
Wajah berseri Marsha memang tidak lepas dari pandangan Marko karena dia memang di tugaskan oleh bos nya hari ini untuk menemani sang istri bos dan juga memastikan jika dia baik-baik saja dan lagi Marko juga harus memastikan keselamatan dari Marsha juga karena itu adalah tugas utama nya hari ini
“Apa kamu sudah tahu rumah kakak ku ?.” Tanya Marsha
“Saya tahu Nona karena tuan Alex juga sangat terkenal sekali jadi tidak mungkin juga jika ada yang tidak mengetahui rumah nya .” Kata Marko
“Ah Iya aku sampai lupa jika kak Alex sangat lah terkenal apalagi dia juga seorang pengusaha sukses dan kaya raya jadi siapa yang tidak kenal dan tidak tahu dia sangat mustahil kan .” Kata Marsha
“Apa nona ingin mampir dulu sebelum ke rumah kakak anda ?.” Tanya Marko
“Jika di bolehkan aku ingin membelikan sesuatu untuk kak Jes jadi apa bisa kita mampir ?.” Tanya Marsha
“Tentu saja bisa nona saya akan menuruti anda hari ini karena itu adalah tugas saya .” Kata Marko
Dia melajukan mobil menuju tokoh kue di mana Marsha akan membeli kue untuk sang kakak dan tak lupa juga dia membelikan Marko juga siapa tahu dia juga ingin jadi dia beli sekalian untuk asisten suami nya ini yang kini menjadi driver nya hanya untuk hari ini saja ketika dia keluar untuk mengunjungi kakak nya
“Seharus nya anda tidak perlu membelikan untuk saya nona .” Kata Marko
“Tidak apa terlanjur beli juga jadi sayang nanti jika tidak di makan .” Kata Marsha
Setelah dia cukup membeli oleh-oleh untuk kakak nya kembali kini melanjutkan perjalanan dan kali ini tidak ada obrolan yang mereka lakukan hanya hening saja suasana di dalam mobil saat ini
Tak terasa juga mobil mereka sudah sampai pintu gerbang rumah Alex dan saat ini Marko pun turun untuk memberi tahu scurity di sana jika mereka sudsh membuat janji hingga pagar pun terbuka untuk mobil yang mereka gunakan saat ini
“Silahkan nona .” Kata Marko setelah membuka pintu untuk Marsha
“Terima kasih banyak .” Kata Marsha
Dia berjalan menuju pintu rumah Jesi dan terlihat juga sang kakak kini sudah menyambut nya di depan pintu hingga kini kedua nya pun berpelukan melepas rindu padahal juga sudah ketemu tapi masih saja seperti itu
“Kenapa pakai acara bawah ini segala seperti pergi ke rumah orang penting saja kamu ini .” Kata Jesi
“Kakak memang orang yang sangat penting dalam hidup ku jadi wajar kan jika aku membawa ini lagi pula aku merasa ini semua juga sangat kurang sekali kak .” Kata Marsha
“Ah sudah ayo masuk saja dan dia ajak saja sekalian masuk ke dalam .” Kata Jesi
“Saya akan menunggu di sana saja nyonya .” Kata Marko
“Ah ya sudah nanti aku akan meminta Mirna membawakan makanan untuk kamu untuk menemani kamu bersantai di sana .” Kata Jesi
“Tidak perlu repot nyonya .” Kata Marko
“Sama sekali tidak repot . Ayo Marsha kita pergi sekarang masuk ke dalam seperti nya kita akan banyak menghabiskan waktu bersama apalagi suami kamu juga sudah mengizinkan jadi aku sangat semang sekali kita bisa pergi bersama .” Kata Jesi
Marsha mengikuti langkah Jesi dan kini dia melihat keponakan nya itu sedang bermain dia pun lantas menghampiri nya lalu menggendong dia
