” Tanya Demian
“Apa kamu ingin membeli sesuatu ?.” Tanya Bella balik
“Tidak aku hanya menawarkan saja kepada kamu siapa tahu kamu ingin pergi belanja jadi aku akan mengantar kamu belanja .” Kata Demian
“Jika Belanja bersama kamu nanti takut nya kau malah bosan lagi kan wanita kalau belanja iru sangat lama sekali sebab akan banyak pilih-pilih nya .” Kata Bella
“Tidak masalah aku akan menunggu dengan sabar .” Kata Demian
“Kamu memang sangat pengertian sekali dan beruntung nya aku memiliki kamu .” Kata Bella sambil memeluk Demian
“Bukan kamu saja Justu aku yang sangat beruntung telah memiliki kamu sebagai kekasih ku sayang , sudah ayo kita pergi cari makan sekarang .” Kata Demian
Dia menggandeng tangan Bella kekasih nya dan tak lupa juga membuka kan pintu mobil untuk kekasih tercinta nya itu setelah nya dia masuk ke dalam lalu melajukan mobil nya
“Mau makan di mana ?.” Tanya Demian
“Bagaimana di restoran biasa nya saja .” Kata Bella
“Apa kamu tidak bosan jika di sana bagaimana kalau pergi ke restoran sahabat Jesi saja di sana bukan nya banyak makanan yang kamu suka jadi kamu bebas memilih di sana .” Kata Demian
Bella masih diam saja dia masih berpikir jika nanti bertemu dengan Alex pasti akan sangat tidak nyaman juga bahkan dia juga takut jika nanti akan ada keributan yang terjadi di sana , akan sangat tidak enak kepada pemilik nya jika dia datang ke sana hanya untuk membuat keributan saja
“Bagaimana sayang apa kamu makan di sana kenapa tidak menjawab ?.” Tanya Demian
“Sebaik nya cari tempat lain saja jangan di sana .” Kata Bella
“Kenapa , apa kamu takut dengan Alex . Tenang saja dia tidak akan melakukan apapun kepada kamu bahkan aku yakin juga jika dia tidak akan ada di sana di jam seperti ini .” Kata Demian
“Ya sudah kita ke sana saja jika kamu mau dan tidak keberatan .” Kata Bella
Demian mengangguk kan kepala dia kini melajukan kendaraan nya untuk pergi ke restoran milik orang tua Rahma karena dia tahu jika kekasih nya sangat suka makanan di sana maka dari itu dia akan membawa Bella kesana dan lagi sial Alex dia tidak akan mengganggu karena Demian dan Alex memiliki perjanjian jadi Alex tidak akan mengganggu Bella lagi bahkan kini Bella telah menjadi kekasih nya
“Kak Ares kenapa masih di sini bukan nya sudah aku katakan jika aku tidak masalah di sini sendiri .” Kata Alisha
“Maaf nona tapi tuan Demian meminta agar saya menemani anda agar tidak ada yang melakukan hal buruk lagi nanti nya kepada anda .” Kata Ares
“Kak Demian sangat berlebihan sekali lagi pula aku pun juga bisa mengatasi nya kenapa dia masih saja seperti ini .” Kata Alisha
“Wajar nona jika tuan sangat khawatir sebab anda adalah adik satu-satu nya dan sangat tuan sayangi jadi tuan akan sangat berhati-hati dalam menjaga anda .” Kata Ares
“Kau dan kak Demian sama saja . Sudah kalau begitu pesan makan saja dulu .” Kata Alisha
“Mau makan apa nona saya akan membelikan nya .” Kata Ares
“Pesan online saja tidak perlu pergi untuk membeli nya nanti akan sangat merepotkan sekali jika kamu harus bolak balik kak .” Kata Alisha
“Lebih baik saya saja yang pergi membeli kalau pesan takut nya nanti tidak akan sesuai dengan selera dan keinginan anda nona jadi tidak masalah jika saya pergi sebentar untuk membeli makanan .” Kata Ares
__ADS_1
“Baiklah jika masih memaksa ya sudah pergi saja .” Alisha
Setelah memberi tahu makanan apa yang dia ingin makan hari ini Aresh pun segera pergi untuk membeli nya