“Mirna tolong buatkan minuman sekalian bawakan camilan juga untuk asisten suami adik ku . Dia ada di halaman depan .” Kata Jesi
“Baik nyonya akan saya buatkan , saya permisi dulu .” Kata Mirna yang kini dia pun segera pergi ke dapur untuk melakukan apa yang di katakan oleh Jesi tadi
“Wah keponakan tante cantik dan pintar sekali ya , tante gemes deh sama kamu .” Kata Marsha
“Kalau begitu segera dong kamu memiliki momongan agar Lexa juga ada teman nya jika kita bertemu seperti sekarang ini .” Kata Jesi menggoda adik nya
“Kakak ini pintar sekali ya kalau bicara .” Kata Marsha
“Apa suami kamu menyakiti kamu Marsha ?.” Tanya Jesi
Marsha tersenyum kepada sang kakak sebelum menjawab pertanyaan nya “Dia sangat baik kak kepada ku bahkan dia juga pengertian dengan ku jadi kakak jangan khawatir jika aku akan mendapatkan masalah karena itu tidak akan terjadi .” Jawab Marsha
“Aku hanya merasa jika suami kamu itu sama dengan Alex bahkan dia terlihat lebih mengerikan juga dari Alex .” Kata Jesi
“Sama saja kok kak malah aku merasa jika kak Alex malah yang lebih mengerikan .” Kata Marsha
“Enak saja , dia itu tampan sekali ya walaupun sedikit arogan tapi dia sangat bertanggung jawab bahkan dengan Lexa dia begitu perhatian sekali kasih sayang nya sangat besar sekali untuk Lexa .” Kata Jesi
“Memang ya kalau sudah bucin itu akan menunjukkan sifat ke bapak an nya .” Kata Marsha
“Nah kamu juga harus segera hamil agar Fabian semakin sayang dengan kamu .” Kata Jesi
“Sudah ah kak kenapa masih saja membahas hal itu kenapa tidak membahas hal lain nya saja .” Kata Marsha
“Tidak usah malu kan kita hanya berdua saja di sini jadi ayo saling terbuka saja . Sudah berapa kali kamu melakukan hal itu dengan Fabian ?.” Tanya Jesi sambil menyunggingkan senyum nya membuat Marsha malu saja karena sang kakak terus menerus saja membahas hal seperti itu ketika mereka bertemu
“Kak sudah kenapa masih di lanjut lagi .” Kata Marsha
“Ya aku hanya penasaran sekali berapa kali sehari kalian melakukan nya .” Kata Jesi
“Kalau Kakak bagaimana , berapa kali ?.” Tanya balik Marsha
“Lah kok jadi kakak kan yang di tanya kamu kenapa malah membalik ucapan kamu ini .” Kata Jesi
__ADS_1
“Salah sendiri kenapa membahas hal begituan kan aku ke sini ingin main dan bersantai bersama .” Kata Marsha dengan manja nya
“Kita kan saat ini juga masih sedang bersantai Marsha kamu kira kita sedang kerja bakti di sini .” Kata Jesi
“Dasar ya nyonya Alex memang suka aneh kalau bicara .” Kata Marsha
“Ngomong-ngomong bagaimana kalau kita liburan bersama pasti akan sangat menyenangkan sekali .” Kata Jesi
“Ya pasti nya tapi aku tidak yakin jika nanti akan mendapatkan izin .” Kata Marsha
“Ya liburan keluarga tentu suami kita ikut jadi aku yakin jika nanti Fabian akan mengizinkan apalagi kita kan tidak pernah berlibur bersama setelah berkeluarga dan sebelum pun juga tidak sih tapi mumpung ada kesempatan ayo coba kita pergi bersama nanti aku akan mengatakan nya kepada suami ku agar dia menyampai kan ke Fabian biar dapat izin juga .” Kata Jesi
Jesi ingin sekali bisa pergi bersama dengan adik nya apalagi mereka berdua pun kini juga sudah berkeluarga jadi akan sangat menyenangkan sekali jika berlibur bersama di suatu negara dengan keluarga baru mereka berdua
“Oh ya setelah ini ayo ke restoran kita makan di sana lalu pergi jalan bersama dengan Rahma .” Kata Jesi
“Ah iya kak baik lah aku ikut saja .” Kata Marsha
“Tadi suami ku bilang jika tidak ada masalah kita pergi asal tidak ke rumah papa saja karena suami mu melarang kamu bertemu dengan mereka tanpa dia .” Kata Jesi
“Iya kak tadi juga berkata seperti itu sebelum aku ke sini jadi aku juga tidak berani membantah nya sama sekali .” Kata Marsha
“Ya memang lebih baik kamu pergi ke sana dengan Fabian saja dari pada sendiri nanti bisa jadi masalah .” Kata Jesi
Jesi juga tidak mau mengajak Marsha Ke rumah orang tua nya karena dia juga enggan sekali bertemu dengan ibu tiri nya yang tak lain adalah mama Marsha . Dia masih tidak suka dengan Selin karena dia memang selalu saja berbuat buruk kepada nya bahkan Selin sang mama tiri selalu saja menghasut papa nya untuk terus tidak perduli dengan Jesi hingga Jesi pun melakukan apapun dengan usaha nya sendiri tanpa bantuan sang papa . Hal itu kini menjadikan Jesi sebagai orang yang sangat mandiri sekali bahkan di awal pernikahan nya dengan Alex dia masih bisa tangguh dalam menghadapi betapa kejam nya sang suami ketika itu
“Bagaimana perusahaan bos mu , apa masih akan tidak ada Kendala ?.” Tanya Marko
“Ya sejuah ini terlihat jika tuan Karl tidak menyerang lewat perusahaan .” Kata Denis
“Mungkin saja dia akan bertindak dengan cara mendekati nyonya mu karena dia sangat cerdik sekali bisa saja melakukan hal itu .” Kata Marko
“Seperti nya begitu apalagi tuan Karl dekat dengan tuan Demian dan nyonya dekat dengan nona Bella dan nona Alisha itu membuat peluang tuan Karl sangat besar sekali nanti untuk mendekati nyonya .” Kata Denis
“Bahkan Hardy pun juga sudah mulai bergerak . Tadi aku melihat dia sudah mengintai kediaman bos ku .” Kata Marko
“Apa tuan Fabian tidak lagi tinggal di sana ?.” Tanya Denis
“Sudah mulai bergerak mereka Marko lalu bagaimana apa yang di lakukan oleh tuan Fabian ?.” Tanya Denis
“Masih diam saja tidak melakukan apapun dan seperti nya hari ini tuan akan datang mengunjungi tuan Alex karena dia tadi berpesan untuk menjaga nona hingga malam .” Kata Marko
Karena masalah Karl membuat Denis dan Marko pun kini saling berkomunikasi begitu juga dengan bos mereka masing-masing yang juga melakukan hal yang sama bahkan Alex dan Fabian pun lebih intens melakukan nya memang mereka harus terus berkomunikasi untuk mencegah Karl melakukan rencana nya jadi mereka menekan ego masing-masing dan kini pun mulai bekerja sama untuk melawan Karl
“Denis sudah datang . Aku akan pergi dengan Marsha dan aku juga sudah bilang kepada suami ku tadi , dia juga mengizinkan aku .” Kata Jesi
“Saya akan mengantar anda nyonya .” Kata Denis
“Kan sudah ada dia kenapa kamu juga harus mengantar apa tidak ada kerjaan di kantor ?.” Tanya Jesi
“Kerjaan saya hari ini mengantar anda nyonya dan saya Serta Marko pun sepakat jika akan menggunakan satu mobil saja .” Kata Denis
“Nanti akan ada Rahma juga jadi gunakan mobil yang besar saja .” Kata Jesi
“Baik nyonya saya akan mengambil nya dulu dari garasi anda bisa menunggu sebentar .” Kata Denis
“Kalau begitu saya Kan memarkir mobil dulu .” Kata Marko
“Ya sudah kalian pergi lah tapi cepat ya .” Kata Jesi
Dia sudah tidak sabar untuk pergi jalan bersama dengan Marsha dan mungkin juga dia akan mengajak Marsha belanja nanti nya bersama dengan Rahma juga yang pasti sebab dia juga sudah janjian dengan Rahma
Kini Jesi masuk ke dalam mobil bersama dengan Marsha juga dan yang mengemudi kali ini Denis dan Marko ada di samping Denis
“Kita ke restoran dulu setelah itu pergi Belanja .” Kata Jesi
“Baik nyonya .” Kata Denis
Denis tidak terlalu cepat melajukan mobil nya karena dia membawa istri bos nya jadi jika terjadi sesuatu pasti dia akan mendapatkan masalah nanti dan bos nya bisa memberikan nya pelajaran jika sampai istri dan anak nya lecet sedikit saja maka dari itu Denis pun sangat berhati-hati sekali mengemudi nya
“Kalian masuk atau menunggu di sini terserah saja . Ayo Marsha masuk ke dalam .” Ajak Jesi
Kedua nya masuk dengan riang nya dan terlihat juga jika Marko dan Denis kini masuk ke dalam juga
“Wah kalian sudah datang rupa nya , ayo duduk sini .” Kata Dona
“Rahma belum datang bun ?.” Tanya Jesi
“Belum dia belum datang ke sini . Kalian sudah janjian ?.” Tanya Dona
“Iya Tadi Jesi sudah memberikan kabar jika akan ke sini dan mengajak nya pergi bersama .” Kata Jesi
__ADS_1
“Kalau begitu kalian tunggu saja dulu dan bunda akan menyiapkan makanan untuk kalian .” Kata Dona
“Tidak perlu repot bun kita bukan tamu jadi bunda tidak perlu seperti itu .” Kata Jesi
Marsha sejak tadi pun dia hanya diam saja karena dia juga tidak terlalu dekat dengan orang tua Rahma jadi dia hanya diam mendengar kan saja
“Marsha bagaimana kabar nya ?.” Tanya Aris
“Baik om .” Jawab Marsha
“Kamu terlihat semakin cantik setelah menikah .” Kata Dona
“Terima kasih tante atas pujian nya .” Kata Marsha
“Nah itu Rahma datang .” Kata Dona ketika dia melihat anak dan menantu nya datang berjalan menghampiri diri mereka
“Bun .” Kata Rahma sambil memeluk dan mencium bunda dan ayah nya
“Loh Kevin tidak berangkat kerja ?.” Tanya Aris
“Setelah ini Yah baru berangkat .” Jawab Kevin
“Jika main kuda-kudaan juga harus tahu waktu dong jangan terlalu lama kan bisa menghambat pekerjaan di kantor “. Goda Jesi
“Seperti suami mu tidak begitu Jes . .” Kata Kevin
“Sudah kamu pergi saja sekarang nanti malah telat jika terus meladeni Jesi .” Kata Rahma
“Ya sudah aku berangkat kerja dulu jika keluar dengan dia manusia aneh ini tidak apa .” Kata Kevin
“Aneh-aneh enak saja ya kalau bicara suka sembarangan ini orang .” Kata Jesi
Setelah berpamitan Kevin pun segera pergi dari restoran dan tadi Marko pun juga sempat menyapa nya yang hanya dia balas dengan anggukan kepala saja tadi lalu dia segera pergi keluar untuk ke kantor
“Oh ya kita ngobrol di atas saja bagaimana agar lebih seru juga .” Kata Jesi
“Boleh Jes nanti aku bawakan makanan nya juga .” Kata Rahma
“Baik nya kita bawah bersama saja tidak perlu di bawah sendiri lebih enak bekerja bersama .” Kata Jesi
Mereka sepakat dan kompak sekali sekarang ini untuk membawa beberapa makanan dan minuman ke lantai atas dan Jesi tadi juga sudah mengatakan jika dia di atas dan di sana pun juga akan aman jadi Jesi tidak mengizinkan Denis untuk ikut ke atas juga karena dia ingin mengobrol santai saja saat ini dengan sahabat dan juga adik nya tanpa ada yang mengganggu
Di kantor rumah sakit Tama kini sedang memeriksa keadaan Luis dan di sana pun Joe terlihat menemani Luis bahkan seperti nya dia sejak tadi sudah di rumah sakit
“Apa kau tidak bekerja Jo hingga sepagi ini sudah ada di sini ?.” Tanya Luis
“Tentu saja aku kerja dan aku hanya mampir saja di sini . Bagaimana kondisi nya ?.” Tanya Joe
“Sudah mulai membaik dan seperti nya juga bisa pulang beberapa hari lagi namun jangan melakukan aktivitas berat karena efek nya akan parah .” Kata Tama berbohong
Dia melakukan nya Sesaui dengan instruksi dari Bian sang kakak karena mereka ingin mencegah Luis melakukan hal buruk beberapa waktu ini jadi Tama mengatakan hal itu
“Kau bilang sudah baik tapi kenapa malah tidak boleh melakukan aktivitas apapun .” Kata Luis
“Apa kau tidak merasa kesakitan ketika menggerakkan badan mu ?.” Tanya Tama
“Ya sakit dan sulit juga melakukan nya .” Kata Luis
“Nah karena itu lah kau harus istirahat total jika terjadi sesuatu karena kau masih bandel maka aku tidak akan perduli karena jika kau sudah keluar dari sini maka tugas ku pun juga sudah selesia merawat mu jadi jika kau sekarat sekali pun aku tidak akan perduli sama sekali .” Kata Tama
“Jadi dia tidak bisa bekerja dalam waktu dekat ini ?.” tanya Joe
“Apa uang mu akan habis jika tidak bekerja tentu saja tidak bukan jadi tahan lah beberapa bulan saja .” Kata Tama
“Kenapa sangat lama sekali Tam , bukan nya kau adalah dokter handal lalu kenapa tidak bisa menyembuhkan aku dengan cepat .” Kata Luis kesal karena dia juga sudah tidak betah di rumah sakit dan dia pun tidak ingin terlalu lama di ranjang tapi mau bagaimana lagi dia bergerak pun juga merasa sangat susah sekali jadi kali ini dia harus menurut dengan Tama karena tidak ingin juga mengambil resiko
“Kau istirahat saja dulu nanti aku akan kembali lagi .” Kata Joe
“Kenapa kau rajin sekali ke sini , apa kalian merencanakan balas dendam ke kakak ku sebab dia yang melakukan hal ini .” Kata Tama tanpa menatap mereka agar mereka mengira jika dia hanya bercanda saja
“Apa Fabian tidak ada niatan datang ke sini ?.” Tanya Joe
“Ya mana ku tahu aku juga tidak bertemu dengan nya bahkan dia terlihat hanya sibuk di kantor saja jadi mungkin dia tidak ada waktu .” Kata Tama
“Jadi dia jarang pulang tidak pernah melihat istri nya ?.” Tanya Luis
“Ya mungkin dan tadi juga aku melihat jika kakak ipar pergi keluar sendiri tanpa kak Fabian .” Kata Tama
Setelah menyelesaikan beberapa pemeriksaan Tama pun segera keluar dari ruangan Luis “ Apa fabian sudah tidak perduli lagi dengan istri nya , jika iya kita bisa melakukan aksi kita untuk menjebak nya membuat fabian semakin benci dengan dia .” Kata Joe
“Ya aku sangat setuju sekali .” Kata Luis yang sepakat dengan apa yang di katakan oleh Joe tadi dan tanpa mereka tahu juga jika Tama pun masih di sana mendengarkan apa yang mereka bicarakan tadi bahkan dia juga sempat merekam ucapan mereka berdua lalu mengirimkan nya kepada sang kakak pasti nya untuk laporan yang bisa menghasilkan uang bagi diri nya
__ADS_1